LANGIT TERBELAH… DAN KELUARGA TAK BISA SALING MENOLONG
“LANGIT TERBELAH… DAN KELUARGA TAK BISA SALING MENOLONG”
Tadabbur Surah Al-Qur'an – Al-Infithār 1–19
🎤 PEMBUKAAN
Saudara-saudaraku…
Pernahkah kita membayangkan…
Langit yang setiap hari kita lihat…
tiba-tiba retak?
Allah berfirman:
إِذَا السَّمَاءُ انفَطَرَتْ ﴾
“Apabila langit terbelah…”
Imam Ibnu Katsir menjelaskan dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim:
Langit pecah karena dahsyatnya Hari Kiamat.
Langit saja pecah…
Bagaimana hati yang penuh maksiat?
💥 Naikkan suara…
Hari itu bukan film.
Bukan efek CGI.
Bukan drama.
Itu nyata.
🌌 KETIKA ALAM SEMESTA RUNTUH
وَإِذَا الْكَوَاكِبُ انتَثَرَتْ
“Dan apabila bintang-bintang berserakan.”
Bintang jatuh seperti kalung yang putus — kata Al-Tabari dalam Jāmi’ al-Bayān.
Sekarang satu meteor jatuh saja jadi trending.
Hari itu seluruh langit runtuh… tak ada yang sempat update status.
وَإِذَا الْبِحَارُ فُجِّرَتْ
“Dan apabila laut meluap.”
Air asin dan tawar bercampur.
Samudera jadi satu.
Air yang selama ini menenangkan…
jadi ancaman.
وَإِذَا الْقُبُورُ بُعْثِرَتْ
“Dan apabila kubur dibongkar.”
Sunyi kubur pecah.
Orang mati bangkit.
Nabi ﷺ bersabda:
« يُحْشَرُ النَّاسُ حُفَاةً عُرَاةً غُرْلًا »
“Manusia dibangkitkan tanpa alas kaki, tanpa pakaian, belum dikhitan.”
(HR. Bukhari & Muslim)
💔 Turunkan suara… pelan…
Tak ada gelar.
Tak ada jabatan.
Tak ada pangkat keluarga terpandang.
📖 CATATAN TERBUKA
عَلِمَتْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ
“Tiap jiwa mengetahui apa yang telah dikerjakan dan ditinggalkan.”
Imam Fakhruddin ar-Razi dalam Mafātīh al-Ghaib:
Yang tidak kita lakukan padahal mampu — itu juga dihitung.
Shalat yang ditunda.
Sedekah yang dibatalkan.
Maaf yang tak pernah diucapkan kepada pasangan.
💥 Naikkan emosi:
Suami sibuk dunia…
Istri sibuk gengsi…
Anak sibuk gadget…
Tapi tak sibuk akhirat.
❓PERTANYAAN YANG MENAMPAR
يَا أَيُّهَا الْإِنسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيمِ
“Hai manusia, apa yang memperdayakanmu dari Rabbmu Yang Maha Mulia?”
Allah Maha Mulia…
tapi kita malah menunda taubat.
Humor tajam tapi aman:
Kalau WA dari bos belum dibalas 5 menit kita gelisah.
Azan berkumandang… kita bilang “nanti dulu.”
الَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّاكَ فَعَدَلَكَ
Yang menciptakanmu… menyempurnakanmu…
Setiap anak kita sempurna ciptaan-Nya.
Tapi sudahkah kita sempurnakan tarbiyahnya?
Anak hafal password WiFi…
Tapi belum tentu hafal Al-Fatihah dengan benar.
💔 Turun pelan…
Ini bukan menyalahkan…
Ini mengingatkan.
👁️ DIAWASI TANPA HENTI
وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَ * كِرَامًا كَاتِبِينَ
Malaikat mencatat.
Imam An-Nawawi menjelaskan:
Niat baik saja sudah ditulis pahala.
Artinya…
Masih ada harapan.
💥 Naikkan semangat:
Mulai malam ini…
Kita niat perbaiki keluarga.
Itu sudah dicatat.
🔥 DUA AKHIR YANG TAK BISA DIGABUNG
إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ
Orang baik di surga.
وَإِنَّ الْفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٍ
Orang durhaka di neraka.
Tak ada zona abu-abu.
يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْئًا
“Hari ketika seseorang tak mampu menolong orang lain.”
Hari itu…
Suami tak bisa tolong istri.
Orang tua tak bisa tolong anak.
Kecuali…
Jika kita saling menolong dalam iman.
Allah berfirman:
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ
“Orang-orang beriman dan diikuti keturunannya dalam iman, Kami kumpulkan mereka bersama.”
(QS. Ath-Thur: 21)
🎯 PENUTUP
Saudaraku…
Langit akan pecah.
Kubur akan terbuka.
Catatan akan dibaca.
Pertanyaannya bukan:
“Kapan kiamat?”
Tapi:
“Bagaimana keluarga kita saat kiamat?”
🌧️ DOA
Ya Allah…
Engkau yang membelah langit…
Jangan Engkau belah rumah tangga kami…
Ya Rabb…
Jika Engkau buka kubur kami nanti…
Bangkitkan kami dalam keadaan Engkau ridha…
Ya Allah…
Ampuni dosa suami kami…
Ampuni dosa istri kami…
Ampuni dosa anak-anak kami…
Ya Allah…
Jika kami pernah lalai mendidik anak kami…
Jangan hukum anak kami karena kelalaian kami…
Ya Rabb…
Satukan keluarga kami dalam iman…
Bukan hanya satu meja makan…
Tapi satu saf dalam shalat…
Ya Allah…
Jangan Engkau jadikan anak kami penyejuk mata di dunia…
Tapi penyesalan di akhirat…
Ya Allah…
Jika Engkau takdirkan kami masuk surga…
Masukkan kami bersama keluarga kami…
Sebagaimana firman-Mu:
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ
Ya Rabb…
Selamatkan keluarga kami dari api neraka…
Jadikan rumah kami taman menuju surga…
Tangis kami malam ini…
Jangan Engkau sia-siakan…
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin…
Post a Comment