Ketika Syirik Melahirkan Kerusakan Bumi
🌍 TAUHID & KRISIS LINGKUNGAN MODERN
“Ketika Syirik Melahirkan Kerusakan Bumi”
I. MASALAH BESAR DUNIA HARI INI
Krisis lingkungan bukan sekadar isu sains.
Ia adalah krisis akidah.
Hari ini dunia menghadapi:
- Perubahan iklim
- Pemanasan global
- Deforestasi
- Pencemaran air & udara
- Krisis air bersih
- Kepunahan spesies
Dan Al-Qur’an sudah memberi peringatan jauh sebelum konferensi iklim modern.
II. ALLAH SUDAH MENYEBUTNYA
Al-Qur'an Surah Ar-Rum: 41
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia.”
📚 Ath-Thabari menjelaskan:
“Kerusakan itu berupa berkurangnya keberkahan, rusaknya tanaman, dan hilangnya keseimbangan.”
(Jāmi’ al-Bayān, tafsir Ar-Rum:41)
Perhatikan:
Allah tidak menyalahkan alam.
Allah menyalahkan tangan manusia.
III. KRISIS LINGKUNGAN ADALAH KRISIS TAUHID
Mengapa?
Karena ketika manusia:
- Merasa paling berkuasa
- Mengeksploitasi tanpa batas
- Mengabaikan amanah
Itu adalah bentuk kesombongan terhadap Rabbul ‘Alamin.
Al-Qur'an Surah Al-Baqarah: 22
فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَندَادًا
“Jangan jadikan tandingan bagi Allah.”
Tandingan modern hari ini bukan berhala batu.
Tapi:
- Kapitalisme tanpa etika
- Konsumerisme tanpa batas
- Industri tanpa tanggung jawab
Ketika manusia menjadikan keuntungan sebagai “tuhan”,
itulah syirik modern dalam bentuk sistem.
IV. ALLAH MENCIPTAKAN DENGAN KESEIMBANGAN
Al-Qur'an Surah Ar-Rahman: 7-8
وَالسَّمَاءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ
أَلَّا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ
“Dia meninggikan langit dan Dia meletakkan keseimbangan, agar kalian tidak melampaui batas dalam keseimbangan.”
📚 Al-Qurtubi:
“Mizan adalah keadilan dan keseimbangan ciptaan.”
Hari ini manusia melampaui mizan:
- Menebang hutan tanpa reboisasi
- Membuang limbah ke sungai
- Menghabiskan sumber daya tanpa regenerasi
Kita melanggar keseimbangan Allah.
V. MANUSIA ADALAH KHALIFAH, BUKAN PENGUASA LIAR
Al-Qur'an Surah Al-Baqarah: 30
إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً
“Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.”
Khalifah artinya:
- Pengelola
- Penjaga
- Amanah
Bukan perusak.
VI. RASULULLAH ﷺ DAN ETIKA LINGKUNGAN
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Jika terjadi kiamat sementara di tangan salah seorang dari kalian ada bibit tanaman, maka tanamlah.”
(HR. Ahmad)
Ini menunjukkan:
- Islam bukan agama fatalis
- Islam agama perawatan bumi
Beliau juga melarang:
- Buang hajat di sumber air
- Boros air saat wudhu
Padahal saat itu air sangat melimpah di Madinah.
Bayangkan kalau beliau melihat kran dibiarkan mengalir 30 menit hari ini.
VII. ANALISA: AKAR KRISIS ADALAH PENYEMBAHAN NAFSU
Al-Qur'an Surah Al-Jatsiyah: 23
أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ
“Apakah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhan?”
Inilah inti krisis lingkungan:
- Nafsu ingin lebih
- Nafsu ingin cepat
- Nafsu ingin untung besar
Tanpa tauhid, nafsu menjadi ilah.
VIII. TAUHID MELAHIRKAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN
Jika seseorang benar-benar bertauhid:
Ia sadar:
- Hutan milik Allah
- Laut milik Allah
- Udara milik Allah
- Tanah milik Allah
Ia hanya peminjam sementara.
Tauhid melahirkan:
- Syukur
- Tanggung jawab
- Kesederhanaan
- Anti pemborosan
IX. APA YANG HARUS DILAKUKAN KELUARGA MUSLIM?
- Tanamkan tauhid sejak kecil
- Ajarkan tidak mubazir
- Biasakan hemat air & listrik
- Kurangi sampah plastik
- Tanam pohon
- Jadikan menjaga lingkungan bagian dari ibadah
Karena menjaga bumi adalah bagian dari menjaga amanah Allah.
X. PENUTUP TAJAM
Kita sering berkata:
“Ya Allah selamatkan negeri kami.”
Tapi kita buang sampah sembarangan.
Kita tebang tanpa tanam.
Kita rakus tanpa syukur.
Allah sudah memperingatkan:
Al-Qur'an Surah Al-A’raf: 56
وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا
“Janganlah kalian merusak bumi setelah diperbaiki.”
Krisis lingkungan bukan hanya isu aktivis.
Ia adalah cermin keadaan tauhid manusia.
Jika tauhid kuat → bumi terjaga.
Jika tauhid lemah → bumi rusak.
Post a Comment