NIKMAT YANG TIDAK PERNAH HABIS

NIKMAT YANG TIDAK PERNAH HABIS

وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ – وَفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ – لَا مَقْطُوعَةٍ وَلَا مَمْنُوعَةٍ – وَفُرُشٍ مَرْفُوعَةٍ

“Dan air yang mengalir terus-menerus, buah-buahan yang banyak, tidak terputus dan tidak terlarang, serta kasur-kasur yang ditinggikan.”

Ulasan ulama:

Ibn Katsīr menjelaskan: nikmat surga tidak mengenal musim, tidak ada harga, dan tidak ada antre. (Tafsīr Ibn Katsīr)

Humor : 

Di dunia ambil buah kebun orang bisa dipenjara. Di surga? Ambil sepuasnya, malah dipersilakan 😄

PASANGAN SURGA

إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً – فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا – عُرُبًا أَتْرَابًا – لِأَصْحَابِ الْيَمِينِ

“Kami ciptakan mereka secara langsung, Kami jadikan mereka perawan, penuh cinta, sebaya, untuk golongan kanan.”

Penjelasan: Imam Al-Qurṭubī menegaskan ini balasan kasih sayang Allah bagi hamba-Nya yang menjaga diri di dunia. (Al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān)

Humor : Di dunia… pasangan bisa berubah mood. Di surga… cintanya upgrade, tidak pakai drama 😄

KEBAIKAN ITU MERATA

“Segolongan dari orang terdahulu dan segolongan dari orang kemudian.”

Pesan: Jangan minder hidup di akhir zaman. Pintu surga masih terbuka.

GOLONGAN KIRI

وَأَصْحَابُ الشِّمَالِ… فِي سَمُومٍ وَحَمِيمٍ – وَظِلٍّ مِنْ يَحْمُومٍ

“Dalam angin panas, air mendidih, dan naungan asap hitam.”

Renungan keras: 

Naungan… tapi panas. Minum… tapi menyiksa.

Hadis: Rasulullah ﷺ bersabda: "نَارُكُمْ هَذِهِ الَّتِي يُوقِدُ بَنُو آدَمَ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ" (HR. Bukhari Muslim)

AKAR KEHANCURAN

Hidup bermewah-mewah, malas taat, dan mendustakan akhirat.

Humor pahit: Kalau disuruh bangun subuh berat… tapi begadang nonton bola kuat.

SEMUA DIKUMPULKAN

“Orang terdahulu dan terkemudian pasti dikumpulkan.”

Komentar As-Sa‘dī: Tidak ada satu pun yang lolos dari jadwal Allah. (Tafsīr As-Sa‘dī)

MAKANAN PENGHUNI NERAKA

Zaqqum, air mendidih, minum seperti unta kehausan.

ARGUMEN TAUHID

نَحْنُ خَلَقْنَاكُمْ فَلَوْلَا تُصَدِّقُونَ

“Kami menciptakan kalian, maka mengapa tidak membenarkan?”

Logika Al-Qur’an: Yang mampu mencipta dari air hina, pasti mampu membangkitkan.

TRANSISI KE DOA 

Jamaah… kalau hari ini kita masih diberi waktu… itu bukan karena kita hebat… tapi karena Allah masih sayang.

Tundukkan kepala…

Ya Allah… jika hari ini kami masih tertawa… jangan jadikan kami tertawa terakhir sebelum neraka…

Aamiin…


Tidak ada komentar