Penyesalan yang Datang Terlambat
Materi Ceramah
Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Qur'an
“Penyesalan yang Datang Terlambat”
Pembukaan
الحمد لله الذي خلق الموت والحياة ليبلونا أينا أحسن عملا، أحمده سبحانه وأشكره، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا محمدًا عبده ورسوله.
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
Amma ba‘du…
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Manusia sering merasa:
- masih muda,
- masih kuat,
- masih ada waktu,
- nanti saja tobatnya.
Padahal kematian… tidak pernah menunggu siap.
Kematian:
- tidak lihat umur,
- tidak lihat jabatan,
- tidak lihat saldo rekening.
Kalau malaikat maut datang… selesai semua urusan dunia.
Ayat yang Dibahas
Firman Allah Ta‘ala
الَّذِيْنَ تَتَوَفّٰىهُمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ ظَالِمِيْٓ اَنْفُسِهِمْ ۖفَاَلْقَوُا السَّلَمَ مَا كُنَّا نَعْمَلُ مِنْ سُوْۤءٍ ۗبَلٰىٓ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌۢ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
Artinya:
“(Yaitu) orang yang dicabut nyawanya oleh para malaikat dalam keadaan menzalimi diri sendiri, lalu mereka menyerah diri sambil berkata, ‘Kami tidak pernah mengerjakan kejahatan apa pun.’ (Malaikat menjawab), ‘Tidak! Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan.’”
(QS. An-Naḥl: 28)
1. Zalim Terbesar Adalah Syirik dan Maksiat
Allah menyebut mereka:
ظَالِمِيْٓ اَنْفُسِهِمْ
Artinya:
“Orang-orang yang menzalimi diri sendiri.”
Kenapa disebut menzalimi diri sendiri?
Karena dosa sebenarnya bukan merugikan Allah.
Dosa itu menghancurkan diri pelakunya sendiri.
Dalil Al-Qur’an
Allah berfirman:
اِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ
Artinya:
“Sesungguhnya syirik adalah kezaliman yang sangat besar.”
(QS. Luqmān: 13)
Penjelasan Ulama
Imam Ath-Thabari menjelaskan dalam Jāmi‘ al-Bayān:
Mereka disebut zalim karena menempatkan ibadah bukan kepada tempatnya, yaitu kepada selain Allah.
Manusia diciptakan untuk menyembah Allah… tetapi malah menyembah:
- hawa nafsu,
- dunia,
- jabatan,
- uang,
- popularitas.
Itulah kezaliman terbesar.
Humor
Ada orang bilang:
“Saya bebas!”
Padahal:
- bangun tidur cari HP,
- makan sambil HP,
- tidur peluk HP.
🤣🤣🤣
Bukan bebas itu… itu namanya “hamba notifikasi.”
2. Saat Sakratul Maut Semua Kesombongan Hancur
Ayat ini menggambarkan: ketika malaikat maut datang…
orang-orang kafir dan pendosa:
- panik,
- takut,
- menyerah.
Dulu sombong… sekarang gemetar.
Dulu menolak nasihat… sekarang ingin selamat.
Tetapi sudah terlambat.
Dalil Al-Qur’an Tentang Sakratul Maut
Allah berfirman:
وَجَاۤءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ۗذٰلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيْدُ
Artinya:
“Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang dahulu selalu kamu hindari.”
(QS. Qāf: 19)
Hadis Tentang Sakratul Maut
Rasulullah ﷺ ketika menghadapi sakratul maut bersabda:
إِنَّ لِلْمَوْتِ سَكَرَاتٍ
Artinya:
“Sesungguhnya kematian memiliki sakarat-sakarat.”
(HR. Bukhari)
Penjelasan Ulama
Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fatḥ al-Bārī menjelaskan:
Bahkan Nabi ﷺ yang paling mulia pun merasakan beratnya sakaratul maut, maka bagaimana dengan manusia biasa?
Karena itu jangan tertipu kesehatan.
Yang sehat hari ini… belum tentu hidup besok pagi.
