Lidahmu Kecil, Nerakamu Besar!

 “Lidahmu Kecil, Nerakamu Besar!”


🎤 PEMBUKAAN 

الحمد لله رب العالمين…

Jamaah…

Surah ini pendek.
Tapi nadanya seperti vonis pengadilan.

Allah tidak berkata:
“Kurang baik.”
Tidak berkata:
“Perlu diperbaiki.”

Allah berkata:

وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ

“Celaka!”

Ini bukan teguran ringan.
Ini ancaman neraka.


📖 AYAT 1 – DOSA LISAN

وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ

Humazah: mencela dengan isyarat.
Lumazah: mencela dengan lisan.

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim:

الهمزة بالفعل واللمزة بالقول
“Mencela dengan perbuatan dan dengan ucapan.”

Artinya:

  • Sindiran
  • Ghibah
  • Nyinyir
  • Body shaming
  • Ejekan
  • Status sindiran

Semua masuk.


⚡ REALITA 

Kita ini sering merasa tidak berzina,
tidak mencuri…

Tapi lisan kita?
Tajam seperti silet.

Rasulullah ﷺ bersabda:

وهل يكب الناس في النار على وجوههم إلا حصائد ألسنتهم
(HR. Tirmidzi no. 2616)

“Tidaklah manusia tersungkur ke neraka kecuali karena hasil panen lisan mereka.”

Hasil panen.

Artinya:
Yang kita ucapkan hari ini…
akan kita tuai nanti.


😄 Humor 

Sekarang ada profesi baru:
“Ahli komentar.”

Posting orang dikomentari.
Orang gagal dikomentari.
Orang sukses dikomentari.

Seolah-olah surga neraka di tangannya 😄

Padahal malaikat sedang mencatat dengan detail.


📖 AYAT 2–3 – CINTA DUNIA

**الَّذِي جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُ

يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ**

Dia kumpulkan harta.
Dia hitung-hitung.
Dia kira itu membuatnya aman.

Allah bantah.

Harta tidak menunda kematian.

Allah berfirman:

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ

(QS. At-Takatsur: 1–2)

“Bermegah-megahan melalaikan kalian sampai masuk kubur.”


⚡ HENTAKAN

Kita pikir: “Kalau uang cukup, hidup aman.”

Padahal yang menentukan aman bukan saldo…
Tapi amal.

Orang kaya pun mati.
Orang miskin pun mati.

Kuburan tidak pakai kelas VIP.


😄 Humor 

Ada orang cek saldo tiap jam.

Tapi tidak pernah cek:

  • Sudah shalat tepat waktu belum?
  • Sudah minta maaf belum?
  • Sudah istighfar belum?

Kalau dosa bisa kelihatan seperti saldo minus… Mungkin kita sudah panik tiap hari 😄


📖 AYAT 4–7 – NERAKA HUTHAMAH

كَلَّا لَيُنبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ

Huthamah = penghancur total.

نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ

الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الْأَفْئِدَةِ

Api yang naik sampai ke hati.

Kenapa sampai hati?

Karena sumber:

  • Sombong di hati
  • Hasad di hati
  • Iri di hati
  • Merasa lebih baik di hati

Maka azabnya sampai ke sana.


📖 Hadis

Rasulullah ﷺ bersabda:

ناركم هذه جزء من سبعين جزءًا من نار جهنم
(HR. Bukhari no. 3265)

Api dunia hanya 1/70 neraka.

Api kompor saja bikin kita lompat.
Neraka?
Tidak ada tempat lari.


📖 AYAT 8–9 – TANPA KELUAR

إِنَّهَا عَلَيْهِم مُّؤْصَدَةٌ

فِي عَمَدٍ مُّمَدَّدَةٍ

Ditutup rapat.
Tidak ada pintu.
Tidak ada ventilasi.

Azab total.


⚡ PENUTUP 

Lidah kecil.
Tapi bisa menghancurkan akhirat.

Harta banyak.
Tapi tidak bisa menyelamatkan dari Huthamah.

Pertanyaannya:

Kalau Allah menilai kita hari ini…
Masuk kategori mana?

Humazah?
Lumazah?
Atau orang yang menjaga lisannya?

Kalau lisan kita tidak berubah setelah surah ini…
Kita sedang dalam bahaya besar.



🌊 DOA 


اللهم يا الله…

Ya Allah…

Kami sering meremehkan dosa lisan…
Padahal Engkau membuka surah ini dengan ancaman neraka…

Ya Allah…
Betapa mudahnya kami mencela…
Betapa ringannya kami mengumpat…
Betapa cepatnya kami menyindir…

Ampuni kami ya Rabb…


Ya Allah…

Lisan ini Engkau beri untuk dzikir…
Tapi kami pakai untuk menyakiti…

Jari ini Engkau beri untuk kebaikan…
Tapi kami pakai menulis komentar yang melukai…

Ya Allah…
Jangan Engkau hukum kami karena lisan kami…


Ya Allah…

Jika setiap kata kami ditimbang hari ini…
Kami takut hasilnya berat dengan dosa…

Jika setiap sindiran kami diputar ulang di hadapan-Mu…
Kami malu ya Rabb…

Tutup aib kami…
Ampuni kesalahan kami…


Ya Allah…

Jangan Engkau lemparkan kami ke Huthamah…
Kami tidak kuat panasnya…
Kami tidak sanggup azabnya…

Jika api dunia saja membuat kami menjerit…
Bagaimana api-Mu yang menyala sampai ke hati?

Ya Allah selamatkan kami…
Selamatkan pasangan kami…
Selamatkan anak-anak kami…


Ya Allah…

Bersihkan hati kami dari sombong…
Dari iri…
Dari dengki…
Dari suka merendahkan…

Jadikan lisan kami lembut…
Jadikan hati kami bersih…


Ya Allah…

Jika hari ini Engkau cabut nyawa kami…
Jangan Engkau cabut dalam keadaan lisan penuh dosa…

Tutup hidup kami dengan taubat…
Dengan istighfar…
Dengan husnul khatimah…


رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا
وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا
وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ

آمين يا رب العالمين



Tidak ada komentar