AT-THARĪQ ILĀ MA‘RIFATILLĀH. Jalan Lurus Menuju Pengenalan kepada Allah

AT-THARĪQ ILĀ MA‘RIFATILLĀH

Jalan Lurus Menuju Pengenalan kepada Allah 


PEMBUKAAN 

Mukadimah

الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا…

Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Kita memuji-Nya, memohon pertolongan-Nya, dan memohon ampun kepada-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan orang-orang yang istiqamah di atas sunnahnya hingga hari kiamat.

Hadirin rahimakumullah…

Setiap manusia pasti ingin mengenal Tuhan.
Masalahnya bukan mau atau tidak, tapi pakai jalan apa?

Ibarat mau ke Makkah:

  • Kalau naik pesawat → sampai
  • Kalau naik perahu bocor → bisa sampai… ke kantor malaikat Izrail

😄 (jeda tawa ringan)

Begitu juga mengenal Allah.
Salah jalan → salah Tuhan.


BAGIAN 1 — MAKNA MA‘RIFATULLĀH 

Definisi Ma‘rifatullah

Ma‘rifatullah adalah mengenal Allah dengan pengenalan yang benar, sebagaimana Allah memperkenalkan diri-Nya.

Bukan:

  • Mengkhayal
  • Merasa-rasa
  • Mengarang-ngarang Tuhan versi pribadi

📌 Imam Ibn Taimiyah rahimahullah berkata:

“Ma‘rifatullah tidak dicapai dengan khayalan, tetapi dengan wahyu dan akal yang sehat.”
📖 Majmū‘ al-Fatāwā


BAGIAN 2 — ALLAH TIDAK DAPAT DILIHAT DI DUNIA 

Prinsip Dasar Aqidah

Allah ada, tapi tidak serupa makhluk.

📖 QS Al-An‘ām: 103

Arabic
لَا تُدْرِكُهُ الْأَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الْأَبْصَارَ

Terjemah
“Penglihatan tidak dapat menjangkau-Nya, dan Dia menjangkau seluruh penglihatan.”

📖 Hadis Nabi ﷺ

Arabic
تَفَكَّرُوا فِي خَلْقِ اللَّهِ وَلَا تَتَفَكَّرُوا فِي اللَّهِ

Terjemah
“Berpikirlah tentang ciptaan Allah, dan jangan kalian berpikir tentang Zat Allah.”
📚 HR. Ath-Thabrani (hasan menurut ulama)

😄 Humor sisipan
Kalau Allah bisa dibayangkan otak kita, berarti Tuhan itu lebih kecil dari otak.
Padahal otak kita aja sering lupa taruh kunci!


BAGIAN 3 — AYAT QAULIYYAH: AL-QUR’AN SEBAGAI JALAN MA‘RIFAT

Definisi

Ayat qauliyyah adalah firman Allah dalam Al-Qur’an, Allah sendiri yang memperkenalkan diri-Nya.

📖 QS At-Tīn: 1–5

Arabic
وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ … لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

Terjemah
“Demi buah tin dan zaitun… sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk sebaik-baiknya.”

📌 Tafsir Ibn Katsir
Allah mengajak manusia berpikir bertahap, dari alam, tempat, hingga dirinya sendiri.

➡️ Kesimpulan logis:

  • Ada ciptaan → ada Pencipta
  • Ada sistem → ada Pengatur
  • Ada hikmah → ada Yang Maha Bijaksana

BAGIAN 4 — AYAT KAUNIYYAH: ALAM SEBAGAI TANDA

📖 QS Fussilat: 53

Arabic
سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ

Terjemah
“Kami akan perlihatkan kepada mereka tanda-tanda Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri…”

📖 QS Ali ‘Imran: 190

Arabic
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ…

Terjemah
“Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi… terdapat tanda bagi orang yang berakal.”

😄 Humor reflektif HP saja ada pabriknya.
Masa alam semesta cuma ‘kecelakaan kosmik’?
Kalau begitu, kenapa HP jatuh nggak pernah jadi motor?


BAGIAN 5 — METODOLOGI ISLAM: AKAL + NAQL 

📖 QS Yunus: 100–101

Arabic
وَيَجْعَلُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ

Terjemah
“Allah menimpakan azab kepada orang-orang yang tidak menggunakan akalnya.”

📌 Imam Al-Ghazali
Akal tanpa wahyu = buta
Wahyu tanpa akal = tidak bergerak

Islam memuliakan akal, tapi menuntunnya.


BAGIAN 6 — TASDIQ: HATI MEMBENARKAN

📖 QS An-Najm: 11

Arabic
مَا كَذَبَ الْفُؤَادُ مَا رَأَى

Terjemah
“Hatinya tidak mendustakan apa yang dilihatnya.”

📖 QS Ali ‘Imran: 191

Arabic
رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا

Terjemah
“Wahai Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini sia-sia.”

➡️ Akal berpikir → Hati membenarkan → Iman lahir


BAGIAN 7 — METODE SESAT: DUGAAN & HAWA NAFSU 

📖 QS Yunus: 36

Arabic
إِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِي مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا

Terjemah
“Dugaan tidak berguna sedikit pun untuk mencapai kebenaran.”

📖 QS Al-Baqarah: 55

Kisah Bani Israil minta melihat Allah → disambar petir.

😄 Humor pedas Tuhan versi khayalan itu fleksibel:

  • Lagi senang → Tuhan baik
  • Lagi maksiat → Tuhan Maha Pengertian
  • Disuruh taat → “Nanti dulu, lagi healing”

BAGIAN 8 — AKHIRNYA: RAGU & KUFUR

📖 QS Al-Hajj: 55

Arabic
لَا يَزَالُ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي مِرْيَةٍ

Terjemah
“Orang-orang kafir senantiasa dalam keraguan.”

📌 Kisah Umar bin Khattab
Menyembah patung dari gandum, lapar → dimakan sendiri.

➡️ Tuhan buatan tangan, dimakan tangan juga.


PENUTUP 

اللَّهُمَّ يَا مَنْ عَرَّفْتَنَا نَفْسَكَ بِنُورِ كَلَامِكَ…

Ya Allah…
Kami mengenal-Mu bukan karena kehebatan kami…
Tapi karena Engkau berkenan memperkenalkan diri-Mu kepada kami…

Ampuni kami…
Selama ini kami melihat ciptaan-Mu…
Tapi lupa kepada Penciptanya…

Ya Allah…
Jika Engkau tidak meneguhkan hati kami…
Maka kami akan tersesat walau berilmu…

اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْنَا مِنَ الَّذِينَ يَعْرِفُونَ وَلَا يُؤْمِنُونَ
Ya Allah, jangan jadikan kami orang yang tahu tapi tidak beriman…

اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا مَعْرِفَتَكَ، وَحُبَّكَ، وَالْقُرْبَ مِنْكَ
Ya Allah, karuniakan kami ma‘rifat kepada-Mu, cinta kepada-Mu, dan kedekatan dengan-Mu…


RUJUKAN UTAMA

  • Tafsir Ibn Katsir
  • Tafsir Ath-Thabari
  • Majmū‘ al-Fatāwā — Ibn Taimiyah
  • Ihyā’ ‘Ulūm ad-Dīn — Al-Ghazali
  • Syarh Aqidah Wasithiyah


Tidak ada komentar