MANUSIA: DARI TIDAK DISEBUT… MENUJU SURGA ATAU NERAKA
“MANUSIA: DARI TIDAK DISEBUT… MENUJU SURGA ATAU NERAKA”
KITA PERNAH “TIDAK ADA”
📖 Ayat
هَلْ أَتَىٰ عَلَى الْإِنسَانِ حِينٌ مِّنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُن شَيْئًا مَّذْكُورًا
Artinya:
“Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, ketika dia belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?”
📚 Tafsir Ulama
- Ibn Kathir – Tafsīr al-Qur’ān al-‘Azhīm
Manusia pernah tidak ada. Tidak dikenal. Tidak disebut. - Ath-Thabari – Jāmi‘ al-Bayān
Bisa bermakna Nabi Adam sebelum ditiupkan ruh, atau jenis manusia dalam kandungan.
🎤 Renungan
Saudara-saudaraku…
Dulu kita tidak ada.
Tidak punya nama.
Tidak punya gelar.
Tidak punya jabatan.
Sekarang?
Sedikit jabatan… sudah sombong.
😄 Humor:
Dulu cuma tanah.
Sekarang tanahnya naik pangkat jadi manajer… lupa asal-usul.
AYAT 2 — MANUSIA DICIPTAKAN UNTUK DIUJI
📖 Ayat
إِنَّا خَلَقْنَا الْإِنسَانَ مِن نُّطْفَةٍ أَمْشَاجٍ نَّبْتَلِيهِ
“Kami ciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur untuk Kami uji dia.”
📖 Dalil Pendukung
Surah Al-Mulk 2
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ
“Yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kalian.”
📚 Hadis
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌ خَضِرَةٌ
وَإِنَّ اللَّهَ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيهَا فَيَنْظُرُ كَيْفَ تَعْمَلُونَ
(HR. Muslim)
“Dunia itu manis dan hijau, Allah menjadikan kalian pengelola dan melihat bagaimana kalian beramal.”
📚 Tafsir
- Al-Qurthubi – Al-Jāmi‘ li Ahkām al-Qur’an
Ujian bukan hanya susah, tapi nikmat juga ujian.
😄 Humor:
Kita kalau diuji matematika stres.
Padahal hidup ini ujian 24 jam… dan soalnya bocor — jawabannya: TAAT.
AYAT 3 — PILIHAN: SYUKUR ATAU KUFUR
إِنَّا هَدَيْنَاهُ السَّبِيلَ
إِمَّا شَاكِرًا وَإِمَّا كَفُورًا
“Kami beri petunjuk jalan; ada yang bersyukur, ada yang kufur.”
📖 Dalil
Surah Fussilat 46
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ
“Siapa berbuat baik, untuk dirinya sendiri.”
📚 Penjelasan
- Ibn Qayyim al-Jawziyya – Madarij as-Salikin
Hidayah sudah dijelaskan. Tinggal kemauan hati.
😄 Humor:
GPS saja kalau salah jalan bilang: “Recalculating.”
Kita salah jalan hidup… tidak mau recalculating.
AYAT 4 — ANCAMAN UNTUK YANG KUFUR
إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ سَلَاسِلَ وَأَغْلَالًا وَسَعِيرًا
“Kami siapkan rantai, belenggu, dan neraka menyala.”
📖 Dalil
Surah An-Nisa 56
كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ
“Setiap kulit hangus, Kami ganti.”
📚 Tafsir
- Al-Baghawi – Ma‘ālim at-Tanzīl
Rantai itu nyata, bukan kiasan.
😶 Humor ringan:
Di dunia takut dirantai debt collector…
di akhirat rantainya bukan soal cicilan.
AYAT 5–12 — GOLONGAN AL-ABRAR (PENGHUNI SURGA)
Ciri mereka:
- Menunaikan nazar
- Takut hari kiamat
- Memberi makan miskin
- Ikhlas tanpa pamrih
📖 Ayat
إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ
لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا
“Kami memberi makan hanya karena Allah, tidak ingin balasan atau terima kasih.”
📚 Hadis
Rasulullah ﷺ bersabda:
السَّبْعَةُ الَّذِينَ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ...
وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا
(HR. Bukhari Muslim)
“Salah satu yang mendapat naungan Allah: orang yang bersedekah diam-diam.”
📚 Tafsir
- Fakhr al-Din al-Razi – Mafātih al-Ghayb
Ikhlas adalah inti kemuliaan ayat ini.
😄 Humor:
Sedekah sekarang kadang pakai kamera 4K.
Dapat pahala… atau dapat followers?
AYAT 13–22 — DETAIL SURGA
Tidak panas. Tidak dingin.
Buah mendekat.
Minuman jahe.
Pelayan seperti mutiara.
📖 Ayat
وَسَقَاهُمْ رَبُّهُمْ شَرَابًا طَهُورًا
“Rabb mereka memberi minuman yang suci.”
📚 Tafsir
- Ibn Kathir
Minuman itu menyucikan hati dari semua kotoran dunia.
😄 Humor:
Di dunia minuman ada efek samping.
Di surga? Efeknya cuma bahagia.
AYAT 23–26 — PERINTAH SABAR & IBADAH MALAM
فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ
“Bersabarlah terhadap ketetapan Rabbmu.”
📖 Hadis
Rasulullah ﷺ bersabda:
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ
إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ
(HR. Muslim)
“Menakjubkan urusan mukmin, semuanya baik.”
AYAT 27 — CINTA DUNIA
إِنَّ هَٰؤُلَاءِ يُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ
“Mereka mencintai yang segera (dunia).”
📖 Dalil
Surah Al-A'la 16-17
بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا
وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ
😄 Humor:
Kalau diskon dunia rebutan.
Diskon pahala… sepi.
KEHENDAK ALLAH & PILIHAN MANUSIA
وَمَا تَشَاؤُونَ إِلَّا أَن يَشَاءَ اللَّهُ
“Kalian tidak berkehendak kecuali Allah menghendaki.”
📚 Tafsir
- Ibn Taymiyyah – Majmu‘ al-Fatāwa
Ayat ini menegaskan keseimbangan antara kehendak manusia dan kehendak Allah.
🎯 PENUTUP
Surah ini menggambarkan:
- Asal kita hina
- Hidup adalah ujian
- Pilihan di tangan kita
- Surga nyata
- Neraka nyata
- Dunia sementara
Post a Comment