Jangan Jadi Orang Rugi!

Tafsir QS Al-Baqarah Ayat 27

“Jangan Jadi Orang Rugi!”

(Naik-turun emosi, reflektif, mengguncang hati, diselingi humor segar)


🌊 PEMBUKAAN – SUARA TENANG, DALAM

Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Kita masih diberi nafas…
Masih diberi keluarga…
Masih diberi kesempatan memperbaiki diri…

Tapi pertanyaannya…

Apakah kita masih memegang janji kepada Allah?

Allah berfirman dalam Al-Qur'an:

الَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِن بَعْدِ مِيثَاقِهِ
وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَن يُوصَلَ
وَيُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ
أُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

“Mereka yang melanggar perjanjian Allah… memutuskan yang Allah perintahkan untuk disambung… dan membuat kerusakan di bumi… merekalah orang-orang yang rugi.”


🎯 BAGIAN 1 – INGKAR JANJI KEPADA ALLAH

Apa itu “Ahdullah”?

Imam At-Tabari menjelaskan dalam Jāmi’ al-Bayān:

Itu adalah perjanjian tauhid dan ketaatan kepada Allah.

Allah pernah berfirman:

أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَا بَنِي آدَمَ أَنْ لَا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ

“Bukankah Aku telah mengambil janji dari kalian agar tidak menyembah setan?” (QS Yasin: 60)

Saudaraku…

Waktu kita sakit, kita janji:
“Ya Allah kalau sembuh saya rajin shalat…”

Sembuh…
Shalatnya ikut sembuh juga 😅

Waktu anak kita lahir…
Kita janji mau jadi ayah soleh…
Tapi lebih sering pegang HP daripada pegang mushaf.

Itulah “yankudhuna” — membongkar janji.

Dan Allah bilang…

أُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Itu orang rugi.


🌩 BAGIAN 2 – MEMUTUS SILATURAHMI

(Nada lebih emosional, menggetarkan)

Allah menyebut:

وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَن يُوصَلَ

Yang diperintahkan untuk disambung…

Apa itu?

Silaturahmi.

Rasulullah ﷺ bersabda:

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ
“Tidak masuk surga orang yang memutus silaturahmi.”
(HR. Muslim)

Bayangkan…

Bukan pencuri…
Bukan pezina…
Tapi “pemutus hubungan” disebut keras seperti itu.

Kenapa?

Karena keluarga adalah amanah.

Hari ini banyak rumah bukan hancur karena miskin…
Tapi karena ego.

Suami keras…
Istri diam tapi menyimpan luka…
Anak kabur ke dunia maya…

Rumah ada…
Tapi tidak ada “rahmah”.

Allah menyebut dalam QS An-Nisa: 1

وَالْأَرْحَامَ

Jaga rahim…
Jaga hubungan darah…


😄 HUMOR 

Kadang kita ini unik…

Kalau tetangga nyalakan musik keras,
Kita marah.

Tapi kalau kita yang pasang speaker pengajian 3 kilometer,
Itu katanya dakwah 🤣

Silaturahmi katanya penting…
Tapi grup keluarga di-mute setahun 😅

Kita kirim broadcast ke 200 orang,
Tapi jarang kirim doa ke orang tua.

Lucu ya…


🌍 BAGIAN 3 – MERUSAK BUMI

وَيُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ

Kerusakan itu luas:

  • Rusak aqidah
  • Rusak moral
  • Rusak lingkungan
  • Rusak kepercayaan

Allah berfirman:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ
“Telah tampak kerusakan di darat dan laut…” (QS Ar-Rum: 41)

Kadang kita demo soal kerusakan bumi…
Tapi buang sampah masih lewat jendela mobil 🤭

Kerusakan besar selalu dimulai dari dosa kecil yang diremehkan.


💔 MOMEN TURUN EMOSI 

Saudaraku…

Berapa lama kita tidak minta maaf pada orang tua?

Berapa lama kita tidak menelpon saudara yang kita musuhi?

Berapa lama kita menunda taubat?

Allah tidak menyebut mereka “orang jahat”…

Allah menyebut mereka…

الْخَاسِرُونَ

Orang rugi.

Rugi waktu.
Rugi keluarga.
Rugi akhirat.


🔥 PENUTUP 

Hari ini kita pilih…

Jadi orang yang memperbaiki…
Atau jadi orang yang membongkar?

Jadi penyambung…
Atau pemutus?

Jadi penyejuk bumi…
Atau perusak?

Allah masih memberi waktu.
Jangan tunggu ajal baru sadar.



🌙 DOA 

Ya Allah…
Kami datang dengan hati yang retak…
Dengan janji yang pernah kami ingkari…

اللهم إنا ظلمنا أنفسنا ظلما كثيرا
Ya Allah kami telah menzalimi diri kami sendiri.

Ya Allah…
Berapa banyak janji kami yang kami batalkan…
Berapa banyak amanah keluarga yang kami abaikan…

Ya Allah…
Jika selama ini kami memutus silaturahmi…
Lembutkan hati kami untuk meminta maaf.

Jika selama ini kami keras kepada pasangan kami…
Lunakkan lisan kami.

Jika selama ini kami lalai pada anak-anak kami…
Jangan Engkau hukum mereka karena dosa kami.

Ya Allah…
Satukan kembali keluarga kami…
Yang retak Engkau rekatkan…
Yang dingin Engkau hangatkan…

Ya Allah…
Jangan Engkau jadikan rumah kami seperti bangunan tanpa rahmah…

Rasulullah ﷺ bersabda:

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ
“Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik kepada keluarganya.”
(HR. Tirmidzi)

Ya Allah…
Jadikan kami yang terbaik untuk keluarga kami.

Ya Allah…
Jika kami pernah menyakiti orang tua…
Ampuni kami…

Jika kami pernah memutus saudara…
Satukan kembali…

Ya Allah…
Jangan Engkau jadikan kami termasuk:

أُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Tapi jadikan kami orang-orang yang Engkau sebut:

أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Orang-orang yang beruntung.

Ya Allah…
Tutup hidup kami dengan husnul khatimah…
Dalam keadaan memegang janji…
Dalam keadaan menyambung silaturahmi…
Dalam keadaan memperbaiki bumi.

Aamiin…
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.



Tidak ada komentar