Allah Tidak Menyukai Orang yang Sombong

Materi Ceramah: “Allah Tidak Menyukai Orang yang Sombong”

Tafsir Surah Al-Qur'an An-Naḥl Ayat 23

Pembukaan

Alḥamdulillāh… Segala puji hanya milik Allah ﷻ yang mengetahui apa yang tersembunyi di dalam hati manusia.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad, manusia paling mulia yang walaupun kedudukannya tinggi, tetapi akhlaknya sangat rendah hati.

Jamaah yang dimuliakan Allah…

Hari ini kita akan membahas satu penyakit yang sangat berbahaya:

kesombongan.

Penyakit yang membuat iblis terusir dari surga. Penyakit yang membuat Fir’aun tenggelam. Penyakit yang membuat Qarun dibenamkan ke bumi.

Allah ﷻ berfirman:

لَا جَرَمَ اَنَّ اللّٰهَ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّوْنَ وَمَا يُعْلِنُوْنَ ۗاِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِيْنَ

“Tidak diragukan lagi bahwa Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka tampakkan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang sombong.” (QS. An-Naḥl: 23)


1. Allah Mengetahui Isi Hati Kita

Kadang manusia bisa menipu orang lain… Tapi tidak bisa menipu Allah.

Senyum di depan orang… Tapi iri di belakang.

Bilang: “Saya ikhlas…”

Padahal dalam hati: “Kenapa dia yang dipilih, bukan saya?”

Allah tahu semuanya.

Dalil Al-Qur’an

Allah ﷻ berfirman:

يَعْلَمُ خَاۤىِٕنَةَ الْاَعْيُنِ وَمَا تُخْفِى الصُّدُوْرُ

“Dia mengetahui pandangan mata yang khianat dan apa yang disembunyikan dalam dada.” (QS. Ghāfir: 19)

Penjelasan Ulama

Imam Ath-Thabari menjelaskan:

“Allah mengetahui rahasia hati yang bahkan manusia sendiri kadang tidak menyadarinya.”

Kitab Rujukan:

  • Jāmi‘ al-Bayān fī Tafsīr al-Qur’ān

2. Allah Tidak Menyukai Kesombongan

Perhatikan ayat ini:

اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِيْنَ

“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong.”

Bayangkan… Kalau Allah sudah tidak suka… Siapa lagi yang bisa menyelamatkan?

Apa Itu Sombong?

Rasulullah ﷺ bersabda:

اَلْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

“Sombong itu menolak kebenaran dan meremehkan manusia.” (HR. Muslim)

Jadi sombong bukan cuma:

  • jalan dada maju duluan,
  • selfie 700 foto sehari,
  • atau pamer sandal limited edition.

😄

Tapi sombong adalah:

  • tidak mau menerima nasihat,
  • merasa paling benar,
  • merendahkan orang lain.

Humor 

Ada orang sombong banget.

Baru beli motor. Knalpotnya bunyi: “BRRROOOOMMM!!!”

Lewat depan masjid sampai tiga kali.

Eh pas pulang… motornya mogok.

Didorong sambil bilang: “Ya Allah tolong…”

😂😂😂

Tadi sombong… Sekarang baru ingat Allah.

Kadang manusia kalau lagi punya uang: “Semua bisa saya atur!”

Begitu dompet tipis: “Ya Rabb… dunia ini sementara…”

😄


3. Kesombongan Adalah Penyakit Iblis

Kenapa iblis dilaknat?

Karena sombong.

Allah ﷻ berfirman:

اَبٰى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ

“Ia enggan dan sombong, maka ia termasuk golongan kafir.” (QS. Al-Baqarah: 34)

Iblis sebenarnya tahu Allah… Tahu surga… Tahu neraka…

Tapi kesombongan menghancurkannya.

Ulasan Ulama

Ibnul Qayyim berkata:

“Dosa pertama di langit adalah kesombongan iblis, dan dosa pertama di bumi adalah hasad Qabil.”

