KHUTBAH ARAFAH
KHUTBAH ARAFAH
PEMBUKAAN
Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar…
Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin…
Segala puji hanya milik Allah…
Hari ini bukan hari biasa.
Ini hari Arafah…
hari ketika langit terbuka,
hari ketika doa tidak ditolak,
hari ketika setan dipermalukan,
hari ketika dosa besar diampuni.
Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad ï·º…
Nabi yang berdiri di tempat ini,
menangis untuk umatnya,
mengangkat tangan hingga terlihat putih ketiaknya,
memohon agar kita tidak binasa karena dosa kita sendiri.
Wahai jamaah Arafah…
Hari ini tidak ada gelar.
Tidak ada pangkat.
Tidak ada kebanggaan dunia.
Yang ada hanya:
hamba yang penuh dosa
berdiri di hadapan Rabb Yang Maha Pengampun.
BAGIAN I – HAKIKAT ARAFAH: TEMPAT PENGAKUAN DOSA
Arafah berasal dari kata ‘arafa — mengenal.
Hari ini bukan hari pamer ibadah.
Hari ini hari mengenal diri sendiri.
Mengenal:
- betapa kotornya hati kita
- betapa lemahnya iman kita
- betapa sering kita mendurhakai Allah secara sembunyi-sembunyi
Rasulullah ï·º bersabda:
“Al-Hajju ‘Arafah”
“Haji itu adalah Arafah.”
Artinya:
Siapa yang tidak merendahkan diri di Arafah,
maka ia hanya berjalan jauh…
tanpa pulang membawa ampunan.
💔 Berapa banyak dosa yang kita anggap kecil…
padahal di sisi Allah itu besar?
💔 Berapa banyak tangisan palsu…
padahal hati tidak pernah benar-benar taubat?
Hari ini Allah tidak mencari suara keras…
Allah mencari hati yang hancur.
BAGIAN II – ALLAH MEMBANGGAKAN JAMAAH ARAFAH
Rasulullah ï·º bersabda:
“Allah membanggakan kalian di hadapan para malaikat…”
Allah berfirman:
“Lihatlah hamba-hamba-Ku…
datang kepada-Ku dalam keadaan kusut dan berdebu…”
Bukan karena pakaian ihram kalian…
tapi karena kerendahan hati kalian.
💧 Malaikat yang tidak pernah berdosa…
menyaksikan manusia penuh dosa…
diampuni oleh Allah…
Siapa kita sehingga berani berputus asa dari rahmat-Nya?
BAGIAN III – HARI SETAN DIHANCURKAN
Rasulullah ï·º bersabda:
“Setan tidak pernah terlihat sehina dan selemah pada hari Arafah…”
Kenapa?
Karena:
- dosa zina diampuni
- dosa riba diampuni
- dosa khianat diampuni
- dosa durhaka diampuni
💔 selama hamba itu jujur dalam taubatnya
Hari ini bukan hari malu menangis…
hari ini hari takut tidak diampuni.
BAGIAN IV – DOSA SESAMA MANUSIA
Saudaraku…
Allah mengampuni dosa antara hamba dan Allah…
tetapi dosa sesama manusia tidak gugur begitu saja.
Siapa yang pernah:
- menyakiti orang tua
- memfitnah saudara
- menipu dalam harta
- mematahkan hati pasangan
- meremehkan orang lain
💔 Arafah bukan hanya tangis…
Arafah adalah tekad untuk memperbaiki.
Jika hari ini masih menyimpan dendam…
lepaskan…
Jika hari ini masih menyimpan kezaliman…
niatkan mengembalikan…
MUNAJAT
Ya Allah…
Kami berdiri di Arafah…
bukan karena kami pantas…
tapi karena Engkau Maha Pemurah…
Ya Allah…
Jika hari ini Engkau timbang amal kami…
💔 tidak ada yang layak mengangkat kepala…
Shalat kami penuh lalai…
puasa kami penuh keluhan…
sedekah kami penuh riya’…
Ya Allah…
Kami berdiri dengan dosa yang kami ingat…
dan dosa yang kami lupa…
Ya Allah…
Jika Engkau buka aib kami hari ini…
💧 habislah kami…
Tapi Engkau tutup aib kami…
Engkau beri kami kesempatan menangis…
Ya Allah…
Ampuni dosa mata kami…
yang memandang haram…
Ampuni dosa telinga kami…
yang mendengar maksiat…
Ampuni dosa lisan kami…
yang melukai hati orang lain…
Ampuni dosa hati kami…
yang sombong, dengki, dan cinta dunia…
Ya Allah…
Jika Engkau ampuni jamaah Arafah…
💧 ampuni juga dosa kami satu per satu…
Ya Allah…
Jangan Engkau jadikan ini Arafah terakhir kami…
kecuali dalam keadaan Engkau ridha…
Ya Allah…
Jika Engkau panggil kami pulang hari ini…
💔 jangan Engkau pulangkan kami membawa dosa…
Ya Allah…
Kami lemah…
kami hina…
kami penuh salah…
Tapi Engkau Allah…
Maha Pengampun…
Maha Penyayang…
💧💧💧
Rabbana zalamna anfusana…
wa in lam taghfir lana
wa tarhamna
lanakunanna minal khasirin…
Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar…
Post a Comment