TOPENG IMAN DAN WAJAH ASLI: TAKUTLAH PADA NIFAQ
“TOPENG IMAN DAN WAJAH ASLI: TAKUTLAH PADA NIFAQ”
🔥 PEMBUKAAN
Alhamdulillāhi Rabbil ‘Ālamīn…
Kita memuji Allah yang membolak-balikkan hati.
Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad ﷺ.
Hadirin yang dimuliakan Allah…
Malam ini kita tidak membahas orang lain.
Kita tidak membahas mereka.
Kita membahas… diri kita sendiri.
Karena ayat ini bukan untuk menunjuk orang.
Ayat ini untuk bercermin.
Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 14:
وَاِذَا لَقُوا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قَالُوْٓا اٰمَنَّا ۚ وَاِذَا خَلَوْا اِلٰى شَيٰطِيْنِهِمْ قَالُوْٓا اِنَّا مَعَكُمْ ۙ اِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِءُوْنَ
“Apabila mereka bertemu orang beriman, mereka berkata: kami beriman. Tapi ketika kembali kepada setan-setan mereka, mereka berkata: kami bersama kalian, kami hanya mengolok-olok.”
Allahu Akbar…
Satu lisan.
Dua wajah.
Satu tubuh.
Dua hati.
📖 BAGIAN 1 – MENGENAL NIFAQ
Munafik berasal dari kata nafaqā’ – lubang tikus yang punya dua pintu.
Masuk dari sini… keluar dari sana.
Kalau orang beriman satu hati satu arah.
Munafik?
Satu hati, banyak cadangan.
😂 (Jeda ringan)
Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Ibn Kathir menjelaskan:
Mereka menampakkan iman untuk menjaga darah dan harta, namun menyembunyikan kekufuran dalam hati.
(Juz 1)
Artinya apa?
Islam dijadikan tameng.
Bukan keyakinan.
🌪 BAGIAN 2 – NIFAQ LEBIH BERBAHAYA DARI KUFUR TERBUKA
Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur'an Surah An-Nisa ayat 145:
اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ فِي الدَّرْكِ الْاَسْفَلِ مِنَ النَّارِ
“Sesungguhnya orang munafik berada di tingkatan paling bawah dari neraka.”
Kenapa paling bawah?
Karena mereka menusuk dari dalam.
Kalau musuh di depan jelas.
Kalau musuh di samping kita sambil tersenyum?
Itu bahaya…
Imam Al-Qurtubi berkata:
Mereka lebih berbahaya dari kafir terang-terangan karena mereka merusak barisan dari dalam.
(Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an)
⚠ BAGIAN 3 – TANDA NIFAQ
Rasulullah ﷺ bersabda dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim:
آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ…
Jika berbicara berdusta
Jika berjanji mengingkari
Jika dipercaya berkhianat
(HR Bukhari 33, Muslim 59)
Jamaah…
Bohong kecil?
Janji molor?
Amanah disalahgunakan?
Itu bibit.
Nifaq besar berawal dari nifaq kecil.
Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata:
“Tidaklah seseorang merasa aman dari nifaq kecuali ia munafik.”
Orang beriman itu takut.
💥 BAGIAN 4 – NIFAQ MODERN
Sekarang tidak ada Abdullah bin Ubay.
Tapi ada:
• Masjid story IG
• Tapi shalatnya bolong
• Dakwah status
• Tapi chat gelap
😂
Ada yang kalau azan bilang “MasyaAllah…”
Tapi kalau adzan Subuh…
MasyaAllah tidur nyenyaknya.
Islam bukan filter kamera.
Iman bukan pencitraan.
🌧 BAGIAN 5 – TANGISAN PARA SAHABAT
Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu…
Datang kepada Hudzaifah.
“Apakah Rasulullah pernah menyebut namaku dalam daftar munafik?”
Allahu Akbar…
Siapa Umar?
Singa Allah.
Tapi takut nifaq.
Sedangkan kita?
Takut kehilangan followers…
Tidak takut kehilangan iman.
🔥 BAGIAN 6 – HARI KIAMAT
Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-Hadid ayat 13:
يَوْمَ يَقُولُ الْمُنٰفِقُوْنَ… انْظُرُوْنَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُوْرِكُمْ
“Pada hari itu orang munafik berkata: tunggulah kami, kami ingin mengambil cahaya kalian.”
Tapi jawabannya:
ارْجِعُوا وَرَاءَكُمْ فَالْتَمِسُوا نُورًا
“Kembalilah kalian… cari sendiri cahaya!”
Sudah terlambat.
🎯 PENUTUP
Jamaah…
Nifaq itu bukan masalah orang lain.
Itu penyakit hati.
Jangan sampai kita Islam di KTP…
Tapi nifaq di hati.
Minta kepada Allah…
Hati yang lurus.
🤲 DOA
“YA ALLAH SELAMATKAN KAMI DARI NIFAQ”
Allahumma ya Muqallibal qulub…
Ya Allah…
Engkau yang membolak-balikkan hati…
Jangan Engkau bolak-balikkan hati kami kepada nifaq…
اللهم إنا نعوذ بك من النفاق
اللهم إنا نعوذ بك من الشقاق
اللهم إنا نعوذ بك من سوء الأخلاق
Ya Allah…
Kami berlindung dari hati yang dua wajah…
Ya Allah…
Jika kami pernah pura-pura dalam iman…
Ampuni…
Jika kami pernah shalat agar dipuji…
Ampuni…
Jika kami pernah berdusta…
Ampuni…
Ya Allah…
Bersihkan hati kami sebagaimana Engkau membersihkan kain putih dari noda…
اللهم طهر قلوبنا من النفاق
وأعمالنا من الرياء
وألسنتنا من الكذب
وأعيننا من الخيانة
Ya Allah…
Jangan Engkau cabut iman kami saat sakaratul maut…
Ya Allah…
Jadikan akhir hidup kami husnul khatimah…
Ya Allah…
Kumpulkan kami bersama Nabi Muhammad ﷺ
di surga-Mu tanpa hisab…
آمين يا رب العالمين
Post a Comment