Nikmat Allah Diakui, Tapi Pemberi Nikmat Dilupakan
Materi Ceramah
“Nikmat Allah Diakui, Tapi Pemberi Nikmat Dilupakan”
Tadabbur Al-Qur'an Surah Surah An-Naḥl Ayat 83
Pembukaan
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْعَمَ عَلَيْنَا بِنِعَمٍ لَا تُعَدُّ وَلَا تُحْصَى، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي عَلَّمَنَا شُكْرَ النِّعَمِ وَحَذَّرَنَا مِنَ الْكُفْرَانِ وَالْغُرُورِ.
Amma ba’du…
Jamaah yang dirahmati Allah…
Kadang manusia itu aneh.
Kalau dapat bantuan dari tetangga: langsung bilang:
“Terima kasih banyak ya…”
Kalau dikasih pinjaman teman: langsung ingat bertahun-tahun.
Tapi… setiap hari diberi:
- napas
- kesehatan
- rezeki
- mata
- telinga
- keluarga
oleh Allah…
malah lupa bersyukur.
Ayat Utama
Firman Allah
Surah An-Naḥl ayat 83
يَعْرِفُوْنَ نِعْمَتَ اللّٰهِ ثُمَّ يُنْكِرُوْنَهَا وَاَكْثَرُهُمُ الْكٰفِرُوْنَ
Artinya:
“Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang kafir.”
Penjelasan Ayat
Ayat ini menjelaskan sifat banyak manusia:
- tahu nikmat berasal dari Allah
- tetapi tidak mau tunduk kepada Allah
Mereka menikmati nikmat… tetapi melupakan Pemberi nikmat.
Tafsir Para Ulama
Tafsir Ibnu Katsir
Dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim beliau menjelaskan:
Mereka mengetahui bahwa semua nikmat berasal dari Allah, namun mereka tetap menyembah selain-Nya dan mengingkari nikmat itu.
Tafsir Al-Qurthubi
Dalam Tafsir al-Qurthubi disebutkan:
Mengingkari nikmat bukan hanya dengan ucapan, tetapi juga dengan menggunakan nikmat untuk bermaksiat kepada Allah.
Bentuk Kufur Nikmat
Kufur nikmat bukan berarti selalu mengatakan:
“Saya tidak diberi nikmat.”
Tetapi:
- lupa salat padahal sehat
- sombong karena harta
- memakai nikmat untuk maksiat
- merasa semua hasil usaha sendiri
Dalil Tentang Nikmat Allah
Surah Ibrahim ayat 34
وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا
Artinya:
“Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.”
Bahaya Merasa Semua Karena Diri Sendiri
Ada orang berkata:
“Saya sukses karena kerja keras saya.”
Padahal:
- otaknya siapa yang kasih?
- kesehatannya siapa yang kasih?
- peluangnya siapa yang buka?
Kalau Allah cabut kesehatan sehari saja… jangankan kerja, bangun dari kasur pun sulit.
Kisah Qarun
Surah Al-Qashash ayat 78
قَالَ اِنَّمَآ اُوْتِيْتُهٗ عَلٰى عِلْمٍ عِنْدِيْ
Artinya:
“Qarun berkata: ‘Sesungguhnya aku diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku.’”
Karena kesombongannya, Allah tenggelamkan Qarun beserta hartanya.
Nikmat Bisa Menjadi Istidraj
Kadang orang mengira: banyak harta = Allah ridha.
Belum tentu.
Kalau nikmat membuat makin jauh dari Allah, itu bisa menjadi:
istidraj
yakni kenikmatan yang menyeret kepada azab.
Hadis Tentang Syukur
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ لَا يَشْكُرِ النَّاسَ لَا يَشْكُرِ اللَّهَ
Artinya:
“Barang siapa tidak berterima kasih kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah.”
(HR. Jami' at-Tirmidzi)
Syukur yang Benar
Syukur itu ada 3:
1. Syukur dengan hati
Mengakui semua dari Allah.
2. Syukur dengan lisan
Mengucapkan:
Alhamdulillah
3. Syukur dengan perbuatan
Menggunakan nikmat untuk taat.
Ulasan Ulama
Perkataan Imam Al-Ghazali
Dalam Ihya Ulumuddin beliau berkata:
Syukur adalah menggunakan nikmat sesuai tujuan Allah memberikannya.
Perkataan Ibnul Qayyim
Dalam Madarij as-Salikin beliau berkata:
Kufur nikmat menyebabkan hilangnya nikmat dan datangnya murka Allah.
Dalil Tentang Tambahan Nikmat
Surah Ibrahim ayat 7
لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Artinya:
“Jika kalian bersyukur, pasti Aku akan menambah nikmat kepada kalian. Tetapi jika kalian kufur, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”
Humor
Jamaah…
Kadang manusia lucu.
HP jatuh: langsung panik.
“Ya Allah layar jangan pecah…”
Tapi hati retak karena dosa: biasa saja.
Kuota internet habis: langsung cari WiFi.
Iman menipis: tidak pernah dicari charger-nya.
Ada juga: makanan datang, langsung foto dulu.
Doa? kalah cepat sama kamera.
Nikmat yang Sering Dilupakan
Rasulullah ﷺ bersabda:
نِعْمَتَانِ مَغْبُوْنٌ فِيْهِمَا كَثِيْرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
Artinya:
“Dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya: kesehatan dan waktu luang.”
(HR. Sahih al-Bukhari)
Tanda Orang Bersyukur
1. Semakin tawaduk
2. Semakin rajin ibadah
3. Semakin dermawan
4. Semakin dekat dengan Allah
5. Tidak sombong
Muhasabah
Mari bertanya:
- apakah kita lebih sering mengeluh daripada bersyukur?
- apakah nikmat kita dipakai untuk taat?
- apakah kita ingat Allah hanya saat susah?
Karena banyak orang: ingat Allah ketika sakit… lupa Allah ketika sehat.
Penutup
Jamaah yang dirahmati Allah…
Semua yang kita miliki:
- rumah
- keluarga
- kesehatan
- pekerjaan
- ilmu
adalah titipan Allah.
Jangan sampai: nikmat Allah dipakai melawan Allah.
Karena nikmat yang tidak disyukuri… bisa dicabut kapan saja.
Doa
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الشَّاكِرِينَ لِنِعَمِكَ، وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْغَافِلِينَ الْجَاحِدِينَ.
“Ya Allah, jadikan kami termasuk hamba-hamba-Mu yang pandai bersyukur atas nikmat-Mu, dan jangan jadikan kami termasuk orang-orang yang lalai dan mengingkari nikmat.”
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
Post a Comment