Ketika Hati Mencintai Selain Allah


Ketika Hati Mencintai Selain Allah

Tafsir QS Al-Baqarah 165


1. Pembukaan 

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah… 🤲

Pada ayat sebelumnya Allah mengajak manusia merenungkan alam semesta.

Langit.

Bumi.

Hujan.

Lautan.

Semua itu adalah tanda kekuasaan Allah.

Namun meskipun tanda-tanda itu sangat jelas…

tetap saja ada manusia yang menjadikan selain Allah sebagai tandingan-Nya.

Dan bukan hanya menyembahnya…

tetapi juga mencintainya seperti mencintai Allah.

Inilah yang disebut oleh Al-Qur’an sebagai bahaya syirik dalam hati.


2. Membaca Ayat

Allah berfirman:

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللَّهِ أَندَادًا

“Di antara manusia ada yang menjadikan selain Allah sebagai tandingan-tandingan bagi-Nya.”

يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ

“Mereka mencintai tandingan-tandingan itu seperti mencintai Allah.”

وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ

“Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah.”

(QS Al-Baqarah:165)

Ayat ini berbicara tentang cinta dalam hati manusia.

Karena hati manusia selalu terikat kepada sesuatu yang dicintainya.


3. Syirik Tidak Selalu Berupa Berhala

Saudara-saudaraku…

ketika mendengar kata syirik, banyak orang langsung membayangkan berhala.

Padahal syirik tidak selalu berupa patung.

Syirik juga bisa terjadi dalam cinta yang berlebihan kepada selain Allah.

Manusia bisa menjadikan:

harta sebagai berhala,

jabatan sebagai berhala,

popularitas sebagai berhala,

bahkan manusia lain sebagai berhala dalam hatinya.

Ketika sesuatu dicintai lebih dari Allah…

di situlah bahaya syirik mulai muncul.


4. Cinta Orang Beriman kepada Allah

Namun Al-Qur’an kemudian menyebut satu kalimat yang sangat indah.

“Orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah.”

Ini adalah ciri orang beriman.

Mereka mencintai Allah lebih dari apa pun.

Lebih dari harta.

Lebih dari kedudukan.

Lebih dari dunia.

Karena mereka tahu bahwa semua nikmat berasal dari Allah.

Dan semua kehidupan akan kembali kepada Allah.


5. Kisah Cinta Para Sahabat kepada Nabi

Sejarah Islam penuh dengan kisah cinta yang luar biasa kepada Allah dan Rasul-Nya.

Para sahabat mencintai Nabi
Muhammad
dengan cinta yang sangat mendalam.

Salah satu sahabat pernah berkata:

“Wahai Rasulullah, engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri.”

Cinta itu bukan hanya ucapan.

Cinta itu terbukti dengan pengorbanan.

Mereka rela meninggalkan harta.

Rela meninggalkan kampung halaman.

Bahkan rela mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan iman.


6. Bahaya Cinta Dunia

Saudara-saudaraku…

masalah besar manusia bukan karena mereka tidak mencintai Allah sama sekali.

Masalahnya adalah cinta dunia sering mengalahkan cinta kepada Allah.

Ketika dunia memanggil…

manusia berlari.

Tetapi ketika Allah memanggil…

manusia menunda.

Ketika pekerjaan datang…

manusia bersemangat.

Tetapi ketika ibadah datang…

manusia merasa berat.

Di situlah kita harus bertanya kepada diri sendiri.

Siapa sebenarnya yang paling kita cintai?


Humor 

Kadang manusia sangat setia kepada ponselnya.

Jika ponsel berbunyi…

langsung diangkat.

Tetapi ketika adzan berkumandang…

jawabannya sering:

“Sebentar lagi.”

Padahal panggilan adzan adalah panggilan dari Allah.


7. Mengukur Cinta kepada Allah

Saudara-saudaraku…

cinta kepada Allah tidak hanya diukur dengan ucapan.

Cinta diukur dengan ketaatan.

Jika seseorang mencintai Allah…

ia akan menjaga salatnya.

Ia akan menjauhi dosa.

Ia akan berusaha hidup sesuai dengan perintah Allah.

Karena orang yang mencintai seseorang akan berusaha menyenangkan yang ia cintai.


8. Renungan 

Mari kita bertanya kepada hati kita malam ini.

Apa yang paling sering kita pikirkan?

Apa yang paling sering kita kejar?

Apa yang paling kita takutkan kehilangannya?

Jawaban dari pertanyaan itu menunjukkan apa yang sebenarnya paling kita cintai.


9. Penutup 

Suatu hari semua yang kita cintai di dunia akan hilang.

Harta akan ditinggalkan.

Jabatan akan berakhir.

Manusia yang kita cintai akan berpisah.

Namun ada satu cinta yang tidak akan pernah hilang.

Yaitu cinta kepada Allah.

Cinta itulah yang akan menemani kita sampai ke akhirat.


Doa 

اللهم ارزقنا حبك

Ya Allah karuniakan kepada kami cinta kepada-Mu.

اللهم ارزقنا حب من يحبك

Ya Allah karuniakan kepada kami cinta kepada orang-orang yang mencintai-Mu.

اللهم اجعل حبك أحب إلينا من الدنيا وما فيها

Ya Allah jadikan cinta kepada-Mu lebih kami cintai daripada dunia dan segala isinya.

اللهم لا تجعل الدنيا أكبر همنا

Ya Allah jangan jadikan dunia sebagai tujuan terbesar kami.

آمين يا رب العالمين 🤲



Tidak ada komentar