Humor
Ada orang takut banget sama kematian.
Tapi tiap malam begadang:
- kopi 7 gelas,
- gorengan 12,
- tidur jam 3 pagi.
🤣🤣🤣
Malaikat maut sampai bingung:
“Ini orang takut mati… atau lagi latihan?”
🤣🤣🤣
3. Manusia Sering Mengelak dari Dosa
Ayat ini mengatakan mereka berkata:
مَا كُنَّا نَعْمَلُ مِنْ سُوْۤءٍ
Artinya:
“Kami tidak pernah melakukan kejahatan.”
Ini sifat manusia:
- suka membela diri,
- suka cari alasan,
- suka menyalahkan orang lain.
Padahal Allah tahu semuanya.
Dalil Al-Qur’an
Allah berfirman:
يَوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ اَلْسِنَتُهُمْ وَاَيْدِيْهِمْ وَاَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Artinya:
“Pada hari ketika lidah, tangan, dan kaki mereka menjadi saksi atas apa yang dahulu mereka kerjakan.”
(QS. An-Nūr: 24)
Hadis Tentang Catatan Amal
Rasulullah ﷺ bersabda:
الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ
Artinya:
“Orang cerdas adalah orang yang menghisab dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian.”
(HR. Tirmidzi)
Penjelasan Ulama
Imam Al-Ghazali dalam Iḥyā’ ‘Ulūm ad-Dīn menjelaskan:
Muhasabah diri adalah jalan keselamatan sebelum datang hisab Allah di akhirat.
4. Allah Maha Mengetahui Semua Amal
Allah berfirman:
بَلٰىٓ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌۢ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
Artinya:
“Tidak! Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.”
Tidak ada yang tersembunyi:
- chat rahasia,
- niat tersembunyi,
- dosa diam-diam,
- air mata malam hari,
- semuanya diketahui Allah.
Dalil Tentang Ilmu Allah
Allah berfirman:
يَعْلَمُ خَاۤىِٕنَةَ الْاَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُوْرُ
Artinya:
“Dia mengetahui pandangan mata yang khianat dan apa yang disembunyikan hati.”
(QS. Ghāfir: 19)
Renungan
Kalau manusia tahu semua dosa kita… mungkin kita malu keluar rumah.
Tetapi Allah:
- mengetahui semuanya,
- menutupi aib kita,
- masih memberi rezeki,
- masih memberi napas.
Subhanallah… betapa luas rahmat Allah.
Humor
Ada orang bilang:
“Saya kalau dosa sembunyi-sembunyi.”
Padahal malaikat: 24 jam online.
🤣🤣🤣
Tidak pernah:
- lowbat,
- error,
- logout.
5. Jangan Tunggu Tobat Saat Sakaratul Maut
Fir‘aun baru mengaku beriman saat tenggelam.
Tetapi sudah terlambat.
Dalil Al-Qur’an
Allah berfirman:
اٰۤلْـٰٔنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ
Artinya:
“Sekarang baru beriman? Padahal sebelumnya engkau durhaka.”
(QS. Yūnus: 91)
Pesan
Jangan menunggu:
- tua,
- sakit,
- bangkrut,
- sakaratul maut,
baru mau kembali kepada Allah.
Karena kita tidak tahu: napas yang sekarang… apakah masih ada lanjutannya.
Penutup
Jamaah yang dirahmati Allah…
Mari:
- perbaiki tauhid,
- tinggalkan maksiat,
- perbanyak istighfar,
- biasakan muhasabah,
- jangan menunda tobat.
Karena ketika malaikat maut datang… yang tersisa hanyalah amal.
Doa
اللهم أحسن خاتمتنا، ولا تجعل الدنيا أكبر همنا، واجعل خير أعمالنا خواتيمها، وخير أيامنا يوم لقائك.
اللهم تب علينا قبل الموت، وارحمنا عند الموت، واغفر لنا بعد الموت.
آمين يا رب العالمين.
Post a Comment