Menaklukkan Jalan Terjal: Kita di Golongan Kanan atau Kiri?
“Menaklukkan Jalan Terjal: Kita di Golongan Kanan atau Kiri?”
🕰️PEMBUKAAN
Alhamdulillah…
Saudaraku yang dimuliakan Allah…
Allah membuka Surah Al-Balad dengan sumpah:
لَا أُقْسِمُ بِهَٰذَا الْبَلَدِ وَأَنتَ حِلٌّ بِهَٰذَا الْبَلَدِ
“Aku bersumpah dengan negeri ini (Mekah), dan engkau (Muhammad) halal di negeri ini.”
Allah bersumpah dengan Mekah.
Kota suci. Kota perjuangan. Kota pengorbanan.
Dan Allah bersumpah:
وَوَالِدٍ وَمَا وَلَدَ
“Dan demi bapak (Adam) dan anak keturunannya.”
Itu kita.
Artinya:
Sumpah ini tentang manusia.
Tentang kita.
💥 HIDUP INI BERAT
لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي كَبَدٍ
“Sungguh Kami ciptakan manusia dalam susah payah.”
Jangan kaget kalau capek.
Jangan heran kalau diuji.
Anak sakit.
Usaha turun.
Rumah tangga goyah.
Itu kabad.
Hidup bukan taman hiburan.
Hidup adalah arena ujian.
Saudaraku…
Kadang kita berkata:
“Kenapa hidupku berat?”
Jawabannya:
Karena memang begitu desainnya.
KESOMBONGAN MANUSIA
أَيَحْسَبُ أَن لَّن يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌ
Apakah dia menyangka tidak ada yang berkuasa atasnya?
Manusia kadang merasa kuat.
Merasa:
- Uangnya banyak
- Relasinya luas
- Jabatannya tinggi
Lalu berkata:
يَقُولُ أَهْلَكْتُ مَالًا لُّبَدًا
“Aku telah menghabiskan harta yang banyak.”
Sombong dengan pengeluaran.
Padahal Allah bertanya:
أَيَحْسَبُ أَن لَّمْ يَرَهُ أَحَدٌ
Apakah dia kira tidak ada yang melihat?
Saudaraku…
Kita bisa menipu manusia.
Tidak bisa menipu Allah.
👀 NIKMAT YANG SERING DILUPAKAN
أَلَمْ نَجْعَل لَّهُ عَيْنَيْنِ
Bukankah Kami beri dua mata?
وَلِسَانًا وَشَفَتَيْنِ
Lidah dan dua bibir?
وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ
Dan Kami tunjukkan dua jalan.
Allah beri:
- Mata untuk melihat kebenaran
- Lidah untuk berdzikir
- Jalan untuk memilih
Tapi sering kita pakai:
- Mata untuk maksiat
- Lidah untuk menyakiti
- Jalan untuk menjauh dari Allah
Diam sejenak…
Apakah kita sudah gunakan nikmat sesuai tujuan?
⛰️ JALAN TERJAL
فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ
Mengapa dia tidak menempuh jalan terjal?
Apa itu jalan terjal?
فَكُّ رَقَبَةٍ
Membebaskan budak.
أَوْ إِطْعَامٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ
Memberi makan saat kelaparan.
يَتِيمًا ذَا مَقْرَبَةٍ أَوْ مِسْكِينًا ذَا مَتْرَبَةٍ
Anak yatim kerabat.
Orang miskin yang sangat fakir.
Inilah jalan terjal.
Bukan sekadar ibadah pribadi.
Tapi peduli sosial.
Surga tidak gratis.
Surga didaki.
Pertanyaannya:
Kita sudah mendaki…
atau masih nyaman di zona aman?
❤️ IMAN & KASIH SAYANG
ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا
Kemudian dia termasuk orang beriman.
وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
Saling berpesan dalam kesabaran.
وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِ
Saling berpesan dalam kasih sayang.
Iman + sabar + rahmat.
Itulah tiket golongan kanan.
Agama bukan hanya ritual.
Agama adalah kepedulian.
⚖️ GOLONGAN KANAN ATAU KIRI
أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ
Golongan kanan.
وَالَّذِينَ كَفَرُوا... أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ
Golongan kiri.
عَلَيْهِمْ نَارٌ مُّؤْصَدَةٌ
Neraka tertutup rapat.
Tak ada pintu keluar.
Tak ada jeda.
Saudaraku…
Hari itu kita berdiri.
Tidak ada keluarga menolong.
Tidak ada harta membela.
Hanya amal.
🎙️ TRANSISI KE DOA
Jika hari ini Allah bertanya:
“Kamu golongan kanan atau kiri?”
Apa jawaban kita?
Mari kita tundukkan kepala…
🤲 DOA
Ya Allah…
Engkau bersumpah atas kota suci dan manusia…
Dan kami adalah manusia itu, Ya Allah…
Engkau ciptakan kami dalam susah payah…
Dan kami sering mengeluh…
Ampuni keluhan kami, Ya Allah…
Ya Allah…
Jika Engkau tidak menguatkan kami…
Kami tak sanggup mendaki jalan terjal itu…
Ya Allah…
Kami sering memilih jalan mudah…
Padahal jalan surga itu mendaki…
Bimbing kami, Ya Allah…
Tuntun kami melewati “aqabah” itu…
Ya Allah…
Jadikan kami orang yang peduli…
Yang memberi makan saat lapar…
Yang membantu saat sempit…
Jangan jadikan hati kami keras…
Jangan jadikan kami sibuk dengan diri sendiri…
Ya Allah…
Masukkan kami dalam golongan kanan…
Ketika semua manusia gemetar…
Jadikan kami tenang…
Ketika semua dihisab…
Ringankan hisab kami…
Ketika neraka ditutup rapat…
Jauhkan kami darinya…
Ya Allah…
Jika amal kami sedikit…
Tambahkan rahmat-Mu…
Jika dosa kami banyak…
Tutup dengan ampunan-Mu…
Ya Allah…
Kumpulkan kami bersama orang-orang shalih…
Dalam surga-Mu yang tinggi…
Aamiin…
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin…
Post a Comment