Ketika Kebenaran Datang, Tetapi Ditolak

Ceramah: Ketika Kebenaran Datang, Tetapi Ditolak

Mukadimah

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ الرُّسُلَ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ لِئَلَّا يَكُوْنَ لِلنَّاسِ عَلَى اللّٰهِ حُجَّةٌ بَعْدَ الرُّسُلِ.

نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.

Amma ba’du.

Jamaah rahimakumullah...

Di antara sebab terbesar kehancuran suatu kaum adalah ketika kebenaran datang kepada mereka, namun mereka menolaknya karena kesombongan, kepentingan dunia, atau hawa nafsu. Inilah pelajaran yang Allah sampaikan dalam Surah An-Naḥl ayat 113.


Ayat Pokok Ceramah

Al-Qur'an Surah An-Naḥl Ayat 113

وَلَقَدْ جَاۤءَهُمْ رَسُوْلٌ مِّنْهُمْ فَكَذَّبُوْهُ فَاَخَذَهُمُ الْعَذَابُ وَهُمْ ظٰلِمُوْنَ

Artinya:

"Dan sungguh, telah datang kepada mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, tetapi mereka mendustakannya, karena itu mereka ditimpa azab dan mereka adalah orang-orang yang zalim."

(QS. An-Naḥl: 113)


1. Rasul Diutus dari Kalangan Mereka Sendiri

Jamaah yang dimuliakan Allah...

Allah mengutus para nabi dari kalangan kaumnya sendiri agar:

  • dikenal akhlaknya,
  • diketahui kejujurannya,
  • dipahami bahasanya,
  • tidak ada alasan untuk menolak dakwahnya.

Kaum Quraisy mengenal Nabi Muhammad ﷺ sejak kecil.

Mereka memberi beliau gelar:

Al-Amīn (orang yang terpercaya).

Tetapi ketika beliau mengajak kepada tauhid, mereka justru mendustakannya.


Dalil Al-Qur'an

Al-Qur'an Surah Ibrahim Ayat 4

وَمَآ اَرْسَلْنَا مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا بِلِسَانِ قَوْمِهٖ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ

Artinya:

"Kami tidak mengutus seorang rasul pun melainkan dengan bahasa kaumnya agar dia dapat menjelaskan kepada mereka."

(QS. Ibrahim: 4)


Penjelasan Ulama

Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur'an Al-'Azhim menjelaskan:

Allah mengutus rasul dari kalangan mereka sendiri sebagai bentuk rahmat dan penyempurnaan hujjah agar tidak ada alasan bagi mereka untuk mengingkari kebenaran.


Humor 

Kadang manusia itu unik...

Kalau dokter bilang: "Kurangi gula."

Langsung percaya.

Kalau ustaz bilang: "Kurangi dosa."

Masih minta dalil tambahan.

Padahal dokter cuma lihat hasil laboratorium...

Sedangkan Al-Qur'an datang dari Rabb semesta alam.


2. Menolak Kebenaran Karena Kesombongan

Jamaah rahimakumullah...

Kaum Quraisy sebenarnya tahu bahwa Nabi Muhammad ﷺ jujur.

Masalahnya bukan kurang bukti.

Masalahnya adalah kesombongan.

Mereka takut kehilangan:

  • jabatan,
  • pengaruh,
  • perdagangan berhala,
  • kedudukan sosial.

Dalil Al-Qur'an

Al-Qur'an Surah An-Naml Ayat 14

وَجَحَدُوْا بِهَا وَاسْتَيْقَنَتْهَآ اَنْفُسُهُمْ ظُلْمًا وَّعُلُوًّا

Artinya:

"Mereka mengingkarinya padahal hati mereka meyakini kebenarannya, karena kezaliman dan kesombongan."

(QS. An-Naml: 14)


Penjelasan Ulama

Imam Al-Qurthubi menjelaskan:

Kesombongan adalah penghalang terbesar seseorang menerima petunjuk, meskipun bukti sudah sangat jelas.


Hadis Nabi ﷺ

HR. Muslim

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِيْ قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ

Artinya:

"Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji zarrah."

