Ketika Manusia Tidak Menggunakan Akalnya


Ketika Manusia Tidak Menggunakan Akalnya

Tafsir QS Al-Baqarah 171


1. Pembukaan 

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah… 

Pada ayat sebelumnya Allah menjelaskan bahwa sebagian manusia menolak kebenaran dengan satu alasan:

“Kami hanya mengikuti nenek moyang kami.”

Mereka tidak mau berpikir.

Tidak mau menimbang.

Tidak mau mencari dalil.

Dan pada ayat ini Al-Qur’an memberikan perumpamaan yang sangat tajam untuk menggambarkan keadaan mereka.

Perumpamaan ini begitu kuat sehingga banyak ulama mengatakan:

Ini adalah salah satu kritik paling keras Al-Qur’an terhadap manusia yang menolak kebenaran.


2. Membaca Ayat

Allah berfirman:

وَمَثَلُ الَّذِينَ كَفَرُوا كَمَثَلِ الَّذِي يَنْعِقُ بِمَا لَا يَسْمَعُ إِلَّا دُعَاءً وَنِدَاءً

“Perumpamaan orang-orang kafir itu seperti orang yang memanggil hewan yang tidak mendengar selain teriakan dan panggilan.”

Kemudian Allah menggambarkan keadaan mereka:

صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لَا يَعْقِلُونَ

“Mereka tuli, bisu, dan buta, maka mereka tidak menggunakan akalnya.”

(QS Al-Baqarah:171)


3. Perumpamaan yang Sangat Tajam

Saudara-saudaraku…

ayat ini memberikan gambaran yang sangat kuat.

Bayangkan seorang penggembala yang memanggil ternaknya.

Ia berteriak.

Ia memberi perintah.

Tetapi hewan itu hanya mendengar suara, bukan memahami makna.

Ia hanya tahu ada suara.

Namun tidak memahami pesan di balik suara itu.

Begitulah keadaan sebagian manusia.

Mereka mendengar ayat Al-Qur’an.

Mendengar nasihat.

Mendengar kebenaran.

Namun mereka tidak memahaminya.


4. Bukan Karena Tidak Mendengar

Perhatikan satu hal penting.

Ayat ini tidak mengatakan bahwa mereka tidak mendengar.

Mereka mendengar.

Tetapi mereka tidak memahami.

Karena hati mereka tertutup.

Akal mereka tidak digunakan.

Padahal Allah memberikan manusia akal sebagai alat untuk mengenali kebenaran.


5. Kritik Keras Al-Qur’an

Kemudian Al-Qur’an menyebut tiga sifat:

Tuli.
Bisu.
Buta.

Ini bukan selalu berarti secara fisik.

Ini adalah kebutaan hati.

Ada manusia yang telinganya sehat tetapi tidak mau mendengar kebenaran.

Ada manusia yang lisannya fasih tetapi tidak mau mengatakan kebenaran.

Ada manusia yang matanya melihat tetapi tidak mau melihat tanda-tanda Allah.


Humor 

Kadang ada orang berkata:

“Saya sudah dengar ceramah itu berkali-kali.”

Tetapi ketika ditanya:

“Apakah sudah diamalkan?”

Dia menjawab:

“Belum.”

Artinya telinga sudah bekerja…

tetapi hati belum bekerja.


6. Islam Memuliakan Akal

Saudara-saudaraku…

Islam adalah agama yang sangat memuliakan akal.

Banyak ayat Al-Qur’an yang bertanya:

“Apakah kalian tidak berpikir?”

“Apakah kalian tidak memahami?”

“Apakah kalian tidak menggunakan akal?”

Karena akal adalah jembatan menuju iman.

Orang yang menggunakan akalnya akan melihat bahwa alam semesta ini tidak mungkin tercipta tanpa pencipta.

Ia akan melihat bahwa kehidupan ini tidak mungkin tanpa tujuan.


7. Bahaya Menutup Akal

Namun ketika manusia menutup akalnya…

ia bisa jatuh pada keadaan yang sangat rendah.

Lebih rendah daripada hewan.

Karena hewan memang tidak diberi akal.

Tetapi manusia diberi akal lalu tidak menggunakannya.

Itulah sebabnya Al-Qur’an kadang menggunakan perumpamaan yang keras untuk membangunkan manusia.


8. Renungan 

Saudara-saudaraku…

pertanyaan yang harus kita tanyakan kepada diri kita adalah:

Apakah kita hanya mendengar agama?

Ataukah kita memahami agama?

Apakah kita hanya menghafal ayat?

Ataukah kita merenungkan maknanya?

Karena Al-Qur’an bukan hanya untuk didengar.

Al-Qur’an diturunkan untuk dipahami dan diamalkan.


9. Penutup 

Allah telah memberi kita banyak nikmat:

telinga untuk mendengar kebenaran.

mata untuk melihat tanda-tanda Allah.

akal untuk memahami petunjuk-Nya.

Orang yang beruntung adalah orang yang menggunakan semua nikmat itu untuk mendekat kepada Allah.

Dan orang yang merugi adalah orang yang hidup di dunia dengan mata terbuka…

tetapi hatinya tertutup.


Doa 

اللهم افتح قلوبنا لفهم كتابك

Ya Allah bukakan hati kami untuk memahami kitab-Mu.

اللهم اجعلنا من الذين يستمعون القول فيتبعون أحسنه

Ya Allah jadikan kami termasuk orang-orang yang mendengar perkataan lalu mengikuti yang terbaik darinya.

اللهم لا تجعلنا من الغافلين

Ya Allah jangan jadikan kami termasuk orang-orang yang lalai.

آمين يا رب العالمين 🤲



Tidak ada komentar