WAHAI MANUSIA… SEMBAHLAH RABB-MU!
🌿 NASKAH CERAMAH 90 MENIT
“WAHAI MANUSIA… SEMBAHLAH RABB-MU!”
PEMBUKAAN
Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Kita memuji Allah… Rabb yang menciptakan kita…
Bukan kita yang menciptakan diri kita sendiri…
Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad ﷺ…
Hadirin yang dirahmati Allah…
Malam ini kita bicara tentang satu ayat yang menjadi fondasi seluruh agama.
📖 AYAT POKOK
Al-Qur'an Surah Al-Baqarah Ayat 21
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَالَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
Artinya:
“Wahai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
BAGIAN I – SERUAN UNTUK SEMUA
Perhatikan… Allah tidak berkata:
يا أيها الذين آمنوا
Tapi berkata:
يا أيها الناس
📚 Ath-Thabari berkata:
هذا خطاب عام لجميع بني آدم
“Ini seruan untuk seluruh manusia.”
Islam bukan agama warisan. Bukan agama budaya. Bukan agama keturunan.
Islam adalah pilihan sadar untuk menyembah Allah.
BAGIAN II – PERINTAH UTAMA SEMUA NABI
📖 Surah An-Nahl: 36
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ
“Setiap umat diutus rasul: sembahlah Allah dan jauhi thaghut.”
📖 Surah Al-A’raf: 59
يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ
📚 Ibnu Katsir berkata:
هذه أول دعوة الرسل
“Ini adalah dakwah pertama semua rasul.”
Tauhid bukan cabang agama.
Tauhid adalah akar.
Kalau akar busuk… daun tidak akan selamat.
BAGIAN III – APA ITU IBADAH?
📚 Ibnu Taimiyah:
العبادة اسم جامع لكل ما يحبه الله ويرضاه
“Ibadah adalah segala yang Allah cintai.”
Berarti:
- Mendidik anak dengan niat lillah → ibadah
- Menafkahi keluarga → ibadah
- Senyum kepada pasangan → ibadah
Humor 😄
Ada suami rajin tahajud… Tapi kalau istri minta tolong, jawabnya: “Lagi dzikir!”
Itu bukan tauhid… Itu tauhid versi ego.
BAGIAN IV – MENGAPA DISEBUT “RABB”?
اعْبُدُوا رَبَّكُمُ
Rabb artinya:
- Pencipta
- Pemelihara
- Pengatur
- Pendidik
Allah tidak bilang: “Sembahlah Dzat yang hanya memberi perintah.”
Tapi: “Sembahlah Rabb yang merawatmu sejak janin.”
📚 Al-Qurtubi:
من أقر بالربوبية لزمه الإقرار بالألوهية
“Siapa yang mengakui Rububiyah Allah, wajib mengakui Uluhiyah-Nya.”
Kalau Allah yang menciptakan… Kenapa dunia yang kita takuti?
BAGIAN V – TUJUAN: TAKWA
لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Takwa bukan sekadar takut. Takwa adalah sadar bahwa Allah melihat.
📖 Rasulullah ﷺ bersabda:
اتق الله حيثما كنت
“Bertakwalah kepada Allah di mana pun kamu berada.”
(HR. Tirmidzi)
Takwa itu: Sepi tetap jujur. Ramai tetap lurus.
BAGIAN VI – TURUN EMOSI: REALITA KELUARGA HARI INI
Masalah keluarga bukan kurang uang.
Masalahnya: Kurang tauhid.
Anak lebih takut pada WiFi mati… daripada Allah murka.
Orang tua lebih khawatir nilai rapor… daripada shalat anak.
Kita ajarkan matematika sejak kecil… tapi lupa ajarkan: Siapa Rabb kita?
BAGIAN VII – PENUTUP CERAMAH
Saudaraku…
Kita sibuk membangun rumah… Tapi lupa membangun tauhid.
Padahal rumah tanpa tauhid… mudah roboh.
Kalau Allah jadi pusat keluarga… maka cinta jadi ibadah, nafkah jadi ibadah, didikan jadi ibadah.
🌙 DOA
“YA ALLAH TANAMKAN TAUHID DI KELUARGA KAMI”
Ya Allah…
Engkau Rabb kami…
Yang menciptakan kami…
Yang menciptakan anak-anak kami…
Ya Allah…
Jangan Engkau jadikan rumah kami hanya tempat tidur…
Jadikan ia tempat tumbuhnya tauhid…
Ya Allah…
Tanamkan dalam hati anak-anak kami cinta kepada-Mu…
Lebih dari cinta kepada dunia…
Ya Allah…
Jangan Engkau biarkan anak kami mengenal dunia sebelum mengenal-Mu…
Ya Allah…
Jika kami lalai mendidik tauhid… ampuni kami…
Ya Allah…
Jadikan rumah kami rumah yang di dalamnya disebut nama-Mu…
Ya Allah…
Jangan Engkau cabut iman dari keturunan kami…
📖 Doa Nabi Ibrahim:
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي
“Ya Rabbku, jadikan aku dan keturunanku orang yang mendirikan shalat.”
Ya Allah…
Jadikan anak-anak kami pembela tauhid…
Bukan pembela hawa nafsu…
Ya Allah…
Jika Engkau uji keluarga kami…
Jangan Engkau uji dengan hilangnya iman…
Tetapkan kami dalam kalimat:
لا إله إلا الله
Hingga nafas terakhir.
Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
Post a Comment