HIDUP ITU MELELAHKAN… TAPI SEMUA AKAN BERTEMU ALLAH
“HIDUP ITU MELELAHKAN… TAPI SEMUA AKAN BERTEMU ALLAH”
Tadabbur Surat Al-Insyiqaq
🕌 MUQADDIMAH
Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah ﷻ.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita, Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga hari kiamat.
Hadirin rahimakumullah…
Surat ini pendek… tapi mengguncang jiwa.
Namanya Al-Insyiqaq — artinya: terbelah.
Kalau langit saja bisa terbelah…
Apalagi hati kita yang tipis iman.
🌌 1. LANGIT TERBELAH — KIAMAT DIMULAI (Ayat 1–5)
إِذَا السَّمَاءُ انشَقَّتْ
“Apabila langit terbelah.” (1)
وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ
“Dan patuh kepada Rabbnya, dan sudah semestinya patuh.” (2)
Tafsir Ulama
Imam Ibn Kathir dalam Tafsir al-Qur'an al-'Azhim menjelaskan:
Langit tunduk total kepada perintah Allah ketika kiamat tiba.
Imam Al-Qurtubi dalam Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an:
Kata “wa huqqat” artinya memang layak dan wajib bagi langit untuk taat.
Langit saja taat…
Lah kita disuruh shalat 5 waktu masih nego:
🤣 “Ya Allah… Subuhnya nanti saja ya… ini masih gelap…”
Padahal kiamat nanti juga gelap… tapi nggak bisa snooze!
وَإِذَا الْأَرْضُ مُدَّتْ وَأَلْقَتْ مَا فِيهَا وَتَخَلَّتْ
“Dan apabila bumi diratakan, dan mengeluarkan apa yang ada di dalamnya.” (3–4)
Semua mayat keluar.
Semua rahasia terbongkar.
Tak ada lagi:
- Chat yang dihapus
- Rekening rahasia
- Selingkuhan tersembunyi
Semua keluar.
💪 2. HIDUP ADALAH PERJUANGAN (Ayat 6)
يَا أَيُّهَا الْإِنسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِ
“Wahai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Rabbmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya.”
Tafsir
Menurut Ibn Kathir:
“Kadih” artinya bersusah payah dalam hidup, baik menuju kebaikan maupun keburukan.
Hidup itu capek.
Kerja capek.
Ngurus anak capek.
Bayar cicilan lebih capek lagi.
🤣 Ada yang kerja dari pagi sampai malam…
Tapi ibadahnya istirahat total!
Kerja full time… ibadah part time!
Ingat…
Semua capek itu menuju Allah.
Mau capeknya jadi pahala… atau jadi dosa?
📖 3. HISAB MUDAH & HISAB CELAKA (Ayat 7–12)
🟢 A. Yang Menerima dari Kanan
فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا
“Adapun yang menerima kitabnya dari kanan, maka ia akan dihisab dengan mudah.”
Hadis Penjelas
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ نُوقِشَ الْحِسَابَ عُذِّبَ
“Barang siapa yang diperiksa secara detail dalam hisab, ia akan diazab.”
(HR. Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj)
Aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya:
“Bukankah Allah berfirman hisab yang mudah?”
Nabi menjawab:
Itu hanya pemaparan amal, bukan interogasi.
Bayangkan kalau di akhirat ditanya detail…
“Kenapa shalatnya bolong?”
“Kenapa ghibah tiap hari?”
“Kenapa suka stalking mantan?”
🤣 Wah… bisa pingsan sebelum masuk surga!
🔴 B. Yang Menerima dari Belakang
وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ فَسَوْفَ يَدْعُو ثُبُورًا وَيَصْلَىٰ سَعِيرًا
Ia menjerit: “Celaka aku!”
Masuk neraka Sa’ir.
Kenapa?
إِنَّهُ كَانَ فِي أَهْلِهِ مَسْرُورًا إِنَّهُ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ
Dia dulu hidup senang… merasa tak akan kembali ke Allah.
Masalahnya bukan senangnya…
Masalahnya lupa Allah.
🌅 4. SUMPAH ALLAH ATAS FASE KEHIDUPAN (Ayat 16–19)
فَلَا أُقْسِمُ بِالشَّفَقِ وَاللَّيْلِ وَمَا وَسَقَ وَالْقَمَرِ إِذَا اتَّسَقَ
Allah bersumpah dengan:
- Senja
- Malam
- Bulan purnama
لَتَرْكَبُنَّ طَبَقًا عَن طَبَقٍ
“Sungguh kalian akan melalui tahap demi tahap.”
Menurut Al-Qurtubi:
Fase hidup: lahir → dewasa → tua → mati → kubur → kiamat.
Hidup ini bukan flat.
Selalu naik turun.
Kadang kaya…
Kadang miskin…
Kadang sehat…
Kadang sakit…
🤣 Kadang rajin ibadah…
Kadang rajin rebahan!
Semua fase itu ujian.
📖 5. MENGAPA MEREKA TIDAK BERIMAN? (Ayat 20–24)
فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
“Mengapa mereka tidak beriman?”
وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْآنُ لَا يَسْجُدُونَ
Kenapa dengar Qur’an tidak tunduk?
Sekarang lebih hafal lirik lagu daripada ayat Allah.
🤣 Surah Al-Insyiqaq lupa…
Tapi lagu galau hafal dari intro sampai outro!
🌺 6. PENUTUP INDAH (Ayat 25)
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ
“Kecuali orang beriman dan beramal saleh, bagi mereka pahala yang tidak terputus.”
Menurut Ibn Kathir:
Artinya pahala tanpa putus, tanpa dikurangi, tanpa diungkit.
🧠 INTI PESAN SURAT AL-INSYIQAQ
- Alam tunduk total pada Allah.
- Hidup adalah perjuangan menuju Allah.
- Ada hisab mudah, ada hisab menghancurkan.
- Hidup penuh fase — jangan tertipu fase nyaman.
- Pahala orang beriman tidak pernah putus.
📚 RUJUKAN KITAB
- Tafsir al-Qur'an al-'Azhim
- Al-Jami' li Ahkam al-Qur'an
- Sahih al-Bukhari
- Sahih Muslim
🎯 PENUTUP EMOSIONAL
Hadirin…
Hidup ini capek…
Tapi jangan capek tanpa pahala.
Semua akan bertemu Allah.
Tinggal pilih…
Mau ketemu dengan senyum…
Atau dengan jeritan “Ya Tsuburaa…”
Semoga kita termasuk yang menerima kitab dari kanan…
Dan pulang ke surga dengan wajah berseri.
Aamiin.
Post a Comment