(HR. Sahih Muslim)


Humor 

Ada orang kalau salah arah di jalan...

Sudah tersesat 5 kilometer.

Tetapi tetap bilang:

"Saya tahu jalan kok."

Akhirnya muter-muter sampai bensin habis.

Kadang begitu juga dengan hidup.

Sudah salah jalan bertahun-tahun...

Masih gengsi untuk bertaubat.


3. Azab Datang Setelah Kebenaran Ditolak

Jamaah sekalian...

Allah tidak langsung menghukum manusia.

Allah kirim:

  • nasihat,
  • peringatan,
  • ulama,
  • kitab suci,
  • kesempatan bertaubat.

Barulah setelah semua ditolak, azab datang.


Dalil Al-Qur'an

Al-Qur'an Surah Al-Isra' Ayat 15

وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِيْنَ حَتّٰى نَبْعَثَ رَسُوْلًا

Artinya:

"Kami tidak akan mengazab sebelum mengutus seorang rasul."

(QS. Al-Isra': 15)


Penjelasan Ulama

Imam Ath-Thabari menjelaskan:

Ayat ini menunjukkan keadilan Allah. Tidak ada umat yang dihukum sebelum diberikan penjelasan dan kesempatan menerima kebenaran.


Hadis Tentang Bahaya Menolak Nasihat

HR. Bukhari

كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى

Para sahabat bertanya:

وَمَنْ يَأْبَى يَا رَسُولَ اللّٰهِ؟

Beliau menjawab:

مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى

Artinya:

"Semua umatku akan masuk surga kecuali yang menolak."

Mereka bertanya:

"Siapa yang menolak wahai Rasulullah?"

Beliau menjawab:

"Barang siapa menaatiku maka ia masuk surga, dan barang siapa mendurhakaiku maka sungguh ia telah menolak."

(HR. Sahih Bukhari)


4. Orang Beriman Akhirnya Mendapat Kemenangan

Jamaah rahimakumullah...

Dalam sejarah Islam:

Kaum Quraisy yang dahulu menyiksa kaum muslimin akhirnya mengalami:

  • ketakutan,
  • kekalahan,
  • kelaparan.

Sedangkan kaum muslimin yang sabar akhirnya:

  • memperoleh keamanan,
  • memperoleh kemenangan,
  • memperoleh kemuliaan.

Inilah sunnatullah.


Dalil Al-Qur'an

Al-Qur'an Surah Muhammad Ayat 7

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنْ تَنْصُرُوا اللّٰهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ اَقْدَامَكُمْ

Artinya:

"Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian."

(QS. Muhammad: 7)


Ulasan Ulama

Ibnul Qayyim dalam Zad Al-Ma'ad menjelaskan:

Tidak ada kemenangan yang lebih besar daripada kemenangan mempertahankan iman ketika menghadapi ujian.


Humor 

Sekarang banyak orang ingin sukses instan.

Hari Senin mulai usaha.

Hari Selasa belum kaya.

Hari Rabu sudah bilang:

"Mungkin ini bukan jalan takdir saya."

Padahal mie instan saja perlu direbus 3 menit...

Masa ingin sukses dunia dan akhirat tanpa sabar?


Pelajaran Penting dari Ayat Ini

1. Allah mengutus rasul sebagai rahmat dan petunjuk.

2. Kesombongan membuat manusia menolak kebenaran.

3. Azab datang setelah peringatan diabaikan.

4. Orang yang sabar dan beriman akan memperoleh kemenangan.

5. Jangan hanya mengetahui kebenaran, tetapi amalkan dan ikuti kebenaran itu.


Doa 

اللّٰهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ.

وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ.

اللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُوْنَ أَحْسَنَهُ.

اللّٰهُمَّ لَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا كِبْرًا وَلَا نِفَاقًا وَلَا عِنَادًا.

اللّٰهُمَّ ثَبِّتْنَا عَلَى الْإِيْمَانِ وَالسُّنَّةِ حَتَّى نَلْقَاكَ وَأَنْتَ رَاضٍ عَنَّا.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

وَصَلَّى اللّٰهُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

آمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Tidak ada komentar