Allah Sendiri yang Membela Nabi-Nya

Materi Ceramah Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Ḥijr Ayat 95

“Allah Sendiri yang Membela Nabi-Nya”

Pembukaan

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ دَافَعَ عَنْ أَوْلِيَائِهِ، وَنَصَرَ أَنْبِيَاءَهُ وَرُسُلَهُ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ خَلْقِهِ وَحَبِيْبِهِ

Amma ba‘du.

Jamaah yang dirahmati Allah…

Dalam hidup ini, salah satu ujian paling sakit bukan dipukul…
tetapi dihina dan diperolok.

Kadang ada orang:

  • kalau tidak suka, bukan menasihati,
  • bukan mengingatkan,
  • tapi mengejek.

Nabi Muhammad ﷺ pun mengalami itu.

Beliau:

  • disebut penyair,
  • disebut tukang sihir,
  • disebut orang gila,
  • ditertawakan,
  • dihina,
  • diperolok.

Tetapi luar biasanya…
Allah langsung turun tangan membela Nabi-Nya.


Ayat yang Dibahas

Firman Allah Ta‘ālā

Surah Al-Ḥijr ayat 95

﴿ اِنَّا كَفَيْنٰكَ الْمُسْتَهْزِءِيْنَ ﴾

Artinya:

“Sesungguhnya Kami memelihara engkau (Muhammad) dari (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan.”


1. Allah Menjamin Perlindungan untuk Nabi ﷺ

Kata:

﴿ كَفَيْنٰكَ ﴾

artinya:

“Kami cukupkan perlindungan bagimu.”

Subhanallah…

Artinya:

  • Allah yang menjaga,
  • Allah yang membela,
  • Allah yang melindungi Rasulullah ﷺ.

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm berkata:

“Allah menjaga Nabi-Nya dari para penghina dan memperlihatkan kehinaan mereka.”


2. Orang-Orang yang Mengejek Nabi ﷺ

Dalam riwayat tafsir disebutkan beberapa tokoh Quraisy yang terkenal suka mengejek Nabi:

  • Al-Walid bin Mughirah,
  • Al-‘Ash bin Wā’il,
  • Al-Aswad bin ‘Abd Yaghūts,
  • dan lainnya.

Imam Ath-Ṭabari dalam Jāmi‘ul Bayān meriwayatkan:

Mereka semua akhirnya binasa dengan cara yang hina akibat kesombongan mereka sendiri.

Subhanallah…

Kadang manusia merasa:

“Saya kuat.” “Saya terkenal.” “Saya punya pengaruh.”

Padahal kalau Allah sudah murka… cukup satu penyakit, cukup satu musibah, cukup satu detik.


3. Allah Membela Orang Beriman

Bukan hanya Nabi ﷺ…

Allah juga membela orang-orang beriman.

Firman Allah

Surah Al-Ḥajj ayat 38

﴿ اِنَّ اللّٰهَ يُدَافِعُ عَنِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا ﴾

Artinya:

“Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman.”


4. Jangan Sedih Karena Ejekan Manusia

Kadang orang yang ingin hijrah diuji:

  • mulai pakai hijab → diejek,
  • rajin masjid → dibilang sok alim,
  • belajar agama → disebut radikal,
  • berhenti maksiat → dibilang tidak gaul.

Padahal…

Semua nabi pernah dihina.

Firman Allah

Surah Al-An‘ām ayat 10

﴿ وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِّنْ قَبْلِكَ ﴾

Artinya:

“Dan sungguh, rasul-rasul sebelum engkau pun telah diperolok-olokkan.”


5. Cara Menghadapi Ejekan: Dekat kepada Allah

Dalam tafsir ayat-ayat setelah ini, Allah mengajarkan obat hati Nabi ﷺ:

  • bertasbih,
  • sujud,
  • salat,
  • memperbanyak ibadah.

