Hari Ketika Semua Menjadi Saksi
Materi Ceramah
“Hari Ketika Semua Menjadi Saksi”
Tadabbur Al-Qur'an Surah Surah An-Naḥl Ayat 84
Pembukaan
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَنَا لِيَبْلُوَنَا أَيُّنَا أَحْسَنُ عَمَلًا، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي بَلَّغَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّى الْأَمَانَةَ وَنَصَحَ الْأُمَّةَ.
Amma ba’du…
Jamaah yang dirahmati Allah…
Di dunia ini manusia sering pandai mencari alasan.
Datang terlambat:
“Macet…”
Padahal bangunnya kesiangan.
Tidak mengerjakan tugas:
“Lupa…”
Padahal main HP sampai subuh.
Kalau ditanya istri:
“Tadi habis dari mana?”
Jawabannya:
“Rapat…”
Padahal rapatnya di warung kopi.
Tetapi… di akhirat nanti, tidak ada alasan yang bisa menyelamatkan.
Ayat Utama
Firman Allah
Surah An-Naḥl ayat 84
وَيَوْمَ نَبْعَثُ مِنْ كُلِّ اُمَّةٍ شَهِيْدًا ثُمَّ لَا يُؤْذَنُ لِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُوْنَ
Artinya:
“Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami bangkitkan seorang saksi (rasul) dari setiap umat, kemudian tidak diizinkan kepada orang-orang kafir (untuk membela diri) dan tidak pula mereka diberi kesempatan memohon maaf.”
Penjelasan Ayat
Ayat ini menggambarkan suasana dahsyat pada hari kiamat.
Setiap umat akan didatangkan:
- nabi mereka
- rasul mereka
untuk menjadi saksi: apakah dakwah telah disampaikan atau tidak.
Rasul Menjadi Saksi
Nabi Muhammad ﷺ akan menjadi saksi atas umat ini.
Apakah:
- kita menjalankan salat?
- menjaga amanah?
- mengikuti sunnah?
- atau malah sibuk mengejar dunia?
Dalil Al-Qur’an
Surah Al-Baqarah ayat 143
وَكَذٰلِكَ جَعَلْنٰكُمْ اُمَّةً وَّسَطًا لِّتَكُوْنُوْا شُهَدَاۤءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُوْنَ الرَّسُوْلُ عَلَيْكُمْ شَهِيْدًا
Artinya:
“Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu umat pertengahan agar kamu menjadi saksi atas manusia dan agar Rasul menjadi saksi atas kamu.”
Tidak Ada Kesempatan Membela Diri
Allah berfirman:
ثُمَّ لَا يُؤْذَنُ لِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا
“Mereka tidak diizinkan membela diri.”
Di dunia: orang bisa menyewa pengacara.
Di dunia: orang bisa memanipulasi bukti.
Tetapi di akhirat:
- mulut dikunci
- tangan berbicara
- kaki menjadi saksi
- kulit memberikan kesaksian
Dalil Tentang Anggota Tubuh Menjadi Saksi
Surah Yasin ayat 65
اَلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلٰٓى اَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ اَيْدِيْهِمْ وَتَشْهَدُ اَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ
Artinya:
“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.”
Tafsir Para Ulama
Tafsir Ibnu Katsir
Dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim beliau menjelaskan:
Para rasul akan menjadi saksi bahwa mereka telah menyampaikan risalah Allah kepada umat masing-masing.
Tafsir Al-Qurthubi
Dalam Tafsir al-Qurthubi disebutkan:
Hari kiamat adalah hari pengadilan sempurna yang tidak ada kezaliman sedikit pun.
Hari Penyesalan
Allah berfirman:
Surah Al-Mursalat ayat 35–36
هٰذَا يَوْمُ لَا يَنْطِقُوْنَۙ
وَلَا يُؤْذَنُ لَهُمْ فَيَعْتَذِرُوْنَ
Artinya:
“Inilah hari ketika mereka tidak dapat berbicara, dan tidak diizinkan kepada mereka mengemukakan alasan agar mereka dimaafkan.”
Semua Amal Akan Dibalas
Surah Az-Zalzalah ayat 7–8
فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ
وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ
Artinya:
“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya.”
Hadis Tentang Pertanggung jawaban
Rasulullah ﷺ bersabda:
لَا تَزُوْلُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتّٰى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ
Artinya:
“Tidak akan bergeser kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang empat perkara…”
- umurnya
- ilmunya
- hartanya
- tubuhnya
(HR. Jami' at-Tirmidzi)
Ulasan Ulama
Perkataan Hasan al-Bashri
Wahai anak Adam, sesungguhnya engkau hanyalah kumpulan hari. Setiap hari berlalu, maka berkurang pula bagian hidupmu.
Perkataan Imam Ibn Rajab
Dalam Jami’ al-‘Ulum wal Hikam beliau berkata:
Orang cerdas adalah yang menyiapkan jawaban sebelum datang hari pertanyaan.
Humor
Jamaah…
Sekarang manusia takut sekali dengan:
- CCTV
- kamera tilang
- rekaman chat
Begitu tahu direkam: langsung panik.
Padahal malaikat: rekamannya 24 jam… HD lagi… tidak pernah error.
Tidak ada tombol:
“Hapus riwayat.”
Di akhirat nanti tidak bisa bilang:
“Akun saya kena hack…”
Muhasabah
Mari renungkan:
- bagaimana kalau hari ini amal kita dibuka?
- bagaimana kalau dosa kita diputar di hadapan manusia?
- bagaimana kalau Rasulullah ﷺ melihat amal kita?
Karena semua akan dipertanggungjawabkan.
Bekal Menghadapi Hari Kiamat
1. Taubat sebelum terlambat
2. Jaga salat
3. Perbanyak amal saleh
4. Hindari kezaliman
5. Ikuti sunnah Rasulullah ﷺ
Penutup
Jamaah yang dirahmati Allah…
Hari kiamat bukan dongeng. Hari hisab bukan cerita khayalan.
Akan datang hari: di mana tidak ada lagi kesempatan memperbaiki amal.
Maka selama pintu taubat masih terbuka… kembalilah kepada Allah.
Doa
اللَّهُمَّ حَاسِبْنَا حِسَابًا يَسِيْرًا، وَاجْعَلْنَا مِنَ الَّذِيْنَ يُؤْتَوْنَ كِتَابَهُمْ بِيَمِيْنِهِمْ، وَلَا تَفْضَحْنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ.
“Ya Allah, hisablah kami dengan hisab yang ringan, jadikan kami termasuk orang yang menerima catatan amal dengan tangan kanan mereka, dan jangan Engkau hinakan kami pada hari kiamat.”
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
Post a Comment