MEMBANGUN KESADARAN BER-ISLAM. (Dari Islam Identitas menuju Islam Kesadaran & Perjuangan)
MEMBANGUN KESADARAN BER-ISLAM
(Dari Islam Identitas menuju Islam Kesadaran & Perjuangan)
⏱️ BAGIAN 1 — MUKADIMAH (±10 MENIT)
Assalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.
Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn…
Segala puji hanya milik Allah, Rabb yang membolak-balikkan hati.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ,
kepada keluarga beliau, sahabat beliau, dan umatnya hingga akhir zaman.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullāh…
Nikmat terbesar yang sering tidak kita syukuri adalah nikmat Islam.
Karena apa?
Karena kita lahir sudah Islam, bukan memperjuangkan.
Kalau nikmat itu datang tanpa perjuangan,
biasanya tidak terasa mahalnya.
Coba bayangkan:
HP jatuh sekali langsung panik,
tapi iman jatuh berkali-kali… kita bilang:
“Ah… nanti juga naik sendiri.” 😄
Padahal iman itu bukan pulsa,
tidak akan bertambah kalau dibiarkan.
⏱️ BAGIAN 2 — FENOMENA LEMAHNYA KESADARAN BER-ISLAM (±20 MENIT)
📖 QS. Al-An‘ām: 125
فَمَن يُرِدِ اللَّهُ أَن يَهْدِيَهُ يَشْرَحْ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ
Artinya:
“Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapat petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk menerima Islam.”
Ma’asyiral muslimin…
Tanda hidayah itu lapang dada,
bukan hanya ramai ibadah.
Ada orang rajin, tapi mudah nyinyir.
Ada orang aktif, tapi susah dinasihati.
🧠 Tafsir Ulama
Ibnu Katsir رحمه الله berkata:
Lapang dada itu menerima perintah dan larangan tanpa perlawanan batin.
📚 Tafsīr Ibnu Katsīr
Kalau disuruh shalat senyum,
tapi dilarang riba langsung banyak dalil…
itu tanda iman masih pilih-pilih.
📖 QS. Az-Zumar: 22
أَفَمَنْ شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِّن رَّبِّهِ
Artinya:
“Apakah orang yang Allah lapangkan dadanya untuk Islam lalu ia berada di atas cahaya dari Rabb-nya…?”
Imam Al-Qurthubi رحمه الله menjelaskan:
Cahaya iman membuat seseorang sensitif terhadap dosa, walau kecil.
📚 Tafsīr Al-Qurthubī
Sekarang terbalik:
dosa besar dianggap biasa,
nasihat kecil dianggap menghakimi 😄
⏱️ BAGIAN 3 — TARBIYAH BIT-TALAQQI: BELAJAR AGAMA DENGAN BENAR (±20 MENIT)
📜 Hadits
«مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ»
(HR. Bukhari & Muslim)
Artinya:
“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, Dia fahamkan ia dalam agama.”
Ma’asyiral muslimin…
Islam itu bukan perasaan,
Islam itu ilmu.
Kalau Islam cuma perasaan:
- Lagi semangat, taat
- Lagi capek, tinggalkan
Imam An-Nawawi رحمه الله berkata:
Ilmu adalah pemimpin amal, amal mengikuti ilmu.
📚 Syarh Shahih Muslim
Humor aman:
Ngaji itu bukan bikin bodoh,
yang bikin bodoh itu ngaji setahun tapi bolos terus 😄
⏱️ BAGIAN 4 — TARBIYAH BIL AHDĀTS: DITEMPA OLEH PERISTIWA (±25 MENIT)
i️⃣ Menjaga Hidayah
📖 QS. Al-Baqarah: 207
وَمِنَ النَّاسِ مَن يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ
Artinya:
“Di antara manusia ada yang mengorbankan dirinya demi mencari ridha Allah.”
Ibnu Abbas رضي الله عنهما:
Ayat ini tentang orang yang mempertahankan iman meski harus kehilangan dunia.
📚 Tafsīr Ath-Thabari
Hari ini:
- Iman dikorbankan demi jabatan
- Akhlak dijual demi like
- Prinsip dilepas demi aman
Padahal dunia tidak bisa menolong kita di kubur.
ii️⃣ Mengajak Orang Ber-Islam
📜 Hadits
«لَأَنْ يَهْدِيَ اللَّهُ بِكَ رَجُلًا وَاحِدًا…»
Artinya:
“Jika Allah memberi hidayah kepada satu orang lewat dirimu, itu lebih baik dari unta merah.” (harga 1 Unta Merah setara dengan Rp. 1 Milyar)
Dakwah bukan hanya ceramah,
tapi contoh hidup.
Kadang:
- Senyum kita = dakwah
- Jujur kita = dakwah
- Sabar kita = dakwah
iii️⃣ Mempertahankan Islam
📖 QS. Al-Baqarah: 208
ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً
Artinya:
“Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan.”
Syaikh As-Sa‘di رحمه الله:
Islam tidak boleh dipilah sesuai selera.
📚 Taisīr Karīm Ar-Raḥmān
Islam bukan prasmanan.
Bukan ambil shalat, buang akhlak. 😄
⏱️ BAGIAN 5 — HADITS ARBA’IN: PONDASI AKHLAK
Hadits 15
«فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ»
Diam kadang lebih berpahala
daripada komentar panjang tapi nyakitin.
Hadits 16
«لَا تَغْضَبْ»
Marah itu api,
kalau tidak dipadamkan,
bisa membakar iman.
⏱️ PENUTUP
Ma’asyiral muslimin…
Islam bukan sekadar kita anut,
tapi kita jaga,
kita hidupi,
dan kita perjuangkan.
🤲 DOA
Allāhumma…
kami datang kepada-Mu
dengan iman yang lemah,
amal yang sedikit,
dan dosa yang banyak…
Ya Allah…
kami Islam sejak lahir,
tapi sering lupa bersyukur…
Ya Allah…
ampuni kami
yang menjaga dunia
lebih serius
daripada menjaga iman…
Ya Allah…
jika Engkau tidak kuatkan hati kami,
maka siapa lagi yang mampu menjaga kami…
Allāhumma yā Muqallibal qulūb,
tsabbit qulūbanā ‘alā dīnik…
Ya Allah…
jangan Engkau cabut Islam dari kami
saat kami merasa aman…
Jangan Engkau biarkan kami mati
dalam keadaan lalai…
Jadikan anak-anak kami
pejuang agama-Mu…
bukan sekadar pewaris nama Islam…
Rabbana la tuzigh qulūbana ba‘da idz hadaytana…
dan wafatkan kami
dalam husnul khatimah…
Āmīn… Āmīn… Yā Rabbal ‘ālamīn.
Post a Comment