Ketika Kitab Allah Diubah oleh Tangan Manusia
“Ketika Kitab Allah Diubah oleh Tangan Manusia”
Tafsir QS Al-Baqarah: 75
1. Pembukaan Dramatis
Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin.
Segala puji bagi Allah yang menurunkan kitab-Nya sebagai petunjuk bagi manusia.
Allah berfirman:
اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ
“Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al-Qur’an dan Kami pula yang menjaganya.”
(QS Al-Hijr: 9)
Shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Saudara-saudaraku…
Hari ini kita akan membahas sebuah ayat yang sangat keras.
Allah berbicara tentang orang-orang yang mengubah kitab suci mereka sendiri.
2. Ayat yang Mengguncang
Allah berfirman:
اَفَتَطْمَعُوْنَ اَنْ يُّؤْمِنُوْا لَكُمْ
“Apakah kalian masih berharap mereka beriman kepada kalian?”
وَقَدْ كَانَ فَرِيْقٌ مِّنْهُمْ يَسْمَعُوْنَ كَلَامَ اللّٰهِ
“Padahal segolongan mereka mendengar firman Allah.”
ثُمَّ يُحَرِّفُوْنَهٗ مِنْۢ بَعْدِ مَا عَقَلُوْهُ
“Kemudian mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya.”
وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ
“Padahal mereka mengetahui.”
(QS Al-Baqarah: 75)
Ayat ini seperti petir yang menyambar sejarah agama.
3. Sejarah Perubahan Taurat
Ulama tafsir menjelaskan bahwa Taurat asli yang diturunkan kepada Nabi Musa tidak lagi utuh.
Ibnu Taimiyah menjelaskan:
وقع التحريف في التوراة بعد موسى عليه السلام
“Perubahan terjadi pada Taurat setelah Nabi Musa.”
📚 Al-Jawab As-Shahih
Ibnu Hazm menulis:
التوراة الموجودة اليوم ليست التي نزلت على موسى
“Taurat yang ada sekarang bukan Taurat yang diturunkan kepada Musa.”
📚 Al-Fashl fil Milal wal Ahwa wan Nihal
Kisah Sejarah
Pada tahun 586 SM.
Kerajaan Babilonia menyerang Yerusalem.
Baitul Maqdis dihancurkan.
Kitab Taurat hilang.
Puluhan tahun kemudian…
para pendeta menulis ulang kitab tersebut dari ingatan mereka.
Bayangkan.
Kitab wahyu ditulis dari ingatan manusia.
4. Perubahan Injil
Injil yang asli diturunkan kepada Nabi Isa.
Tetapi sekarang ada:
- Injil Matius
- Injil Markus
- Injil Lukas
- Injil Yohanes
Padahal semuanya ditulis puluhan tahun setelah Nabi Isa.
Banyak sejarawan Kristen sendiri mengakui hal ini.
5. Dalil Al-Qur’an Tentang Tahrif
Allah berfirman:
فَوَيْلٌ لِّلَّذِيْنَ يَكْتُبُوْنَ الْكِتٰبَ بِاَيْدِيْهِمْ
“Maka celakalah orang yang menulis kitab dengan tangan mereka sendiri.”
ثُمَّ يَقُوْلُوْنَ هٰذَا مِنْ عِنْدِ اللّٰهِ
“Kemudian mereka berkata: ini dari Allah.”
(QS Al-Baqarah: 79)
Allah juga berfirman:
يُحَرِّفُوْنَ الْكَلِمَ عَنْ مَّوَاضِعِهٖ
“Mereka mengubah kata-kata dari tempatnya.”
(QS An-Nisa: 46)
6. Kisah Dramatis Ulama Yahudi Menyembunyi kan Ayat Nabi
Dalam Taurat sebenarnya ada kabar tentang Nabi Muhammad.
Allah berfirman:
الَّذِيْنَ يَتَّبِعُوْنَ الرَّسُوْلَ النَّبِيَّ الْاُمِّيَّ
“Mereka menemukan Nabi itu tertulis dalam Taurat dan Injil.”
