BERSIHKAN JIWAMU, SEBELUM TERLAMBAT!

🌞 “BERSIHKAN JIWAMU, SEBELUM TERLAMBAT!”

(Tadabbur Surah Asy-Syams1–15)


🔥PEMBUKAAN 

Jamaah yang dimuliakan Allah…

Allah bersumpah bukan sekali… bukan dua kali…
Tapi sebelas kali sumpah di awal surah ini.

📖 Surah Asy-Syams 1–8

وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا
Demi matahari dan cahayanya di pagi hari.

وَالْقَمَرِ إِذَا تَلَاهَا
Dan bulan apabila mengiringinya.

وَالنَّهَارِ إِذَا جَلَّاهَا
Dan siang apabila menampakkannya.

وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَاهَا
Dan malam apabila menutupinya.

وَالسَّمَاءِ وَمَا بَنَاهَا
Dan langit serta pembinaannya.

وَالْأَرْضِ وَمَا طَحَاهَا
Dan bumi serta penghamparannya.

وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا
Dan jiwa serta penyempurnaannya.

فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا
Maka Allah mengilhamkan kepadanya kefasikan dan ketakwaannya.


📚 Tafsir Ulama

1️⃣ Tafsir Imam Ibn Kathir – Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim

Beliau menjelaskan: Allah bersumpah dengan makhluk-makhluk besar sebagai bukti kekuasaan-Nya, untuk menegaskan pentingnya pesan tentang jiwa.

2️⃣ Tafsir Al-Qurthubi – Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an

Beliau menyebut: jiwa diberi potensi dua arah — bukan dipaksa jadi jahat, tapi diberi pilihan.


🎯 POIN BESAR

Allah sedang berkata:
“Aku bersumpah dengan alam semesta… karena masalah jiwa itu sangat serius!”

🌞 Matahari terbit teratur
🌙 Bulan tidak pernah telat
🌌 Langit tidak retak
🌍 Bumi tidak oleng

Tapi…
Manusia?
Bisa bangun Subuh saja masih nego…

🤣 “Ya Allah… 5 menit lagi…”
Padahal matahari saja tidak pernah bilang:
“Ya Allah… aku capek hari ini…”


🔥 PUNCAK AYAT INTI  

📖 Ayat 9–10

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا
Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya.

وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا
Dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.


💥 Inilah Jawaban Sumpah!

Imam Asy-Syaukani dalam Fathul Qadir menjelaskan:
Inilah inti sumpah panjang tadi — keberuntungan itu bukan pada harta, bukan jabatan, tapi pada tazkiyatun nafs.


📖 Dalil Penguat

1️⃣ Surah Al-A’la 14–15

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّىٰ ۝ وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّىٰ
Sungguh beruntung orang yang membersihkan diri dan mengingat nama Rabbnya lalu shalat.


📖 Hadis Nabi ﷺ

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ
“Setiap anak Adam pasti banyak salah, dan sebaik-baik yang salah adalah yang bertaubat.”
(HR. Tirmidzi no. 2499 – hasan)


🎭 Humor Segar

Kadang kita ini aneh…

Kalau motor kotor → langsung dicuci.
Kalau HP lemot → langsung reset.
Kalau hati kotor → bilang: “Ah… nanti aja Ramadhan.”

🤣

Padahal hati itu seperti kaca.
Kalau tidak dibersihkan… makin lama tidak bisa memantulkan cahaya.


🌋  KAUM TSAMUD

📖 Ayat 11–15

كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِطَغْوَاهَا
Kaum Tsamud mendustakan karena kedurhakaannya.

إِذِ انْبَعَثَ أَشْقَاهَا
Ketika bangkit orang paling celaka di antara mereka.

فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ نَاقَةَ اللَّهِ وَسُقْيَاهَا
Rasul Allah berkata: “Biarkan unta Allah dan minumnya.”

فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُمْ بِذَنْبِهِمْ فَسَوَّاهَا
Mereka mendustakan dan membunuhnya, maka Allah menimpakan azab dan meratakan mereka.

وَلَا يَخَافُ عُقْبَاهَا
Dan Allah tidak takut terhadap akibatnya.


📚 Tafsir Ibn Kathir

Beliau menjelaskan: yang membunuh hanya satu orang (Qudar), tapi seluruh kaum setuju → maka seluruhnya diazab.

💥 Diam terhadap kemungkaran = ikut bagian dosa.


📖 Hadis Penguat

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا رَأَى النَّاسُ الظَّالِمَ فَلَمْ يَأْخُذُوا عَلَى يَدَيْهِ أَوْشَكَ أَنْ يَعُمَّهُمُ اللَّهُ بِعِقَابٍ مِنْهُ
“Jika manusia melihat orang zalim dan tidak mencegahnya, hampir saja Allah meratakan mereka dengan azab.”
(HR. Abu Dawud no. 4338 – sahih)


😢 RENUNGAN JIWA

Saudara-saudaraku…

Kaum Tsamud tidak langsung hancur.
Mereka diberi peringatan.
Diberi mukjizat.
Diberi kesempatan.

Tapi hati mereka keras.

Hati yang keras lebih berbahaya dari batu.

📖 Surah Al-Baqarah 74

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُمْ... فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً
Kemudian hati kalian menjadi keras seperti batu bahkan lebih keras.


🎭 Humor Reflektif

Kadang hati kita keras bukan karena kurang ilmu…
Tapi karena kebanyakan alasan.

“Masih muda…”
“Nanti kalau sudah tua…”
Padahal yang meninggal bukan cuma yang tua.

Kuburan tidak pernah tanya KTP.


KESIMPULAN 

Surah ini mengajarkan 3 hal:

1️⃣ Jiwa punya dua potensi
2️⃣ Yang menang adalah yang disucikan
3️⃣ Jika hati membangkang → kehancuran


😭 DOA 

Ya Allah…
Engkau yang bersumpah dengan matahari…
Engkau yang bersumpah dengan bulan…
Engkau yang menciptakan jiwa kami…

Ya Allah…
Jika Engkau tidak membersihkan hati kami…
Siapa lagi yang mampu?

اللهم آتِ نفوسنا تقواها، وزكِّها أنت خير من زكاها، أنت وليها ومولاها
“Ya Allah, berikanlah jiwa kami ketakwaannya, sucikanlah ia, Engkaulah sebaik-baik yang menyucikannya.”

Ya Allah…
Kami takut menjadi orang yang mengotori jiwa kami…
Kami takut menjadi seperti Tsamud…
Yang diberi tanda tapi tetap membangkang…

Ya Allah…
Jika hari ini hati kami keras…
Lunakkanlah…
Jika mata kami kering dari air mata…
Basahilah dengan tangis taubat…

Ya Allah…
Jangan Engkau cabut hidayah dari keluarga kami…
Jangan Engkau jadikan anak-anak kami ahli maksiat…
Jangan Engkau biarkan rumah kami jauh dari Al-Qur’an…

Ya Allah…
Kami ingin termasuk orang yang Engkau firmankan:

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا

Masukkan kami dalam golongan itu…
Ampuni dosa kami…
Tutup aib kami…
Wafatkan kami dalam keadaan jiwa yang bersih…

Aamiin ya Rabbal ‘Alamin…



Tidak ada komentar