Jangan Main Curang… Karena Akhirat Tidak Bisa Dimanipulasi!


“Jangan Main Curang… Karena Akhirat Tidak Bisa Dimanipulasi!”


🕌 Muqaddimah

Alhamdulillāh… segala puji bagi Allah ﷻ yang masih memberi kita umur, iman dan kesempatan untuk memperbaiki diri.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita, Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya hingga hari kiamat.

Hari ini kita akan membahas satu surat yang keras… tegas… mengguncang hati para pedagang curang, pejabat curang, suami curang, istri curang, bahkan jamaah yang curang sama timbangan amalnya…

Yaitu Surat Al-Muthaffifin.


📖 1. CELAKA BAGI ORANG YANG CURANG

Allah berfirman:

وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ
“Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang.” (QS. Al-Muthaffifin: 1)

Tafsir Ulama:

  • Imam Ibn Kathir dalam Tafsir al-Qur'an al-'Azhim menjelaskan:
    “Wail adalah ancaman keras, bisa berarti lembah di neraka.”

  • Imam Al-Qurtubi dalam Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an:
    “Ini ancaman bukan hanya bagi pedagang, tapi siapa saja yang mengurangi hak orang lain.”


Ayat 2–3

الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ ۝ وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ
“Yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, tetapi apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.”


💥 Pesan Moral

Sekarang ini…

  • Jualan online: “Original 100%” — ternyata KW 17.
  • Timbangan di pasar: pembeli lihat 1 kg, di belakang dikurangi sedikit.
  • Kerja di kantor: jam masuk 8, datang 8.30… tapi pulang jam 4 tepat!

🤣 Ada yang kalau timbang cabe… tangannya ikut nahan timbangan! Katanya: “Biar stabil, Bu!”
Padahal stabil ke neraka kalau gak tobat…


📖 2. SADARLAH… KITA AKAN DIBANGKITKAN!

أَلَا يَظُنُّ أُولَٰئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ ۝ لِيَوْمٍ عَظِيمٍ
“Tidakkah mereka yakin bahwa mereka akan dibangkitkan pada hari yang besar?” (Ayat 4–5)

Hari Apa?

يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ
“(Yaitu) hari ketika manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam.” (Ayat 6)


Hadis Nabi ﷺ

Rasulullah ﷺ bersabda:

يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حُفَاةً عُرَاةً غُرْلًا
“Manusia akan dikumpulkan pada hari kiamat dalam keadaan tanpa alas kaki, tanpa pakaian dan belum dikhitan.”
(HR. Muhammad al-Bukhari & Muslim ibn al-Hajjaj)

Bayangkan…
Tak ada seragam jabatan…
Tak ada make-up…
Tak ada rekening tersembunyi…

Semua berdiri… menunggu hisab…


📖 3. SIJJIN – CATATAN ORANG DURHAKA

كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْفُجَّارِ لَفِي سِجِّينٍ
“Sesungguhnya kitab orang-orang durhaka tersimpan dalam Sijjin.” (Ayat 7)

Tafsir:

Menurut Ibn Kathir:
Sijjin adalah tempat paling bawah di bumi ketujuh, tempat kehinaan dan azab.


📖 4. HATI YANG BERKARAT

كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ
“Sekali-kali tidak! Bahkan hati mereka telah tertutup oleh dosa-dosa mereka.” (Ayat 14)


Hadis Tentang Karat Hati

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَذْنَبَ ذَنْبًا نُكِتَ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ...
“Jika seorang hamba berbuat dosa, maka akan dititikkan pada hatinya satu titik hitam…”
(HR. Al-Tirmidhi)

Kalau dosa terus… titiknya jadi banyak…
Hati jadi keras…

Makanya ada orang ditegur:
“Pak, itu haram…”
Jawabnya: “Yang penting cuan!”

🤣 Hatinya bukan batu lagi… sudah beton bertulang!


📖 5. ORANG BERIMAN DI ‘ILLIYYIN

كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْأَبْرَارِ لَفِي عِلِّيِّينَ
“Sesungguhnya kitab orang-orang berbakti berada dalam ‘Illiyyin.” (Ayat 18)

Menurut Al-Qurtubi:
‘Illiyyin adalah tempat tertinggi di langit ketujuh di bawah ‘Arsy.


📖 6. BALASAN SURGA

إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ
“Sesungguhnya orang-orang yang berbakti berada dalam kenikmatan.” (Ayat 22)

يُسْقَوْنَ مِن رَّحِيقٍ مَّخْتُومٍ ۝ خِتَامُهُ مِسْكٌ
“Mereka diberi minum dari khamar murni yang laknya adalah kesturi.” (Ayat 25–26)


Hadis Surga

Rasulullah ﷺ bersabda:

فِيهَا مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ وَلَا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ
“Di dalam surga ada kenikmatan yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga, dan tidak pernah terlintas di hati manusia.”
(HR. Muhammad al-Bukhari & Muslim ibn al-Hajjaj)


📖 7. DULU DITERTAWAKAN… SEKARANG GILIRAN

فَالْيَوْمَ الَّذِينَ آمَنُوا مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ
“Maka pada hari ini orang-orang beriman menertawakan orang-orang kafir.” (Ayat 34)

Dulu diejek:
“Ah rajin banget ke masjid…”
“Nggak gaul lu!”

Sekarang di akhirat…
Mereka yang tertawa…

🤣 Jadi jangan minder jadi orang shalih…
Yang minder nanti justru yang suka maksiat!


📚 Rujukan Kitab Tafsir & Syarah

  • Tafsir al-Qur'an al-'Azhim
  • Al-Jami' li Ahkam al-Qur'an
  • Sahih al-Bukhari
  • Sahih Muslim
  • Jami' al-Tirmidhi

🎯 PENUTUP 

Surat Al-Muthaffifin mengajarkan:

  1. Jangan curang.
  2. Ingat hari kiamat.
  3. Jaga hati dari dosa.
  4. Berlomba menuju ‘Illiyyin.

Kalau dunia ini tempat ujian…
Maka akhirat adalah tempat pengumuman kelulusan.

Jangan sampai nama kita dipanggil…
Bukan untuk naik ke ‘Illiyyin…
Tapi turun ke Sijjin…



Tidak ada komentar