(QS Al-A’raf: 157)
Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa sebagian ulama Yahudi menyembunyikan ayat ini.
Kenapa?
Karena mereka takut kehilangan:
- kekuasaan
- jabatan
- pengaruh.
📚 Tafsir Ibn Katsir
7. Kisah Ulama Yahudi yang Jujur
Ada seorang ulama Yahudi di Madinah bernama Abdullah bin Salam.
Dia membaca Taurat.
Dia menemukan tanda Nabi terakhir.
Ketika Nabi Muhammad datang…
dia melihat wajah Nabi.
Lalu berkata:
“Wajah ini bukan wajah pendusta.”
Ia langsung masuk Islam.
Hadis riwayat Bukhari.
8. Perbandingan Kitab Lama dengan Al-Qur’an
Dalam kitab Ulangan 18:18 disebutkan:
“Tuhan akan mengangkat seorang nabi dari saudara mereka seperti Musa.”
Ulama Islam menjelaskan:
Yang dimaksud bukan Nabi Isa, tetapi Nabi Muhammad.
Karena:
- Musa punya syariat
- Isa tidak membawa syariat baru
- Muhammad membawa syariat.
Dalam Injil Yohanes disebutkan Paraclete.
Sebagian ulama mengatakan kata ini dulunya Periclytos yang berarti “yang terpuji”.
Nama lain dari Muhammad.
9. Kisah Ulama Nasrani Masuk Islam
Seorang ulama besar Nasrani bernama Salman Al-Farisi.
Dia melakukan perjalanan mencari agama yang benar.
Dari satu pendeta ke pendeta lain.
Sampai akhirnya seorang rahib berkata:
“Zaman nabi terakhir sudah dekat.”
Ciri-cirinya:
- lahir di tanah Arab
- menerima hadiah
- tidak makan sedekah
- ada tanda di punggungnya.
Ketika Salman bertemu Nabi Muhammad…
semua tanda itu ada.
Ia langsung masuk Islam.
📚 HR Ahmad
10. Humor
Kadang manusia itu lucu.
Kalau kitab sudah tidak cocok dengan nafsu…
langsung ditafsirkan ulang.
Ada orang ditanya:
“Kenapa kamu tidak shalat?”
Dia jawab:
“Yang penting hatinya bersih.”
🤣
Kalau begitu…
orang yang mandi tidak perlu sabun dong.
Yang penting hatinya bersih.
Ada lagi yang bilang:
“Agama itu fleksibel.”
Tapi kalau gaji dipotong…
langsung bilang:
“Ini tidak fleksibel!”
🤣🤣
11. Keistimewaan Al-Qur’an
Al-Qur’an berbeda dengan kitab sebelumnya.
Ia dihafal oleh jutaan manusia.
Anak umur 7 tahun sudah hafal.
Tidak ada kitab lain seperti ini.
Allah berfirman:
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْاٰنَ لِلذِّكْرِ
“Sesungguhnya Kami mudahkan Al-Qur’an untuk diingat.”
(QS Al-Qamar: 17)
12. Renungan
Saudara-saudaraku…
Bani Israil dihancurkan karena:
- mengubah kitab
- menyembunyikan kebenaran
- menjual agama demi dunia.
Jangan sampai umat Islam mengulangi sejarah yang sama.
13. Penutup
Mari kita pegang Al-Qur’an dengan kuat.
Jangan kita ubah agama untuk mengikuti hawa nafsu.
Allah berfirman:
وَمَنْ اَصْدَقُ مِنَ اللّٰهِ حَدِيْثًا
“Siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?”
(QS An-Nisa: 87)
Doa
Ya Allah…
Jadikan Al-Qur’an cahaya hati kami.
Ya Allah…
Jangan Engkau jadikan kami orang yang memutarbalikkan ayat-Mu.
Ya Allah…
Tetapkan kami di atas kebenaran sampai akhir hayat.
اللهم اجعل القرآن ربيع قلوبنا ونور صدورنا
Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Post a Comment