MENGHIDUPKAN RUMAH DENGAN TARAWIH & QIYĀM RAMADHAN
MENGHIDUPKAN RUMAH DENGAN TARAWIH & QIYĀM RAMADHAN
🔹 PEMBUKAAN
Mukadimah
الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullāh,
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah ﷻ, yang masih mempertemukan kita dengan bulan yang mulia, bulan Ramadhan, bulan ampunan, bulan rahmat, bulan pembebasan dari api neraka.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, kepada keluarganya, para sahabatnya, dan siapa saja yang mengikuti sunnah beliau hingga akhir zaman.
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Ramadhan itu bukan hanya soal menahan lapar,
tetapi menghidupkan malam,
bukan hanya menahan haus,
tetapi menghidupkan rumah dengan shalat dan Al-Qur’an.
🔹 BAGIAN 1
RAMADHAN & SHALAT MALAM
Allah ﷻ memanggil orang-orang beriman untuk bangkit di malam hari.
📖 Dalil Al-Qur’an
يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا
“Wahai orang yang berselimut, bangunlah untuk shalat di malam hari kecuali sedikit.”
(QS. Al-Muzzammil: 1–2)
Para ulama menjelaskan, shalat malam adalah sekolah ruhani bagi orang beriman.
📚 Ibnu Katsir رحمه الله:
“Shalat malam menguatkan iman, membersihkan jiwa, dan melapangkan dada.”
(Tafsīr Ibnu Katsīr)
😄
Kalau siang kita sekolah cari ijazah,
malam Ramadhan kita sekolah cari surga.
🔹 BAGIAN 2
KEUTAMAAN TARAWIH BERSAMA IMAM
Rasulullah ﷺ memberikan kabar gembira yang luar biasa.
📖 Hadits Nabi ﷺ
مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ
“Barangsiapa shalat bersama imam sampai selesai, dicatat baginya pahala shalat semalam suntuk.”
(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasā’i – shahih)
📚 Syaikh Ibnu ‘Utsaimin رحمه الله:
“Ini adalah karunia Allah yang sangat besar bagi umat Muhammad.”
(Majālisu Syahri Ramadhān)
😄
Satu jam tarawih,
pahalanya full semalam.
Ini promo dari Allah,
bukan dari marketplace 😄
🔹 BAGIAN 3
TARAWIH DALAM KELUARGA
Jamaah yang dirahmati Allah,
Tarawih bukan hanya urusan masjid,
tapi urusan rumah.
📖 Dalil Al-Qur’an
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
“Wahai orang-orang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
(QS. At-Tahrīm: 6)
📚 Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه berkata:
“Ajari mereka dan didik mereka.”
(Tafsīr Ath-Thabari)
👉 Ayah jadi imam
👉 Ibu jadi penguat
👉 Anak-anak jadi makmum kecil yang belajar cinta masjid
😄
Kalau anak ribut saat tarawih, jangan marah.
Lebih baik ribut di masjid,
daripada diam tapi di warnet 😄
🔹 BAGIAN 4
JUMLAH RAKAAT & TOLERANSI
Tarawih tidak dibatasi jumlah rakaatnya.
📖 Hadits Aisyah رضي الله عنها
مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً
“Rasulullah ﷺ tidak pernah menambah shalat malam lebih dari sebelas rakaat.”
(HR. Al-Bukhari & An-Nasā’i)
📚 Ibnu Taimiyah رحمه الله:
“Semua jumlah rakaat itu baik, tergantung panjang bacaan dan kekhusyukan.”
(Majmū‘ Fatāwā)
😄
Yang sebelas jangan merasa paling sunnah,
yang dua puluh jangan merasa paling kuat.
Yang penting paling ikhlas.
🔹 BAGIAN 5
TARAWIH ITU KHUSYUK, BUKAN BALAPAN
📖 Dalil Al-Qur’an
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ
“Sungguh beruntung orang-orang beriman, yang khusyuk dalam shalatnya.”
(QS. Al-Mu’minūn: 1–2)
📚 Ibnul Qayyim رحمه الله:
“Shalat tanpa khusyuk hanya gerakan badan.”
(Ash-Shalāh)
😄
Kalau rukuk belum selesai sudah sujud,
itu bukan tarawih…
itu flash sale 😄
🔹 PENUTUP
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Ramadhan itu sebentar,
tarawih itu singkat,
tapi pahalanya panjang sampai akhirat.
Mari kita:
✔️ Hidupkan malam Ramadhan
✔️ Hidupkan rumah dengan shalat
✔️ Jadikan anak-anak cinta masjid
✔️ Jadikan tarawih sebagai rindu, bukan beban
🤲 DOA
اللهم يا الله…
Di malam-malam Ramadhan ini kami berdiri di hadapan-Mu,
dengan tubuh yang lemah,
dengan dosa yang banyak,
dengan amal yang sedikit…
Ya Allah…
Jika bukan karena rahmat-Mu,
kami tidak akan mampu berdiri dalam shalat ini.
Ya Allah…
Ampuni dosa-dosa kami,
dosa yang kami ingat dan yang kami lupakan,
dosa di siang hari dan dosa di malam hari.
Ya Allah…
Ampuni dosa kedua orang tua kami,
yang masih hidup maupun yang telah Engkau panggil pulang.
Ya Allah…
Jadikan rumah-rumah kami rumah yang hidup dengan shalat,
bukan rumah yang mati oleh maksiat.
Ya Allah…
Selamatkan anak-anak kami dari api neraka,
hiasilah hati mereka dengan iman,
dan jadikan mereka penyejuk mata kami.
Ya Allah…
Jika Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir kami,
maka terimalah amal kami,
dan wafatkan kami dalam husnul khatimah.
Rabbana taqabbal minna innaka Antas-Samī‘ul ‘Alīm,
wa tub ‘alainā innaka Antat-Tawwābur-Rahīm.
وصلّى الله على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
والحمد لله رب العالمين.
Post a Comment