RAMADHAN, CINTA HALAL, DAN KELUARGA BERTAQWA
RAMADHAN, CINTA HALAL, DAN KELUARGA BERTAQWA
⏱️ BAGIAN 1 — PEMBUKAAN
Mukadimah
Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn…
Segala puji bagi Allah yang menciptakan cinta,
menghalalkan yang indah,
dan mengharamkan yang merusak.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ,
kepada keluarganya, isteri-isterinya,
dan para sahabat yang membangun rumah tangga di atas iman.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
khususnya para suami dan istri yang dimuliakan Allah…
Islam bukan agama yang kering dari kasih,
bukan pula agama yang memusuhi naluri.
Islam adalah agama yang mendidik cinta,
bukan mematikan rasa.
😄 Kalau Islam melarang semua yang nikmat,
tidak akan ada kata “halal” dalam Al-Qur’an.
⏱️ BAGIAN 2 — RAMADHAN BUKAN BULAN MEMATIKAN CINTA
Sebagian orang salah paham:
Ramadhan dianggap bulan menjauh dari pasangan.
Padahal Allah justru menurunkan ayat yang sangat lembut.
📖 Firman Allah Ta‘ala
أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ
“Dihalalkan bagi kalian pada malam hari puasa bercampur dengan isteri-isteri kalian. Mereka adalah pakaian bagi kalian, dan kalian pun adalah pakaian bagi mereka.”
(QS. Al-Baqarah: 187)
📌 Kata “uhilla” → dihalalkan, bukan sekadar ditoleransi.
📚 Ibnu Katsir rahimahullah:
“Ini adalah bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.”
(Tafsir Ibnu Katsir)
😄 Allah tahu…
kalau sebulan penuh ditahan semua,
bisa bukan makin taqwa… tapi makin sensi.
⏱️ BAGIAN 3 — MAKNA “PAKAIAN” DALAM RUMAH TANGGA
Allah tidak mengatakan:
“mereka teman kalian”
atau
“mereka pemuas kalian”
Tapi Allah memilih kata:
لِبَاسٌ
📌 Pakaian itu:
- menutup aib
- memberi rasa aman
- menghangatkan
- melekat paling dekat
🧕 Tafsir Sahabat
Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma berkata:
“Mereka adalah ketenangan bagimu, dan kamu adalah ketenangan bagi mereka.”
📚 (Tafsir Ath-Thabari)
👉 Suami bukan hanya pencari nafkah.
👉 Istri bukan hanya pengurus rumah.
😄 Kalau baju saja kita pilih yang nyaman,
masa pasangan hidup diperlakukan asal-asalan?
⏱️ BAGIAN 4 — HALAL ITU IBADAH, SYAHWAT ITU AMANAH
Allah membolehkan:
- makan
- minum
- dan hubungan suami–istri
📌 Bukan untuk memanjakan,
tapi untuk menampakkan syukur.
📚 Asy-Syathibi رحمه الله:
“Syariat datang untuk menjaga fitrah manusia.”
(Al-Muwafaqat)
📜 Hadits Nabi ﷺ
وَفِي بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ
“Pada hubungan suami-istri kalian terdapat pahala.”
(HR. Muslim)
😄 Yang niatnya benar,
yang halal pun naik kelas jadi ibadah.
⏱️ BAGIAN 5 — BATASAN: SAMPAI TERBIT FAJAR
📖 Firman Allah
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ
“Makan dan minumlah hingga jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.”
(QS. Al-Baqarah: 187)
📌 Setelah fajar:
- jima’ → batal puasa + kaffarat berat
😄 Niatnya sahur,
eh… kok sudah adzan Subuh.
⏱️ BAGIAN 6 — SAAT I’TIKAF: MENAHAN YANG HALAL DEMI YANG LEBIH TINGGI
📖 Firman Allah
وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ
📚 Ash-Shabuni رحمه الله:
“I’tikaf adalah waktu memutus dunia.”
(Tafsir Ayaatil Ahkaam)
📌 Pesan besar:
- Ada waktu mendekat ke pasangan
- Ada waktu menjauh demi Allah
😄 Bukan anti istri…
tapi sedang fokus ke Rabb istri.
⏱️ BAGIAN 7 — PENUTUP NASIHAT PASUTRI
Wahai para suami:
- jadilah pemimpin yang lembut
- jaga kehormatan istrimu
Wahai para istri:
- jadilah penenang jiwa
- jaga amanah cinta
📖 “Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
(QS. At-Tahrim: 6)
🤲 DOA
Allahumma…
kami datang kepada-Mu
sebagai hamba yang lemah…
sebagai suami dan istri yang penuh kekurangan…
Ya Allah…
jika selama ini kami lebih sering menyakiti pasangan kami
daripada mensyukurinya…
ampuni kami ya Allah…
Ya Allah…
jika lisan kami sering keras kepada istri kami…
jika hati kami sering lalai dari suami kami…
jika rumah kami lebih ramai oleh emosi
daripada dzikir…
maka kami mohon…
bersihkanlah hati kami…
Ya Allah…
jadikan rumah kami rumah yang Engkau ridhoi…
tempat malaikat betah…
tempat anak-anak belajar iman…
bukan tempat setan berpesta…
Ya Allah…
jika cinta kami pernah redup…
hangatkan kembali dengan iman…
jika kesabaran kami menipis…
luaskan dengan rahmat-Mu…
Ya Allah…
jangan Engkau jadikan Ramadhan ini
Ramadhan terakhir kami
kecuali Engkau ampuni seluruh dosa kami…
Ya Allah…
satukan kami di dunia dalam ketaatan…
dan satukan kami kembali di surga-Mu
tanpa perpisahan…
Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina
qurrata a’yun
waj‘alna lil muttaqina imama…
Aamiin… Aamiin… Aamiin…
Post a Comment