MANUSIA: DARI BENTUK TERBAIK MENUJU KEPUTUSAN ALLAH YANG PALING ADIL

🌿 “MANUSIA: DARI BENTUK TERBAIK MENUJU KEPUTUSAN ALLAH YANG PALING ADIL”

Berdasarkan Surah Surah At-Tin dalam Al-Qur'an


SUMPAH ALLAH DAN ISYARAT TEMPAT-TEMPAT MULIA

📖 Ayat 1

وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ

“Demi Tin dan Zaitun.”

Tafsir Ulama

🔹 Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim menjelaskan:
Sebagian ulama menafsirkan tin dan zaitun sebagai buah yang dikenal. Sebagian lain menafsirkan sebagai dua tempat di Syam (Palestina dan sekitarnya), tempat diutusnya Nabi Isa ‘alaihis salam.

🔹 Imam Al-Qurthubi dalam Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an menyebutkan bahwa sumpah ini menunjukkan kemuliaan makhluk tersebut, karena Allah tidak bersumpah kecuali dengan sesuatu yang agung.

🎤 Pesan mimbar:

Kalau Allah bersumpah dengan sesuatu… berarti itu bukan hal biasa.

Buah tin dan zaitun — makanan penuh manfaat.
Ulama seperti Ibnul Qayyim dalam At-Tibb an-Nabawi menjelaskan zaitun memiliki banyak keberkahan dan manfaat kesehatan.

🎭 Humor:

Sekarang orang beli olive oil mahal sekali…
Padahal Allah sudah sebut namanya dalam Al-Qur’an.
Kita saja yang lebih hafal diskon marketplace daripada ayatnya!


📖 Ayat 2

وَطُورِ سِينِينَ

“Dan demi bukit Sinai.”

Ini adalah gunung tempat Allah berbicara kepada Nabi Musa ‘alaihis salam.

📖 Dalam Surah Al-A’raf: 143

وَلَمَّا جَاءَ مُوسَىٰ لِمِيقَاتِنَا وَكَلَّمَهُ رَبُّهُ

“Dan ketika Musa datang untuk (munajat dengan) Kami, dan Rabbnya berbicara kepadanya…”

🔹 Ibnu Katsir menjelaskan: Sinai disebut juga “Sinain” atau “Sinina” yang berarti tempat yang diberkahi.


📖 Ayat 3

وَهَٰذَا الْبَلَدِ الْأَمِينِ

“Dan demi kota yang aman ini.”

Yang dimaksud adalah Makkah.

📖 Allah berfirman dalam Surah Quraisy: 4

الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُم مِّنْ خَوْفٍ

“Yang memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa takut.”

🔹 Al-Qurthubi menyebut Makkah disebut “Al-Amin” karena keamanan di dalamnya sejak zaman jahiliah hingga Islam.

🎤 Pesan:

Allah bersumpah dengan tempat turunnya para nabi:

  • Tin & Zaitun (wilayah Isa)
  • Sinai (wilayah Musa)
  • Makkah (wilayah Muhammad ﷺ)

Ini isyarat: risalah para nabi satu.


MANUSIA DALAM BENTUK TERBAIK

📖

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

“Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”

🔹 Ibnu Katsir: maksudnya bentuk fisik paling sempurna dan struktur paling seimbang.

🔹 Fakhruddin Ar-Razi dalam Mafatih al-Ghaib menambahkan: manusia diberi akal, ruh, dan kemampuan memilih.

🎤 Pesan kuat:

Kita sering insecure.

Merasa kurang cantik.
Kurang tinggi.
Kurang putih.

Padahal Allah bilang: “Ahsani Taqwim” — bentuk terbaik!

🎭 Humor:

Kadang yang bikin kita merasa jelek bukan cermin…
Tapi scroll Instagram kebanyakan.

Padahal Allah sudah bilang kita terbaik.
Tapi kita lebih percaya filter.


DIKEMBALIKAN KE SERENDAH-RENDAHNYA

📖

ثُمَّ رَدَدْنَاهُ أَسْفَلَ سَافِلِينَ

“Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya.”

Mayoritas mufassir (Ibnu Katsir) menafsirkan sebagai usia tua, pikun, lemah.

📖 Dalil pendukung:

Surah An-Nahl: 70

وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ

“Dan di antara kamu ada yang dikembalikan ke usia paling lemah.”

🎤 Pesan:

Masa muda itu amanah.
Karena nanti kekuatan akan pergi.

🎭 Humor:

Waktu muda begadang kuat sampai subuh.
Sekarang jam 9 malam sudah bilang: “Ngantuknya sunnah.”


PAHALA TIDAK TERPUTUS

📖

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ

“Kecuali orang-orang beriman dan beramal saleh, bagi mereka pahala yang tidak terputus.”

Hadis riwayat Bukhari:

«إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا»
(HR. Bukhari no. 2996)

“Jika seorang hamba sakit atau safar, dicatat baginya pahala seperti saat ia sehat dan menetap.”

Ini menunjukkan amal kebiasaan akan terus mengalir.

🔹 Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan: amal rutin memiliki keistimewaan di sisi Allah.


MENGAPA MASIH MENDUSTAKAN?

📖

فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّينِ

“Maka apa yang membuatmu mendustakan hari pembalasan?”

Kalau manusia bisa:

  • Diciptakan sempurna
  • Menjadi tua
  • Lemah

Bukankah itu bukti Allah mampu membangkitkan?

🔹 Fakhruddin Ar-Razi: ayat ini argumentasi rasional tentang kebangkitan.


ALLAH HAKIM PALING ADIL

📖

أَلَيْسَ اللَّهُ بِأَحْكَمِ الْحَاكِمِينَ

“Bukankah Allah hakim yang paling adil?”

Hadis riwayat Abu Dawud:

«مَنْ قَرَأَ وَالتِّينِ إِلَى آخِرِهَا فَلْيَقُلْ: بَلَى وَأَنَا عَلَى ذَلِكَ مِنَ الشَّاهِدِينَ»

“Barang siapa membaca Surah At-Tin hingga akhir, hendaklah ia berkata: ‘Balaa wa ana ‘ala dzalika minasy syahidin.’”

🔹 Ibnu Katsir menyebut ini sebagai bentuk pengakuan iman.

🎤 Pesan penutup:

Kita ini diciptakan terbaik.
Jangan hidup seperti terburuk.

Allah Maha Adil.
Setiap amal dihitung.


🎯 KESIMPULAN 

  1. Allah bersumpah dengan tempat-tempat risalah.
  2. Manusia diciptakan paling sempurna.
  3. Masa muda akan lemah.
  4. Amal saleh adalah investasi.
  5. Hari pembalasan pasti datang.
  6. Allah seadil-adilnya hakim.


Tidak ada komentar