Kitab:

  • Ighātsatul Lahfān

4. Orang Sombong Sulit Menerima Kebenaran

Kadang ada orang sebenarnya tahu itu benar… Tapi gengsi mengakuinya.

Kenapa? Karena takut kalah.

Contoh Kaum Quraisy

Mereka tahu Nabi Muhammad ﷺ jujur. Bahkan sebelum jadi nabi beliau dijuluki:

الصَّادِقُ الْاَمِيْنُ

“Orang yang jujur dan terpercaya.”

Tapi saat beliau membawa tauhid… mereka menolak.

Kenapa?

Karena sombong.

Firman Allah

وَجَحَدُوْا بِهَا وَاسْتَيْقَنَتْهَآ اَنْفُسُهُمْ ظُلْمًا وَّعُلُوًّا

“Mereka mengingkarinya padahal hati mereka meyakininya, karena zalim dan sombong.” (QS. An-Naml: 14)


5. Rendah Hati adalah Akhlak Para Nabi

Semakin tinggi iman seseorang, semakin rendah hatinya.

Rasulullah ﷺ Sangat Tawadhu’

Padahal beliau manusia paling mulia…

Tapi:

  • menjahit sandalnya sendiri,
  • membantu pekerjaan rumah,
  • duduk bersama orang miskin,
  • makan bersama budak.

Hadis Nabi ﷺ

وَمَا تَوَاضَعَ اَحَدٌ لِلّٰهِ اِلَّا رَفَعَهُ اللّٰهُ

“Tidaklah seseorang rendah hati karena Allah kecuali Allah akan meninggikan derajatnya.” (HR. Muslim)


6. Bahaya Meremehkan Orang Lain

Kadang kita merasa:

  • “Saya lebih pintar.”
  • “Saya lebih alim.”
  • “Saya lebih kaya.”
  • “Saya lebih suci.”

Hati-hati…

Bisa jadi orang yang kita remehkan lebih mulia di sisi Allah.

Hadis Rasulullah ﷺ

بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ اَنْ يَحْقِرَ اَخَاهُ الْمُسْلِمَ

“Cukuplah seseorang dianggap buruk ketika ia merendahkan saudaranya sesama muslim.” (HR. Muslim)


7. Ciri Orang yang Disukai Allah

Allah suka orang:

  • tawadhu’,
  • lembut hati,
  • mudah menerima nasihat,
  • tidak merasa paling suci.

Firman Allah

وَعِبَادُ الرَّحْمٰنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْاَرْضِ هَوْنًا

“Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati.” (QS. Al-Furqān: 63)


Renungan 

Jamaah yang dirahmati Allah…

Kesombongan itu aneh.

Kadang manusia sombong karena:

  • wajah ganteng… padahal dulu lahir nangis penuh lendir.
  • kaya… padahal masuk kubur bawa kain kafan.
  • jabatan… padahal besok pensiun diganti orang lain.

😄

Makanya ulama berkata:

“Awal manusia adalah setetes mani, akhirnya bangkai busuk. Lalu apa yang mau disombongkan?”


Penutup

Surah An-Naḥl ayat 23 mengajarkan:

  • Allah mengetahui isi hati,
  • Allah membenci kesombongan,
  • sombong adalah penghalang hidayah,
  • tawadhu’ adalah jalan kemuliaan.

Mari kita:

  • mudah menerima nasihat,
  • jangan merasa paling benar,
  • jangan meremehkan orang lain,
  • dan belajar rendah hati.

Karena padi makin berisi makin merunduk… Kalau makin tegak biasanya… belum panen 😄


Doa 

اَللّٰهُمَّ طَهِّرْ قُلُوْبَنَا مِنَ الْكِبْرِ وَالْحَسَدِ وَالرِّيَاءِ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الْمُتَوَاضِعِيْنَ

“Ya Allah, bersihkan hati kami dari kesombongan, iri hati, dan riya’, serta jadikan kami termasuk orang-orang yang rendah hati.”

Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn.

Tidak ada komentar