Jangan Sampai Kita Rugi di Hari Taghābun
“Jangan Sampai Kita Rugi di Hari Taghābun”
PEMBUKAAN
الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونتوب إليه، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
Amma ba’du…
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Hari ini kita akan menyelami satu surah yang namanya saja sudah bikin merinding…
سورة التغابن — Surah At-Taghābun.
Apa itu Taghābun?
Taghābun artinya:
📌 Hari saling merasa rugi.
📌 Hari orang sadar: “Ya Allah… ternyata saya salah investasi…”
Hari di mana:
- Yang merasa kaya ternyata bangkrut.
- Yang merasa sukses ternyata gagal.
- Yang merasa hebat ternyata tertipu.
Dan yang selama ini sabar, diam, istiqamah… justru merekalah yang menang.
BAGIAN 1
Ayat 1–4: Allah Maha Berkuasa & Maha Mengetahui
📖 Ayat 1
يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۖ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan di bumi. Milik-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Tafsir Ulama
Imam Ibn Katsir (Tafsir Ibn Katsir, 8/137):
Semua makhluk bertasbih, baik yang hidup maupun yang tidak kita pahami tasbihnya.
Allah berfirman:
وَإِن مِّن شَيْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ وَلَٰكِن لَّا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ
(QS Al-Isra: 44)
“Tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih memuji-Nya, tetapi kalian tidak memahami tasbih mereka.”
Selingan Humor
Jamaah…
Batu saja tasbih.
Gunung tasbih.
Langit tasbih.
Kadang yang tidak tasbih cuma manusia yang HP-nya 24 jam online.
Subuh belum tasbih…
Tapi status WA sudah update:
“Ngopi dulu biar strong.”
Gunung tidak punya kopi… tapi tetap tasbih.
Kita sudah punya kopi, WiFi, dan diskon Shopee… masih malas tasbih.
Ayat 2
هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ فَمِنكُمْ كَافِرٌ وَمِنكُم مُّؤْمِنٌ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
“Dialah yang menciptakan kalian, maka di antara kalian ada yang kafir dan ada yang beriman. Allah Maha Melihat apa yang kalian kerjakan.”
Tafsir
Imam Al-Qurthubi (Al-Jāmi’ li Ahkāmil Qur’an, 18/122):
Allah menciptakan manusia dalam fitrah, tetapi manusia memilih jalannya.
Hadis:
قال رسول الله ﷺ:
كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ
(HR. Bukhari & Muslim)
“Setiap bayi lahir dalam keadaan fitrah.”
Humor Reflektif
Semua lahir bersih…
Tapi makin dewasa, dosanya makin kreatif.
Anak kecil bohong paling:
“Bukan aku yang makan, kucing.”
Orang dewasa bohongnya sudah level:
“Saya lagi di jalan.”
Padahal masih pakai handuk.
Allah Maha Melihat.
Ayat 3–4
Allah menciptakan dengan tujuan dan mengetahui isi hati.
وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
“Allah Maha Mengetahui isi hati.”
Imam As-Sa’di (Taisir Al-Karim Ar-Rahman):
Allah mengetahui niat, keyakinan, dan rahasia terdalam manusia.
Hadis
قال رسول الله ﷺ:
إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَىٰ صُوَرِكُمْ وَلَا إِلَىٰ أَمْوَالِكُمْ وَلَٰكِنْ يَنْظُرُ إِلَىٰ قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ
(HR. Muslim)
“Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tapi melihat hati dan amal kalian.”
Humor
Kita sibuk glowing luar…
Tapi hati kusam.
Filter Instagram bisa memperhalus wajah…
Tapi belum ada filter yang bisa menghaluskan niat.
Kalau niatnya cari pujian…
Mau sedekah 1 miliar pun, tetap kosong di sisi Allah.
BAGIAN 2
Ayat 5–7: Orang Kafir Mendustakan Kebangkitan
Ayat 7
زَعَمَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَن لَّن يُبْعَثُوا ۚ قُلْ بَلَىٰ وَرَبِّي لَتُبْعَثُنَّ
“Orang-orang kafir mengira mereka tidak akan dibangkitkan. Katakanlah: Demi Rabbku, kalian pasti dibangkitkan.”
Ibn Katsir:
Ayat ini penegasan tentang kepastian hari kebangkitan.
Humor
Orang zaman sekarang bukan tidak percaya akhirat…
Tapi hidupnya seperti tidak percaya akhirat.
Kalau audit pajak saja takut…
Tapi audit amal tidak takut.
Padahal audit pajak mungkin salah input…
Audit Allah tidak pernah error.
BAGIAN 3
Ayat 9: Hari Taghābun
ذَٰلِكَ يَوْمُ التَّغَابُنِ
“Itulah hari saling merugi.”
Imam Mujahid:
Orang mukmin mengambil bagian surga yang seharusnya milik orang kafir jika mereka beriman.
Bayangkan…
Ada rumah surga yang seharusnya milik seseorang…
Tapi dia tukar dengan dunia.
Seperti orang jual tanah di Mekah karena tergiur diskon motor bekas.
Hadis Pendukung
قال رسول الله ﷺ:
مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ
(HR. Tirmidzi)
“Barangsiapa dunia menjadi tujuannya, Allah jadikan kemiskinan di depan matanya.”
Humor
Kita ini sering merasa untung…
Karena dapat cashback.
Padahal mungkin yang kita tukar adalah pahala.
Kita ribut karena uang 20 ribu hilang…
Tapi tidak ribut ketika satu hari tanpa shalat khusyuk.
Itu namanya rugi tanpa sadar.
Post a Comment