RAHMAT & UKHUWAH: JALAN SELAMAT DI ZAMAN HATI YANG MENGERAS
RAHMAT DAN UKHUWAH: JALAN SELAMAT DI ZAMAN HATI YANG MENGERAS
PEMBUKAAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn…
Segala puji bagi Allah ﷻ,
yang membuka Al-Qur’an dengan rahmat,
menurunkan syariat dengan rahmat,
dan tidak akan membuka pintu surga
kecuali bagi hamba-hamba yang hidup dengan rahmat.
Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad ﷺ,
manusia paling lembut hatinya,
namun paling tegas menjaga kebenaran.
Jamaah yang dimuliakan Allah…
📖 Allah berfirman:
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
“Tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam.”
(QS. Al-Anbiyā’: 107)
👉 Bukan hanya rahmat untuk yang seiman,
tapi rahmat untuk seluruh alam.
😄 Humor pembuka:
Kalau Islam itu keras,
tidak mungkin dibuka dengan Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm,
tapi mungkin dengan:
“Perhatian! Yang tidak taat, silakan keluar!” 😄
Tapi Allah membuka agama ini dengan kasih sayang.
BAGIAN I
RAHMAT BISA MENGHAPUS DOSA BESAR
Jamaah…
📖 Nabi ﷺ bersabda:
«بَيْنَا رَجُلٌ يَمْشِي فِي الطَّرِيقِ… فَسَقَى الْكَلْبَ، فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ»
“Seorang lelaki kehausan, lalu memberi minum seekor anjing… maka Allah mengampuninya.”
(HR. Bukhari & Muslim)
📖 Nabi melanjutkan:
«فِي كُلِّ ذَاتِ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ»
“Pada setiap makhluk bernyawa terdapat pahala.”
🧠 Imam An-Nawawi رحمه الله berkata:
“Hadis ini menunjukkan bahwa rahmat, meski kepada hewan, bisa menjadi sebab diampuninya dosa besar.”
😄 Humor:
Ada orang rajin ibadah,
tapi marah kalau kucing numpang lewat di teras.
Hati-hati…
bisa jadi kucing itu lebih dekat ke rahmat Allah daripada kita 😄
👉 Pesan Nabi jelas:
rahmat kecil + ikhlas = ampunan besar.
BAGIAN II
TIDAK MASUK SURGA KECUALI ORANG YANG PENYAYANG
📖 Nabi ﷺ bersabda:
«لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ إِلَّا رَحِيمٌ»
“Tidak masuk surga kecuali orang yang penyayang.”
Para sahabat berkata:
“Wahai Rasulullah, kami semua penyayang.”
Nabi ﷺ menjawab:
«لَيْسَ رَحْمَةَ أَحَدِكُمْ نَفْسَهُ خَاصَّةً…»
“Bukan hanya sayang pada diri sendiri, tapi kepada manusia secara umum.”
🧠 Ibn Rajab رحمه الله:
“Rahmat yang dituntut adalah rahmat sosial, bukan rahmat egois.”
😄 Humor:
Sayang diri sendiri itu mudah:
makan enak, tidur empuk, marah dibela.
Tapi sayang tetangga?
Parkir sedikit saja… grup WA langsung panas 😄
BAGIAN III
JANGAN BANTU SETAN ATAS SAUDARAMU
📖 Atsar salaf:
“Jika kalian melihat saudaramu dihukum karena dosa, jangan mencelanya dan jangan membantu setan, tapi doakan: ‘Ya Allah, rahmatilah dia.’”
🧠 Al-Hasan Al-Basri رحمه الله:
“Orang yang mencela pelaku dosa sering lupa bahwa dirinya bisa jatuh lebih parah.”
😄 Humor pahit:
Kadang kita bilang:
“Saya cuma mengingatkan.”
Padahal isinya:
“Alhamdulillah saya lebih suci dari kamu.”
