KENYANG TAPI LUPA TUHAN!
“KENYANG TAPI LUPA TUHAN!”
Tadabbur Mengguncang – QS Quraisy 1–4
🎤 PEMBUKAAN
Allahu Akbar…
Allahu Akbar…
Saudaraku…
Kalau hari ini kita masih bisa duduk dengan perut kenyang…
Kalau hari ini kita masih bisa tidur tanpa suara ledakan…
Kalau hari ini anak kita masih bisa sekolah tanpa takut peluru…
Itu bukan karena kita pintar.
Itu bukan karena ekonomi stabil.
Itu bukan karena pemerintah kuat.
Itu karena Allah masih sabar kepada kita!
📖 QS Quraisy 1–4
لِإِيلَافِ قُرَيْشٍ إِيلَافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَٰذَا الْبَيْتِ الَّذِي أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍ وَآمَنَهُم مِّنْ خَوْفٍ
Artinya:
“Maka hendaklah mereka menyembah Rabb pemilik rumah ini. Yang memberi makan dari lapar dan mengamankan dari ketakutan.”
💥 BAGIAN 1 — KENYANG TIDAK SAMA DENGAN SELAMAT
Quraisy kenyang.
Quraisy aman.
Tapi mereka tetap musyrik!
Allah sudah beri makan.
Allah sudah beri keamanan.
Tapi hati mereka tidak tunduk.
Saudaraku…
Masalah kita hari ini bukan kurang nikmat.
Masalah kita hari ini: Terlalu banyak nikmat.
Kenyang membuat lalai.
Aman membuat sombong.
Stabil membuat lupa.
🎯 DALIL PERINGATAN
📖 QS An-Nahl: 112
وَضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا قَرْيَةً كَانَتْ اٰمِنَةً مُّطْمَىِٕنَّةً يَّأْتِيْهَا رِزْقُهَا رَغَدًا مِّنْ كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِاَنْعُمِ اللّٰهِ فَاَذَاقَهَا اللّٰهُ لِبَاسَ الْجُوْعِ وَالْخَوْفِ
“Allah membuat perumpamaan sebuah negeri yang aman dan makmur, lalu mereka kufur terhadap nikmat Allah, maka Allah rasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan.”
Ibnu Katsir berkata:
Kufur nikmat adalah menggunakan nikmat untuk maksiat.
🔥 HENTAKAN MIMBAR
Kalau hari ini: HP dipakai maksiat… Uang dipakai riba… Rumah dipakai pamer… Jabatan dipakai zalim…
Itu bukan sekadar dosa.
Itu undangan bencana.
😄 HUMOR
Ada orang kalau WiFi mati 10 menit… Sudah merasa hidupnya dizalimi.
Tapi shalat Subuh lewat 10 kali… Tenang saja.
Ada yang panik baterai 5%… Tapi iman 1% tidak panik.
Jangan-jangan kita lebih takut kehilangan sinyal… daripada kehilangan hidayah.
(Jeda. Tatap jamaah.)
💥 BAGIAN 2 — KEAMANAN ADALAH UJIAN
Allah berfirman:
📖 QS Al-Ankabut: 67
أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا جَعَلْنَا حَرَمًا آمِنًا
“Tidakkah mereka melihat Kami jadikan negeri itu aman?”
Keamanan itu bukan hadiah. Keamanan itu ujian.
Karena saat takut… orang ingat Allah.
Saat kenyang… orang lupa Allah.
🔥 BAGIAN 3 — ALLAH BISA CABUT DALAM SEKALI HENTAK
Quraisy selamat dari tentara bergajah. Kenapa?
📖 QS Al-Fil: 1
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ
Allah hancurkan pasukan superpower hanya dengan burung kecil.
Burung kecil! Batu kecil! Pasukan besar hancur!
Kalau Allah mau… ekonomi bisa runtuh dalam seminggu. Kesehatan bisa hilang dalam semalam. Kota bisa lumpuh dalam sehari.
Kita ini hidup karena rahmat… bukan karena kekuatan.
💣 SERUAN TAUHID
فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَٰذَا الْبَيْتِ
“Maka sembahlah Rabb rumah ini!”
Perintahnya jelas: Kalau sudah diberi makan → sembah! Kalau sudah diberi aman → sujud!
Kalau tidak? Tunggu giliran.
😭 DOA
Ya Allah… Kami ini terlalu nyaman…
Kami marah kalau lauk kurang enak… tapi tidak malu kalau shalat kami tidak khusyuk.
Kami takut harga naik… tapi tidak takut dosa naik.
Ya Allah… Berapa kali Engkau selamatkan kami dari kecelakaan? Berapa kali Engkau sembuhkan penyakit sebelum jadi parah? Berapa kali Engkau lindungi anak kami dari bahaya?
Kami tidak pernah tahu… tapi Engkau tahu…
Ya Rabb… Kalau Engkau buka daftar dosa kami malam ini… kami malu…
Kalau Engkau cabut nikmat sekarang juga… kami tidak siap…
Ya Allah… Jangan Engkau uji kami dengan kelaparan iman. Jangan Engkau uji kami dengan rasa takut yang membuat kami lari dari-Mu.
Ampuni kami Ya Allah… Kami sering bersyukur dengan lisan… tapi kufur dengan perbuatan.
Kami ucap “Alhamdulillah”… tapi hidup kami jauh dari perintah-Mu.
Ya Allah… Jadikan nikmat sebagai jalan taat… bukan jalan maksiat.
Jadikan keamanan negeri ini… membuat kami rajin sujud.
Jangan Engkau jadikan kami seperti Quraisy… yang kenyang tapi syirik. yang aman tapi lalai.
Ya Allah… Jika Engkau belum mencabut nikmat… itu karena Engkau masih memberi kesempatan.
Maka sebelum kesempatan habis… kami ingin kembali.
Terima taubat kami… ampuni dosa keluarga kami… selamatkan anak-anak kami dari zaman yang rusak…
Jadikan rumah kami rumah tauhid. Jadikan rezeki kami rezeki yang mendekatkan. Jadikan hidup kami hidup yang membuat Engkau ridha.
Ya Allah… Jika suatu hari Engkau panggil kami… panggil kami dalam keadaan menyembah Rabb rumah ini…
Aamiin… Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin…
Post a Comment