DUSTA: DOSA LIDAH YANG MENYERET KE NERAKA (Berdasarkan Bab Az-Zajr ‘anil Kadhib)

“DUSTA: DOSA LIDAH YANG MENYERET KE NERAKA”

(Berdasarkan Bab Az-Zajr ‘anil Kadhib)


⏱️ 1. PEMBUKAAN 

Mukadimah

الحمد لله الذي أمر بالصدق، وجعل الكذب علامة النفاق،
والصلاة والسلام على من لا ينطق عن الهوى…

Jamaah rahimakumullah…

Hari ini kita tidak membahas dosa besar yang mengerikan secara fisik,
tidak zina,
tidak khamr,
tidak riba secara kasat mata…

Tapi kita akan membahas dosa kecil di mulut
➡️ sering dianggap sepele
➡️ sering dibungkus bercanda
➡️ sering dibilang “ah cuma bohong dikit”

📌 Padahal…
Rasulullah ﷺ menyebutnya jalan tercepat ke neraka.


⏱️ 2. HADITS POKOK

Bacakan perlahan, penuh wibawa:

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ،
وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ…

(HR. Muslim – dari Ibnu Mas‘ud رضي الله عنه)

Maknanya:
“Wajib atas kalian jujur… karena jujur menuntun ke kebaikan, dan kebaikan menuntun ke surga…”

Lalu Rasulullah ﷺ menutup dengan ancaman:

وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ… حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا

📌 Tekan suara
Bukan cuma pendusta di mata manusia,
tapi dicatat pendusta di langit.


⏱️ 3. HUMOR 

Jamaah…

Dusta itu unik.
Kalau ditanya istri:
“Pak, tadi ke mana?”
Jawab: “Ke masjid.”
Padahal… mampir dulu ke warung kopi 🤭

Kalau ditanya ketua RT:
“Pak, iuran sudah?”
Jawab: “Sudah, kemarin.”
Kemarin yang mana? Kemarin tahun lalu 😄

📌 Jeda tawa

Tapi jamaah…
setiap dusta dicatat, walau mulut sambil senyum.


⏱️ 4. DUSTA = CIRI MUNAFIK 

Ibnu Mas‘ud رضي الله عنه berkata:

اعْتَبِرُوا الْمُنَافِقَ بِثَلَاثٍ…
“Kenali munafik dari tiga:
jika bicara dusta,
jika berjanji ingkar,
jika dipercaya khianat.”

Lalu beliau membaca firman Allah:

{وَبِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ}
(QS. At-Taubah: 77)

📌 Tekan
Munafik tidak dimulai dari kemunafikan besar,
tapi dari kebiasaan dusta kecil.


⏱️ 5. KISAH KAMPUNG: WARISAN 

“Di satu kampung…
orang tua wafat.
warisan dibagi.

Satu anak bilang:
‘Bapak dulu bilang sawah itu buat saya.’

Yang lain diam…
padahal itu bohong.

Akhirnya?

  • saudara tidak saling sapa
  • shalat Id beda masjid
  • makam orang tua diziarahi tanpa doa bersama

📌 Suara lirih
Dusta bisa memutus silaturahim seumur hidup.


⏱️ 6. KISAH WA GRUP RT 

Jamaah…

Dusta zaman sekarang tidak perlu lisan,
cukup forward WA.

“Info valid!”
“Katanya ustadz besar bilang…”
“Ini dari grup sebelah…”

Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:

كَفَى بِالْمَرْءِ كَذِبًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ

“Cukuplah seseorang disebut pendusta jika ia menyampaikan semua yang ia dengar.”

Berapa dusta yang kita sebar tanpa sadar?


⏱️ 7. HADITS MENGGETARKAN 

Kisah mimpi Nabi ﷺ (HR. Bukhari):

رَجُلٌ يُشَقُّ شِدْقُهُ إِلَى قَفَاهُ…
“Ada orang yang mulutnya disobek sampai ke tengkuk…”

Kenapa?

فَيَكْذِبُ الْكَذْبَةَ فَتَبْلُغُ الْآفَاقَ
“Karena ia berdusta, lalu dustanya menyebar ke mana-mana.”

Dusta yang viral…
siksanya berulang-ulang.


⏱️ 8. ULASAN ULAMA 

Hasan al-Bashri rahimahullah berkata:

“Hati orang jujur bercahaya,
hati pendusta menghitam walau lisannya fasih.”

Imam Malik berkata tentang Luqman:

“Ia mulia bukan karena nasab,
tapi karena jujur dan meninggalkan hal tak berguna.”

📌 Tekan
Kejujuran tidak membuat miskin,
tapi dusta merusak keberkahan.


⏱️ 9. HUMOR TERAKHIR 

Jamaah…

Orang jujur itu tenang.
HP-nya dicek istri… santai.
WA dibuka… aman 😄

Orang pendusta?
HP-nya jatuh saja jantung copot 😅


🤲 DOA 

اللهم يا الله…

Ya Allah…
kami mengaku…
lisan kami lebih sering bohong daripada jujur

Ya Allah…
ada dusta di rumah…
ada dusta di kantor…
ada dusta di grup WA…
bahkan ada dusta saat menyebut nama-Mu…

Ya Allah…
jangan Engkau catat kami
sebagai pendusta di sisi-Mu

Ya Allah…
kalau hari ini Engkau cabut nyawa kami…
apakah kami wafat
sebagai orang jujur atau munafik?

Ya Allah…
bersihkan lisan kami…
jaga ucapan kami…
jadikan kami hamba-Mu yang jujur walau pahit

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا…

Ya Allah…
tutup hidup kami dengan صدق
bangkitkan kami bersama الصادقين
dan masukkan kami ke surga-Mu
tanpa hisab…

آمِيْن… آمِيْن… آمِيْن…


Tidak ada komentar