Itu bukan dakwah… itu pamer aman 😄
BAGIAN IV
UKHUWAH ITU RASA, BUKAN SEKADAR STATUS
📖 Nabi ﷺ bersabda:
«مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَرَاحُمِهِمْ… كَالْجَسَدِ الْوَاحِدِ»
“Perumpamaan kaum beriman dalam kasih sayang seperti satu tubuh.”
(HR. Bukhari & Muslim)
📖 Allah berfirman:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara.”
(QS. Al-Hujurāt: 10)
😄 Humor:
Kalau tangan kiri luka,
tangan kanan tidak bilang:
“Bukan urusan saya.”
Tapi kita…
saudara jatuh malah bilang:
“Makanya!” 😄
BAGIAN V
TELADAN UMAR: KEKUASAAN YANG MELAHIRKAN RAHMAT
Dikisahkan…
Umar bin Khattab رضي الله عنه
menjaga musafir di malam hari,
menanggung nafkah ahli dzimmah tua,
bahkan mengejar unta zakat yang lepas.
Umar berkata:
“Seandainya seekor anak kambing mati di tepi sungai Eufrat, aku takut Allah menanyakannya kepadaku.”
🧠 Ibnul Jauzi رحمه الله:
“Pemimpin yang takut pada Allah akan lembut kepada manusia.”
😄 Humor reflektif:
Umar itu khalifah,
masih patroli malam.
Kita?
RT saja nunggu grup WA dulu 😄
BAGIAN VI
PARA NABI DIDIDIK DENGAN RAHMAT
📖 Nabi ﷺ bersabda:
«مَا مِنْ نَبِيٍّ إِلَّا وَقَدْ رَعَى»
“Tidak ada nabi kecuali pernah menggembala.”
📖 Kisah Nabi Musa yang mengejar kambing lalu memeluknya.
🧠 Ulama berkata:
“Allah mendidik nabi-nabi dengan rahmat sebelum amanah.”
👉 Kalau kepada kambing saja lembut,
bagaimana kepada manusia?
PENUTUP
Jamaah…
Kalau iman kita terasa keras,
biasanya bukan karena kurang ilmu,
tapi karena kurang rahmat.
📖 Allah berfirman:
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ
“Dengan rahmat Allah engkau menjadi lembut.”
(QS. Ali ‘Imran: 159)
🤲 DOA
Allahumma yā Rabb…
Ya Allah…
jika hari ini hati kami keras,
itu karena kami jauh dari rahmat-Mu.
Ya Allah…
kami sering sibuk menilai,
tapi lupa mendoakan.
Kami cepat marah,
lambat memaafkan,
mudah membenci,
sulit merangkul…
😭 Ya Allah… ampuni kami…
Ya Allah…
lembutkan hati kami sebagaimana Engkau melembutkan hati Nabi-Mu.
Jangan jadikan kami hamba yang rajin ibadah
tapi kasar kepada sesama.
😭 Ya Allah…
satukan hati kami yang tercerai,
damaikan keluarga yang saling diam,
lunakkan ukhuwah yang retak karena ego.
Ya Allah…
jika hari ini ada saudara kami yang jatuh dalam dosa,
jangan Engkau uji kami dengan kesombongan,
tapi uji kami dengan doa dan kasih sayang.
😭 Ya Allah…
jangan Engkau cabut rahmat dari kampung kami,
dari masjid kami,
dari keluarga kami.
Ya Allah…
jadikan kami hamba yang Engkau cintai,
karena kami mencintai makhluk-Mu.
Allahumma innā nas’aluka qalban salīman,
ṣadran wasī‘an,
wa nafsan raḥīmah…
Rabbana…
jika bukan karena rahmat-Mu,
kami semua binasa.
Terimalah taubat kami…
peluk kami dengan ampunan-Mu…
dan wafatkan kami dalam keadaan saling mencintai karena-Mu…
Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn…
Kalau Jordan mau, saya bisa:
- Menyederhanakan jadi 60 menit
- Menguatkan jadi tabligh akbar versi keras
- Atau mengubah doa jadi lebih panjang & lebih emosional
Tinggal bilang saja.
Post a Comment