Hajatul Insan Ila Rasul ﷺ – Fitrah, Jiwa, dan Jalan Pulang Anak Muda

Hajatul Insan Ila Rasul ﷺ – Fitrah, Jiwa, dan Jalan Pulang Anak Muda”


🌙 PEMBUKAAN 

Mukadimah

Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Segala puji hanya milik Allah yang masih memberi kita napas, iman, dan kesempatan untuk duduk di majelis yang mulia ini.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada:

Nabi kita Muhammad ﷺ,
idola sejati,
bukan influencer ber-endorse,
tapi Rasul yang mengorbankan segalanya tanpa minta like, share, dan subscribe.

📌 Jamaah yang Allah muliakan,
khususnya adik-adik remaja, anak muda, generasi rebahan tapi hatinya masih gelisah

👉 Pernah nggak sih:

  • HP full baterai, tapi hati low batt?
  • Scroll medsos berjam-jam, tapi makin kosong?
  • Ketawa di luar, tapi sepi di dalam?

Kalau iya…
Tenang. Kamu normal.
Karena jiwamu sedang rindu pulang.


🧠 BAGIAN 1 — MANUSIA & FITRAH 

Allah berfirman:

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚ فِطْرَتَ ٱللَّهِ ٱلَّتِى فَطَرَ ٱلنَّاسَ عَلَيْهَا

“Hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus; fitrah Allah yang Dia ciptakan manusia di atasnya.”
📖 (QS. Ar-Rūm: 30)

🧠 Fitrah itu apa?
Fitrah itu:

  • software bawaan dari Allah
  • default setting jiwa manusia
  • kecenderungan ke arah tauhid, kebaikan, dan keteraturan

Rasulullah ﷺ bersabda:

«كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ»

“Setiap anak dilahirkan di atas fitrah.”
📚 (HR. Bukhari & Muslim)

📌 Artinya: Bukan kamu yang aneh karena rindu Allah.
Justru kalau kamu nggak pernah rindu Allah — itu yang bahaya.

😄 Humor ringan:
HP kalau error bisa di-reset.
Manusia kalau error…
harus balik ke fitrah, bukan ganti ke dukun.


🧠 BAGIAN 2 — FITRAH SEBAGAI SAKSI JIWA 

Allah berfirman:

بَلِ ٱلْإِنسَـٰنُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ بَصِيرَةٌ

“Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri.”
📖 (QS. Al-Qiyāmah: 14)

📌 Jiwa kita tahu:

  • mana yang benar
  • mana yang maksiat
  • mana yang pura-pura bahagia

Allah juga berfirman:

وَجَحَدُوا۟ بِهَا وَٱسْتَيْقَنَتْهَآ أَنفُسُهُمْ

“Mereka mengingkarinya, padahal hati mereka meyakininya.”
📖 (QS. An-Naml: 14)

💥 Banyak anak muda bukan nggak tahu kebenaran.
Tapi kalah sama gengsi dan lingkungan.

📚 Ibnu Qayyim rahimahullah berkata:

“Dosa itu mematikan hati, dan taubat menghidupkannya kembali.”
📖 Ad-Dā’ wa Ad-Dawā’


🌍 BAGIAN 3 — MENGAKUI ALLAH SEBAGAI PENCIPTA 

Allah bertanya kepada orang kafir Quraisy:

قُلْ مَن رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ ٱلسَّبْعِ وَرَبُّ ٱلْعَرْشِ ٱلْعَظِيمِ
Mereka menjawab: Allah.
📖 (QS. Al-Mu’minūn: 86–90)

📌 Masalah manusia bukan di “siapa pencipta”,
tapi di “siapa yang ditaati.”

💥 Banyak yang percaya Allah itu ada,
tapi hidupnya dikendalikan:

  • hawa nafsu
  • tren
  • pacar
  • validasi manusia

🧎 BAGIAN 4 — IBADAH & HIDUP TERATUR 

Allah berfirman:

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱعْبُدُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُمْ

“Wahai manusia, sembahlah Tuhanmu yang menciptakanmu.”
📖 (QS. Al-Baqarah: 21)

Dan Allah menegaskan:

فَإِن لَّمْ يَسْتَجِيبُوا۟ لَكَ فَٱعْلَمْ أَنَّمَا يَتَّبِعُونَ أَهْوَآءَهُمْ

“Jika mereka tidak mengikuti petunjuk Allah, maka mereka mengikuti hawa nafsu.”
📖 (QS. Al-Qashash: 50)

😄 Humor nyentil:
Katanya “bebas”,
tapi diperbudak notifikasi.

📚 Imam Asy-Syathibi:

“Syariat diturunkan untuk menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.”
📖 Al-Muwāfaqāt


🕋 BAGIAN 5 — KENAPA HARUS IKUT RASUL? 

Allah berfirman:

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ

“Jika kalian mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah mencintai kalian.”
📖 (QS. Āli ‘Imrān: 31)

📌 Cinta tanpa mengikuti sunnah = klaim kosong.

Allah juga berfirman:

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ
📖 (QS. Al-Ahzāb: 21)

📚 Imam Malik:

“Sunnah Nabi seperti bahtera Nuh. Siapa yang naik, selamat.”


🕯️ BAGIAN 6 — IBADAH YANG BENAR 

Allah berfirman:

وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِىٓ إِلَيْهِ أَنَّهُۥ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱعْبُدُونِ
📖 (QS. Al-Anbiyā’: 25)

📌 Ibadah tanpa sunnah = capek tapi nggak nyampe.


🤲 DOA 

Ya Allah…
kami datang bukan karena kami pantas…
tapi karena kami butuh

Ya Allah…
kami akui…
kami sering tahu yang benar
tapi memilih yang salah…

Ya Allah…
banyak dari kami yang tersenyum di luar
tapi menangis sendiri di malam hari…

Ya Allah…
kalau bukan Engkau yang pegang hati kami
maka siapa lagi?

Ya Allah…
kembalikan kami kepada fitrah…
lembutkan hati kami…
hidupkan iman kami…

Ya Allah…
jangan jadikan kami generasi yang mengenal dunia
tapi asing dengan Rasulnya…

Ya Allah…
di malam, di sujud, di kesendirian
jangan Kau biarkan kami jauh dari-Mu…

Allahumma ya Muqallibal qulub, tsabbit qulubana ‘ala dinik…

(diam… 10–15 detik)

Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad…
walhamdulillahi Rabbil ‘alamin…



Tidak ada komentar