Ketika Nama Allah Disebut oleh Lisan Kita
Ketika Nama Allah Disebut oleh Lisan Kita
Tafsir QS Al-Baqarah 224–225
1. Pembukaan:
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah…
Di antara dosa yang sering dilakukan manusia tanpa disadari adalah dosa lisan.
Lisan kecil bentuknya…
tetapi dampaknya sangat besar.
Dengan lisan manusia bisa masuk surga.
Dengan lisan pula manusia bisa terjerumus ke dalam neraka.
Karena itu Al-Qur’an memberikan peringatan yang sangat dalam tentang ucapan manusia.
Allah berfirman:
وَلَا تَجْعَلُوا اللَّهَ عُرْضَةً لِّأَيْمَانِكُمْ
“Janganlah kalian menjadikan nama Allah sebagai penghalang dalam sumpah-sumpah kalian.”
(QS Al-Baqarah:224)
2. Kebiasaan Manusia Menggunakan Sumpah
Saudara-saudaraku…
dalam kehidupan sehari-hari sering kali manusia berkata:
“Demi Allah saya tidak akan melakukan itu lagi.”
“Demi Allah saya tidak akan membantu dia.”
“Demi Allah saya tidak akan berbicara dengannya.”
Padahal kadang sumpah itu justru menghalangi kebaikan.
3. Makna Peringatan Ayat Ini
Ayat ini mengajarkan bahwa nama Allah tidak boleh digunakan untuk menutup pintu kebaikan.
Jika seseorang pernah bersumpah untuk tidak melakukan sesuatu yang baik…
maka yang benar adalah membatalkan sumpah itu dan melakukan kebaikan.
Karena tujuan agama bukan mempertahankan sumpah.
Tujuan agama adalah menegakkan kebaikan.
4. Tujuan yang Disebutkan oleh Ayat
Allah melanjutkan ayat ini dengan tiga tujuan besar:
أَن تَبَرُّوا
وَتَتَّقُوا
وَتُصْلِحُوا بَيْنَ النَّاسِ
Agar kalian:
berbuat kebaikan
bertakwa kepada Allah
dan mendamaikan manusia.
Perhatikan…
tiga tujuan ini adalah inti dari kehidupan seorang Muslim.
5. Islam Sangat Menjaga Perdamaian
Di antara pesan penting ayat ini adalah mendamaikan manusia.
Kadang dua orang bertengkar.
Kemudian ada orang yang berkata:
“Saya bersumpah tidak akan ikut campur.”
Padahal jika ia ikut campur mungkin ia bisa mendamaikan mereka.
Karena itu Al-Qur’an melarang sumpah yang menghalangi perdamaian.
6. Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui
Allah menutup ayat ini dengan kalimat yang sangat menggetarkan:
وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
“Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.”
Setiap sumpah yang keluar dari lisan manusia didengar oleh Allah.
Dan setiap niat yang tersembunyi di hati manusia diketahui oleh Allah.
7. Rahasia Ayat Berikutnya
Kemudian Allah menjelaskan sesuatu yang sangat menenangkan hati manusia.
Allah berfirman:
لَا يُؤَاخِذُكُمُ اللَّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ
“Allah tidak menghukum kalian karena sumpah yang tidak disengaja.”
Kadang manusia mengucapkan sumpah tanpa maksud serius.
Seperti ucapan spontan dalam percakapan sehari-hari.
Allah Maha Pengampun terhadap hal seperti ini.
8. Namun Ada Sumpah yang Sangat Berbahaya
Namun Allah melanjutkan dengan peringatan yang sangat serius:
وَلَٰكِن يُؤَاخِذُكُم بِمَا كَسَبَتْ قُلُوبُكُمْ
“Namun Allah menghukum kalian atas sumpah yang disengaja oleh hati kalian.”
Di sinilah letak tanggung jawab besar manusia.
Allah melihat niat yang ada di dalam hati.
Bukan hanya ucapan yang keluar dari lisan.
9. Renungan
Saudara-saudaraku…
betapa banyak manusia yang menjaga ucapan di depan manusia…
tetapi tidak menjaga niat di dalam hatinya.
Padahal Allah mengetahui semuanya.
Tidak ada rahasia yang tersembunyi dari-Nya.
10. Penutup
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah…
ayat ini mengajarkan kepada kita dua hal besar.
Pertama:
jangan gunakan nama Allah untuk menghalangi kebaikan.
Kedua:
jagalah kejujuran hati ketika kita berbicara.
Karena suatu hari nanti…
semua ucapan kita akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.
Doa
Ya Allah…
bersihkan lisan kami dari ucapan yang tidak Engkau ridhai.
Ya Allah…
jaga hati kami agar selalu jujur di hadapan-Mu.
Ya Allah…
jadikan kami termasuk orang-orang yang menggunakan lisan mereka untuk kebaikan dan perdamaian.
Ampuni dosa-dosa kami dan pertemukan kami dengan rahmat-Mu.
آمين يا رب العالمين 🤲
Post a Comment