Allah Maha Mengetahui yang Gaib dan Hari Kiamat Sangat Dekat

Materi Ceramah

“Allah Maha Mengetahui yang Gaib dan Hari Kiamat Sangat Dekat”

Tadabbur Al-Qur'an Surah Surah An-Naḥl Ayat 77


Pembukaan

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا، وَقَدَّرَ كُلَّ شَيْءٍ تَقْدِيرًا، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي بَلَّغَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّى الْأَمَانَةَ.

Amma ba’du…

Jamaah yang dimuliakan Allah…

Manusia sekarang merasa serba canggih:

  • bisa video call lintas negara
  • bisa lihat bumi dari satelit
  • bisa pesan makanan tinggal klik

Tapi tetap saja:

  • tidak tahu kapan mati
  • tidak tahu rezeki besok
  • tidak tahu siapa yang diam-diam screenshot chatnya.

Manusia hebat… tapi tetap terbatas.


Ayat Utama

Firman Allah

Surah An-Naḥl ayat 77

وَلِلّٰهِ غَيْبُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَمَآ اَمْرُ السَّاعَةِ اِلَّا كَلَمْحِ الْبَصَرِ اَوْ هُوَ اَقْرَبُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Artinya:
“Dan milik Allah segala yang gaib di langit dan di bumi. Urusan kiamat itu hanyalah seperti sekejap mata atau lebih cepat lagi. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”


Penjelasan Ayat

1. Semua yang Gaib Milik Allah

Yang gaib artinya:

  • sesuatu yang tidak diketahui manusia
  • tersembunyi dari indra dan akal

Contohnya:

  • kapan ajal datang
  • kapan kiamat terjadi
  • isi hati manusia
  • rezeki masa depan
  • takdir kehidupan

Dalil Al-Qur'an Tentang Ilmu Gaib

Surah Luqman ayat 34

اِنَّ اللّٰهَ عِنْدَهٗ عِلْمُ السَّاعَةِۚ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَۚ وَيَعْلَمُ مَا فِى الْاَرْحَامِۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًاۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌۢ بِاَيِّ اَرْضٍ تَمُوْتُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

Artinya:
“Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; Dia yang menurunkan hujan, mengetahui apa yang ada dalam rahim, dan tidak seorang pun mengetahui apa yang akan dikerjakannya besok, serta tidak seorang pun mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”


Tafsir Para Ulama

Tafsir Ibnu Katsir

Dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim beliau menjelaskan:

Allah mengkhususkan ilmu gaib hanya bagi-Nya. Tidak ada malaikat ataupun nabi yang mengetahui perkara gaib kecuali yang Allah beritahukan.


Tafsir Al-Qurthubi

Dalam Tafsir al-Qurthubi disebutkan:

Ayat ini membantah para dukun, peramal, dan orang-orang yang mengaku mengetahui perkara gaib.


Bahaya Percaya Ramalan dan Dukun

Sekarang banyak orang:

  • percaya zodiak
  • percaya kartu ramalan
  • percaya hari sial
  • percaya “katanya paranormal”

Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ أَتَىٰ عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

Artinya:
“Barang siapa mendatangi tukang ramal lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka salatnya tidak diterima selama empat puluh malam.”

(HR. Sahih Muslim)


Kiamat Sangat Mudah bagi Allah

Allah berfirman:

وَمَآ اَمْرُ السَّاعَةِ اِلَّا كَلَمْحِ الْبَصَرِ

“Urusan kiamat hanyalah seperti sekejap mata.”

Bagi manusia:

  • bangun rumah susah
  • bangun usaha susah
  • bangun pagi lebih susah lagi

Tapi bagi Allah: cukup berkata:

Surah Yasin ayat 82

اِنَّمَآ اَمْرُهٗٓ اِذَآ اَرَادَ شَيْـًٔا اَنْ يَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ

Artinya:
“Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: ‘Jadilah!’ maka jadilah sesuatu itu.”


Hadis Tentang Dekatnya Kiamat

Rasulullah ﷺ bersabda sambil mengisyaratkan dua jari:

بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ

Artinya:
“Aku diutus dan hari kiamat seperti dua jari ini.”

(HR. Sahih al-Bukhari)


Jangan Sibuk Menebak Kiamat

Setiap zaman selalu ada:

  • “kiamat tanggal sekian”
  • “dunia berakhir bulan depan”
  • “planet akan bertabrakan”

Hasilnya? Yang kiamat malah pulsa dan paket internetnya.

Islam tidak mengajarkan: sibuk menebak kapan kiamat.

Tapi Islam mengajarkan: siap menghadapi kiamat.


Ulasan Ulama Tentang Persiapan Akhirat

Perkataan Hasan al-Bashri

Dunia hanyalah tiga hari:

  • kemarin yang sudah pergi
  • besok yang belum tentu datang
  • hari ini yang sedang engkau jalani

Perkataan Ibnul Qayyim

Dalam Al-Fawaid beliau berkata:

Orang cerdas adalah yang mempersiapkan dirinya untuk kehidupan setelah kematian.


Fenomena Manusia Modern

Sekarang orang:

  • takut baterai HP habis
  • tapi tidak takut umur habis

Takut:

“Kuota tinggal sedikit!”

Tapi tidak takut:

pahala tinggal sedikit.

Kalau storage penuh: langsung hapus video.

Kalau dosa penuh: malah tambah lagi.


Tanda Lemahnya Manusia

Manusia:

  • tidak tahu kapan sakit
  • tidak tahu kapan miskin
  • tidak tahu kapan ajal datang

Bahkan: niat tidur sebentar… bangunnya magrib.

Niat buka HP lima menit… tahu-tahu dua jam.


Pelajaran Besar dari Ayat

1. Ilmu gaib hanya milik Allah

2. Hari kiamat pasti datang

3. Kiamat sangat mudah bagi Allah

4. Jangan percaya ramalan dan perdukunan

5. Persiapkan akhirat sebelum terlambat


Muhasabah

Mari bertanya:

  • jika malam ini hidup kita berakhir, apakah kita siap?
  • apakah salat kita sudah benar?
  • apakah dosa kita sudah ditaubati?
  • apakah hati kita sudah dekat dengan Allah?

Karena kematian:

  • tidak menunggu tua
  • tidak menunggu kaya
  • tidak menunggu selesai cicilan.

Humor 

Jamaah…

Kadang manusia lucu.

Kalau ada tulisan:

“Diskon terbatas!”

langsung lari.

Tapi Allah bilang:

“Surga seluas langit dan bumi…”

malah santai.

Ada juga: alarm tahajud dimatikan, tapi alarm flash sale didengar sampai mimpi.


Penutup

Jamaah yang dirahmati Allah…

Yang gaib hanya Allah yang tahu. Tugas kita bukan menebak masa depan, tetapi memperbaiki amal hari ini.

Karena:

  • hidup sangat singkat
  • dunia sementara
  • akhirat selamanya

Doa 

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْمُسْتَعِدِّينَ لِلِقَائِكَ، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا.

“Ya Allah, jadikan kami termasuk orang-orang yang siap bertemu dengan-Mu, dan jangan jadikan dunia sebagai tujuan terbesar kami.”

وَصَلَّى اللَّهُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

Tidak ada komentar