APAKAH NAMAMU AKAN DIPANGGIL DI PINTU AR-RAYYAN?

“APAKAH NAMAMU AKAN DIPANGGIL DI PINTU AR-RAYYAN?”


⏱️ PEMBUKAAN 

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Alhamdulillah… malam ke-27…
Malam yang mungkin… adalah Lailatul Qadr.

Allah berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ • وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ • لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam kemuliaan… Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”
(QS. Al-Qadr: 1–3)

83 tahun lebih.

Satu malam… lebih baik dari umur panjang tanpa kualitas.

Kalau ini malam terakhir kita… bagaimana?


⏱️RAMADHAN ADALAH SELEKSI AKHIRAT 

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ... لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Diwajibkan atas kalian berpuasa… agar kalian bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)

Imam Ibnu Katsir menjelaskan: puasa mematahkan syahwat dan membersihkan hati.

Ramadhan bukan rutinitas!
Ramadhan bukan tradisi tahunan!
Ramadhan adalah seleksi siapa yang pantas masuk surga!

🔥 PUNCAK HENTAKAN – AR-RAYYAN!

Rasulullah ﷺ bersabda:

فِي الْجَنَّةِ بَابٌ يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ... لَا يَدْخُلُهُ إِلَّا الصَّائِمُونَ
“Di surga ada pintu bernama Ar-Rayyan. Tidak memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa.”
(HR. Bukhari no. 1896)

Bayangkan hari kiamat!

Manusia tenggelam dalam keringat!
Matahari satu mil di atas kepala!

Lalu terdengar:

أَيْنَ الصَّائِمُونَ؟

MANA ORANG-ORANG YANG BERPUASA?!

Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan: Ar-Rayyan berarti hilang dahaga, sesuai balasan bagi yang menahan haus di dunia.

Dan setelah mereka masuk…

فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ
“Jika mereka telah masuk, pintu itu ditutup.”

Ditutup!

Tidak ada kesempatan kedua!


⏱️ HUMOR 

Kadang ada yang puasanya kuat…
Tapi marahnya lebih kuat 😄

Pagi sabar.
Siang mulai sensi.
Sore semua orang salah.
Maghrib baru jadi malaikat lagi.

Padahal Nabi ﷺ bersabda:

الصِّيَامُ جُنَّةٌ
“Puasa adalah perisai.”
(HR. Bukhari & Muslim)

Perisai itu menahan neraka, bukan cuma menahan nasi!


🌑 TURUN KE KEHENINGAN – BAYANGKAN KEMATIAN

Berapa teman kita tahun lalu masih hidup…
Sekarang sudah di alam kubur?

Allah berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
“Setiap jiwa pasti merasakan mati.”
(QS. Ali ‘Imran: 185)

Kalau ini Ramadhan terakhir kita…
Apakah kita siap dipanggil?


💔 MEMBANGUN KLIMAKS

Bayangkan malaikat memanggil:
“Mana ahli puasa?”

Sebagian berdiri.
Wajah mereka bercahaya.
Haus mereka hilang.

Dan kita?

Apakah kita berdiri…
Atau menunduk karena puasa kita rusak oleh gosip… marah… riya’?

Allah berfirman:

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ • إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ
(QS. Asy-Syu’ara: 88–89)

Ya Allah… jangan biarkan kami gagal…


🌧️ DOA 

اللَّهُمَّ يَا رَبَّنَا…

Jika malam ini Lailatul Qadr…
Jangan Engkau tutup catatan Ramadhan kami tanpa ampunan…

Ya Allah…
Kami lapar karena-Mu…
Kami haus karena-Mu…
Kami tinggalkan syahwat karena-Mu…

Jangan Engkau sia-siakan itu…

Ya Allah…
Saat terdengar seruan:
أَيْنَ الصَّائِمُونَ؟

Bangkitkan kami Ya Rabb…

Jangan biarkan kami tertunduk malu…

Masukkan kami melalui pintu Ar-Rayyan…

Ya Allah…
Sejukkan dahaga kami di padang mahsyar…
Naungi kami di bawah Arsy-Mu…
Berikan kami minum dari telaga Nabi-Mu…

Ya Allah…
Jika ini Ramadhan terakhir kami…
Wafatkan kami dalam keadaan Engkau ridha…

Ya Allah…
Tulis nama kami sebagai penghuni surga…
Sebagai ahli Ar-Rayyan…
Sebagai hamba yang Engkau ampuni…

آمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ


📚 RUJUKAN

  • Fathul Bari
  • Syarh Shahih Muslim
  • Tafsir Ibnu Katsir


Tidak ada komentar