JANGAN MAIN CURANG… KARENA AKHIRAT TIDAK BISA DIMANIPULASI!

“JANGAN MAIN CURANG… KARENA AKHIRAT TIDAK BISA DIMANIPULASI!”

Tafsir Surat Al-Muthaffifin Ayat 1–36


🔥 PEMBUKAAN 

Alhamdulillāh…
Segala puji bagi Allah ﷻ…
Yang masih memberi kita umur… memberi kita nafas… memberi kita kesempatan untuk memperbaiki kesalahan…

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita, Muhammad ﷺ…

Hadirin rahimakumullah…

Hari ini kita akan membaca surat yang pendek…
Tapi kalau dipahami… bisa membuat pedagang gemetar… pejabat pucat… suami istri introspeksi… dan kita semua menangis…

Surat itu adalah… Al-Muthaffifin.


🌩 BAGIAN 1 – ANCAMAN KERAS 

Allah berfirman:

وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ
“Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang.”

Menurut Ibn Kathir dalam Tafsir al-Qur'an al-'Azhim,
“Wail adalah ancaman keras, bahkan disebut sebagai lembah di neraka.”

Bukan sekadar rugi…
Bukan sekadar bangkrut…
Tapi… CELAKA!

Siapa mereka?

الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ ۝ وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ

Kalau beli minta penuh…
Kalau jual… dikurangi.

Hadirin…

Curang itu bukan cuma di pasar.

  • Kerja digaji penuh… tapi kerja setengah hati.
  • Janji setia… tapi diam-diam selingkuh.
  • Ngaku sahabat… tapi tikam dari belakang.

🤣 Ada orang timbang cabe… jarinya ikut nahan timbangan.
Katanya: “Biar stabil, Bu…”
Stabil ke neraka kalau nggak tobat!

(beri jeda — tatap jamaah)


⚖ BAGIAN 2 – HARI YANG BESAR 

أَلَا يَظُنُّ أُولَٰئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ ۝ لِيَوْمٍ عَظِيمٍ

Tidakkah mereka yakin akan dibangkitkan?

يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ

Hari manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam…

Rasulullah ﷺ bersabda:

يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حُفَاةً عُرَاةً غُرْلًا
(HR. Muhammad al-Bukhari & Muslim ibn al-Hajjaj)

Tanpa pakaian…
Tanpa jabatan…
Tanpa gelar…

Bayangkan…

Direktur… berdiri.
Menteri… berdiri.
Ustadz… berdiri.
Kita… berdiri.

Menunggu hisab.

(hening 5 detik)


🖤 BAGIAN 3 – HATI YANG BERKARAT 

كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Hati mereka tertutup oleh dosa.

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَذْنَبَ ذَنْبًا نُكِتَ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ
(HR. Al-Tirmidhi)

Setiap dosa… titik hitam.

Kalau terus maksiat…
Hatinya keras.

Ditegur tidak mempan.
Dinasehati tidak berubah.

Hadirin…

Kapan terakhir kita menangis karena dosa?

Atau jangan-jangan…
Kita lebih sering menangis karena kuota habis daripada karena iman yang menipis?

🤣 HP lowbat panik…
Iman lowbat santai…

(beri jeda — senyum kecil — lalu serius kembali)


🔥 BAGIAN 4 – SIJJIN & NERAKA 

إِنَّ كِتَابَ الْفُجَّارِ لَفِي سِجِّينٍ

Catatan orang durhaka di Sijjin.

Menurut Al-Qurtubi dalam Al-Jami' li Ahkam al-Qur'an,
Sijjin adalah tempat kehinaan paling bawah.

Lalu…

ثُمَّ إِنَّهُمْ لَصَالُو الْجَحِيمِ

Mereka masuk Jahim.

Saudaraku…

Jangan sampai hidup cuma 60 tahun…
Tapi azabnya jutaan tahun…


🌹 BAGIAN 5 – ‘ILLIYYIN & SURGA 

إِنَّ كِتَابَ الْأَبْرَارِ لَفِي عِلِّيِّينَ

Catatan orang shalih di tempat tertinggi.

إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ

Mereka dalam kenikmatan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

فِيهَا مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ...
(HR. Muhammad al-Bukhari & Muslim ibn al-Hajjaj)

Kenikmatan yang tak pernah terbayangkan.

Di dunia orang beriman ditertawakan…

فَالْيَوْمَ الَّذِينَ آمَنُوا مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ

Di akhirat… mereka yang tertawa.

Jadi kalau hari ini kamu istiqamah dan dianggap aneh…
Tenang…
Yang aneh itu nanti yang masuk Sijjin.


😭 TRANSISI MENUJU DOA 

Hadirin…

Kalau hari ini malaikat membuka catatan kita…
Lebih berat mana?
Dosa atau pahala?

Kalau malam ini kita dipanggil Allah…
Sudah siap?

Sekarang…
Mari kita tundukkan kepala…


🤲 DOA 

Ya Allah…
Ya Rabb kami…

Engkau yang menciptakan kami…
Engkau yang memberi kami pasangan…
Engkau yang menitipkan anak-anak kepada kami…

Ya Allah…

Ampuni dosa kami…
Dosa suami kami…
Dosa istri kami…
Dosa anak-anak kami…

Ya Allah…

Kalau selama ini kami curang…
Curang dalam nafkah…
Curang dalam kesetiaan…
Curang dalam amanah…

Ampuni kami ya Rabb…

Ya Allah…

Jangan Engkau jadikan keluarga kami keluarga yang tercatat di Sijjin…
Tapi jadikanlah keluarga kami keluarga yang Engkau tulis di ‘Illiyyin…

Ya Allah…

Selamatkan suami kami dari api neraka…
Selamatkan istri kami dari fitnah dunia…
Selamatkan anak-anak kami dari pergaulan yang merusak…

Ya Allah…

Kalau ada di antara kami yang jauh dari shalat…
Tarik dia kembali ya Allah…

Kalau ada anak kami yang bandel…
Lembutkan hatinya…

Kalau ada suami yang keras…
Lunakkan hatinya…

Kalau ada istri yang terluka…
Sembuhkan hatinya…

Ya Allah…

Jangan pisahkan kami di neraka…
Satukan kami kembali di surga-Mu…

Kumpulkan kami di bawah naungan ‘Arsy-Mu…

Bersama Nabi-Mu, Muhammad ﷺ…

Ya Allah…

Akhiri hidup kami dengan husnul khatimah…
Jangan Engkau cabut nyawa kami dalam keadaan bermaksiat…

Rabbana atina fid-dunya hasanah…
Wa fil-akhirati hasanah…
Wa qina ‘adzaban nar…

Aamiin…
Aamiin ya Rabbal ‘alamin…



Tidak ada komentar