RAMADHAN: BULAN AL-QUR’AN

RAMADHAN: BULAN AL-QUR’AN

Dari Dibaca, Dipelajari, Hingga Menghidupkan Hati


1️⃣ AL-QUR’AN DITURUNKAN UNTUK DIPIKIRKAN, BUKAN SEKADAR DIBACA

Allah ﷻ menegaskan tujuan diturunkannya Al-Qur’an:

📖 Dalil Al-Qur’an

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah, agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal mendapat pelajaran.”
📖 QS. Ṣād: 29

📚 Ibnu Katsir رحمه الله menjelaskan:

“Al-Qur’an diturunkan bukan hanya untuk dilafalkan, tetapi untuk dipahami, direnungkan, dan diamalkan.”
📖 (Tafsīr Ibnu Katsīr)

😄
Kalau Al-Qur’an cuma dibaca tanpa dipikirkan,
ibarat pesan WhatsApp dibuka tapi nggak dibaca isinya 😄


2️⃣ RAMADHAN: BULAN TURUNNYA AL-QUR’AN

Hubungan Ramadhan dan Al-Qur’an bukan kebetulan, tapi ikatan ilahiah.

📖 Dalil Al-Qur’an

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia…”
📖 QS. Al-Baqarah: 185

📚 Imam Al-Qurthubi رحمه الله:

“Ayat ini menjadi dalil utama dianjurkannya memperbanyak tilawah Al-Qur’an di bulan Ramadhan.”
📖 (Tafsīr Al-Qurthubi)

😄
Kalau Ramadhan tanpa Al-Qur’an,
ibarat lebaran tanpa ketupat 😄


3️⃣ TELADAN NABI ﷺ: MUDARASAH BERSAMA JIBRIL

Rasulullah ﷺ bukan hanya puasa,
tetapi memperbanyak Al-Qur’an secara serius.

📖 Hadits Shahih

Dari Ibnu Abbas رضي الله عنهما:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ

“Rasulullah ﷺ bertemu Jibril setiap malam di bulan Ramadhan, lalu mereka saling mempelajari Al-Qur’an.”
📚 HR. Al-Bukhari dan Muslim

📚 Ibnu Rajab رحمه الله:

“Hadits ini adalah dalil dianjurkannya memperbanyak tilawah dan mempelajari Al-Qur’an di bulan Ramadhan, khususnya pada malam hari.”
📖 (Laṭā’if Al-Ma‘ārif)

😄
Nabi belajar Al-Qur’an ditemani malaikat,
kita belajar Al-Qur’an ditemani…
ngantuk 😄
Tapi tetap berpahala!


4️⃣ BELAJAR AL-QUR’AN SECARA BERKUMPUL (MAJELIS QUR’AN)

Islam sangat menganjurkan halaqah Al-Qur’an.

📖 Hadits Nabi ﷺ

مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ...

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah, membaca Kitab Allah dan mempelajarinya, kecuali turun kepada mereka ketenangan, mereka diliputi rahmat, dikelilingi malaikat, dan Allah menyebut mereka di hadapan para malaikat-Nya.”
📚 HR. Muslim

📚 Imam An-Nawawi رحمه الله:

“Hadits ini menunjukkan keutamaan majelis Al-Qur’an dan belajar bersama.”
📖 (Syarḥ Shahih Muslim)

😄
Kalau kumpul bahas gosip,
yang datang setan.
Kalau kumpul bahas Al-Qur’an,
yang datang malaikat 😄


5️⃣ DUA CARA MUDARASAH AL-QUR’AN

Para ulama menyebutkan dua metode:

🔹 Cara Pertama (Lebih Utama)

Satu orang membaca,
yang lain menyimak dan mengoreksi.

📚 Imam An-Nawawi رحمه الله:

“Menyimak bacaan orang lain dengan niat belajar termasuk ibadah.”
📖 (At-Tibyān)

🔹 Cara Kedua

Membaca bergantian ayat demi ayat.

😄
Yang penting bukan cepat khatam,
tapi tepat bacanya.
Salah makhraj bisa beda arti,
“nikmat” jadi “ni‘mat” 😄


6️⃣ MALAM: WAKTU TERBAIK UNTUK AL-QUR’AN

Mudarasah Nabi dan Jibril terjadi pada malam hari.

📖 Dalil Al-Qur’an

إِنَّ نَاشِئَةَ اللَّيْلِ هِيَ أَشَدُّ وَطْئًا وَأَقْوَمُ قِيلًا

“Sesungguhnya bangun di waktu malam lebih kuat (untuk khusyu’) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.”
📖 QS. Al-Muzzammil: 6

📚 Ibnul Qayyim رحمه الله:

“Al-Qur’an yang dibaca di malam hari lebih meresap ke dalam hati.”
📖 (Zādul Ma‘ād)

😄
Siang baca Qur’an sambil mikir kerjaan,
malam baca Qur’an…
yang mikir tinggal ayat 😄


7️⃣ ADAB MEMBACA AL-QUR’AN

Disunnahkan: ✔️ Dalam keadaan suci
✔️ Menghadap kiblat
✔️ Dengan tartil
✔️ Memilih waktu utama (malam, setelah Maghrib, setelah Subuh)

Namun boleh membaca dalam kondisi apa pun.

📖 Dalil Al-Qur’an

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ

“(Yaitu) orang-orang yang berdzikir kepada Allah sambil berdiri, duduk, dan berbaring.”
📖 QS. Ali ‘Imran: 191

📚 Imam Ibnu Baz رحمه الله:

“Membaca Al-Qur’an sambil duduk, berbaring, atau berjalan tetap berpahala.”
📖 (Majmū‘ Fatāwā)

😄
Baca Qur’an sambil tiduran boleh,
asal jangan ketiduran sebelum ayat selesai 😄


8️⃣ PENUTUP NASIHAT

Ramadhan akan pergi,
tapi Al-Qur’an harus tinggal di hati kita.

Jangan biarkan Al-Qur’an hanya aktif di Ramadhan,
lalu nonaktif sebelas bulan.


📚 DAFTAR RUJUKAN KITAB

  1. Al-Qur’anul Karim
  2. Shahih Al-Bukhari
  3. Shahih Muslim
  4. Tafsīr Ibnu Katsīr
  5. Tafsīr Al-Qurthubi
  6. Laṭā’if Al-Ma‘ārif – Ibnu Rajab
  7. At-Tibyān fi Adābi Ḥamalatil Qur’an – An-Nawawi
  8. Zādul Ma‘ād – Ibnul Qayyim


Tidak ada komentar