Firman Allah

Surah Al-Ḥijr ayat 97–99

 وَلَقَدْ نَعْلَمُ اَنَّكَ يَضِيْقُ صَدْرُكَ بِمَا يَقُوْلُوْنَۙ ۝٩٧ فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُنْ مِّنَ السّٰجِدِيْنَۙ ۝٩٨ وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتّٰى يَأْتِيَكَ الْيَقِيْنُ ۝٩٩ 

Artinya:

“Dan sungguh Kami mengetahui bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah engkau termasuk orang-orang yang bersujud. Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu keyakinan (ajal).”


6. Akhlak Nabi ﷺ Saat Dihina

Luar biasanya Nabi ﷺ…

Semakin dihina, semakin lembut.

Semakin disakiti, semakin mendoakan.

Hadis Nabi ﷺ

Ketika malaikat penjaga gunung menawarkan menghancurkan penduduk Thaif, Nabi ﷺ berkata:

بَلْ أَرْجُوْ أَنْ يُخْرِجَ اللَّهُ مِنْ أَصْلَابِهِمْ مَنْ يَعْبُدُ اللَّهَ وَحْدَهُ

Artinya:

“Aku berharap Allah mengeluarkan dari keturunan mereka orang-orang yang menyembah Allah semata.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Subhanallah…


7. Ujian Orang Baik Memang Berat

Hadis Nabi ﷺ

أَشَدُّ النَّاسِ بَلَاءً الْأَنْبِيَاءُ ثُمَّ الْأَمْثَلُ فَالْأَمْثَلُ

Artinya:

“Manusia yang paling berat ujiannya adalah para nabi, lalu yang semisal mereka, lalu yang semisal mereka.”

(HR. at-Tirmidzi)


Humor 

Jamaah…

Kadang ada orang baru hijrah sedikit:

  • celananya mulai di atas mata kaki,
  • rajin masjid,
  • mulai nolak gibah…

Eh temannya langsung bilang:

“Wih… ustaz lewat!”

Padahal dulu waktu dia rajin nongkrong sampai jam 2 pagi… tidak ada yang bilang:

“Wih… calon penghuni neraka lewat!”

🤣🤣🤣

Ada juga orang: kalau lihat temannya rajin ngaji langsung alergi.

Tapi kalau lihat diskon:

“Astaghfirullah… ini petunjuk Allah!”

😄


8. Pelajaran Penting dari Ayat Ini

a. Jangan takut dihina saat di jalan Allah

Karena Nabi ﷺ pun dihina.

b. Allah pembela orang beriman

Tidak perlu balas semua ejekan.

c. Obat hati adalah ibadah

Bukan pelampiasan amarah.

d. Kesabaran lebih kuat daripada emosi

Kadang diam lebih mematikan daripada debat.

e. Orang yang menghina agama akan menanggung akibatnya

Cepat atau lambat.


Ulasan Ulama

Imam Al-Qurṭubi dalam Al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān

Beliau berkata:

“Ayat ini adalah hiburan besar bagi Rasulullah ﷺ bahwa Allah sendiri yang akan membalas para penghina.”


Imam As-Sa‘di dalam Taisīr Karīmir-Raḥmān

Beliau menjelaskan:

“Siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menjaganya dari musuh-musuhnya.”


Penutup

Jamaah yang dirahmati Allah…

Hari ini mungkin:

  • ada yang dihina karena hijrah,
  • ada yang dicibir karena menjaga agama,
  • ada yang diledek karena mempertahankan halal-haram.

Tetapi ingat…

Kalau Allah sudah bersama kita, maka hinaan manusia tidak akan menjatuhkan kita.

Karena:

  • manusia hanya bisa mengejek,
  • tapi Allah yang menentukan akhir hidup kita.

Doa 

اللّٰهُمَّ احْفَظْنَا بِحِفْظِكَ، وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا، وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّابِرِيْنَ، وَثَبِّتْنَا عَلَى دِيْنِكَ

“Ya Allah, jagalah kami dengan penjagaan-Mu, tolonglah kami menghadapi orang-orang yang memusuhi kami, jadikan kami termasuk hamba-hamba-Mu yang sabar, dan teguhkan kami di atas agama-Mu.”

آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Tidak ada komentar