Ketika Mata Melihat, Tapi Hati Tetap Buta
Materi Ceramah
“Ketika Mata Melihat, Tapi Hati Tetap Buta”
Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Hijr Ayat 14
PEMBUKAAN
الحمد لله الذي فتح لعباده أبواب الهداية، وأقام عليهم الحجج والبراهين.
أما بعد…
Jamaah yang dirahmati Allah…
Ada orang yang kurang bukti lalu beriman…
Tapi ada juga orang yang: sudah melihat bukti, sudah melihat mukjizat, sudah melihat kebenaran…
tetap tidak mau beriman.
Masalahnya bukan di mata… tetapi di hati.
AYAT POKOK
Firman Allah ﷻ
وَلَوْ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَابًا مِّنَ السَّمَاۤءِ فَظَلُّوْا فِيْهِ يَعْرُجُوْنَۙ
Artinya:
“Dan kalau Kami bukakan kepada mereka salah satu pintu langit, lalu mereka terus-menerus naik ke atasnya,”
(QS. Al-Hijr: 14)
MAKNA AYAT
Allah menjelaskan kerasnya hati orang-orang kafir Quraisy.
Seandainya:
- pintu langit dibuka,
- mereka melihat malaikat,
- mereka naik ke langit sendiri,
mereka tetap tidak mau beriman.
Bahkan mereka berkata: “Itu cuma sihir!”
Na'udzubillah.
LANJUTAN MAKNA AYAT
Ayat berikutnya menjelaskan:
لَقَالُوْٓا اِنَّمَا سُكِّرَتْ اَبْصَارُنَا بَلْ نَحْنُ قَوْمٌ مَّسْحُوْرُوْنَ
Artinya:
“Tentulah mereka berkata: ‘Sesungguhnya pandangan kami telah dikaburkan, bahkan kami adalah orang yang terkena sihir.’”
(QS. Al-Hijr: 15)
Artinya: mereka bukan kurang bukti… tetapi memang tidak mau menerima kebenaran.
PENJELASAN ULAMA
Tafsir Ibnu Katsir
Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan:
Ayat ini menunjukkan: orang yang Allah sesatkan karena kesombongan dan kekafirannya, tidak akan beriman walaupun melihat mukjizat besar.
Karena masalah utama mereka adalah keras kepala.
Penjelasan Imam Al-Qurthubi
Dalam Tafsir Al-Qurthubi:
Kadang manusia menolak kebenaran bukan karena tidak tahu… tetapi karena takut kehilangan:
- jabatan,
- pengaruh,
- hawa nafsu,
- kenikmatan dunia.
DALIL AL-QUR’AN TENTANG HATI YANG BUTA
1. Bukan mata yang buta
فَاِنَّهَا لَا تَعْمَى الْاَبْصَارُ وَلٰكِنْ تَعْمَى الْقُلُوْبُ الَّتِيْ فِى الصُّدُوْرِ
Artinya:
“Sesungguhnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.”
(QS. Al-Hajj: 46)
2. Mukjizat pun tidak membuat mereka beriman
وَلَوْ اَنَّنَا نَزَّلْنَآ اِلَيْهِمُ الْمَلٰۤىِٕكَةَ وَكَلَّمَهُمُ الْمَوْتٰى ... مَّا كَانُوْا لِيُؤْمِنُوْٓا
Artinya:
“Bahkan jika Kami turunkan malaikat kepada mereka dan orang mati berbicara kepada mereka… mereka tetap tidak akan beriman.”
(QS. Al-An’am: 111)
HADIS TENTANG HATI
Rasulullah ﷺ bersabda
إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ
Artinya:
“Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat hati dan amal kalian.”
(HR. Shahih Muslim)
MENGAPA ADA ORANG MENOLAK KEBENARAN?
1. Karena kesombongan
Iblis tahu Allah ada. Iblis pernah bersama malaikat. Tapi tetap kafir karena sombong.
2. Karena hawa nafsu
Kadang orang tahu sesuatu haram… tetapi tetap dilakukan.
Bukan karena tidak tahu. Tetapi karena tidak mau tunduk.
3. Karena cinta dunia
Kaum Quraisy takut kalau masuk Islam:
- bisnis berhala hancur,
- kekuasaan hilang,
- gengsi jatuh.
HUMOR 😄
Jamaah…
Kadang manusia itu lucu.
Kalau lihat tanda kiamat: “Ah biasa…”
Tapi kalau lihat tulisan: “WiFi Gratis” langsung: “Allahu Akbar! Ini tanda hidayah!”
😂😂😂
Ada lagi…
Sudah jelas dokter bilang: “Kurangi gula.”
Tetap minum es teh jumbo.
Pas gulanya naik: “Ini ujian dari Allah.”
Bukan, Pak… itu ujian dari tukang es.
😂😂😂
Kadang manusia minta bukti terus.
Padahal:
- jantung berdetak gratis,
- mata bisa melihat,
- udara masih ada,
- masih bangun pagi…
itu semua bukti kekuasaan Allah.
KISAH KAUM YANG MEMINTA MUKJIZAT
Kaum Nabi Shalih meminta mukjizat: “Kalau benar nabi, keluarkan unta dari batu!”
Allah keluarkan mukjizat.
Tapi setelah melihat mukjizat… mereka malah membunuh untanya.
Akhirnya Allah turunkan azab.
Artinya: kalau hati sudah keras, mukjizat pun tidak berguna.
TANDA HATI MASIH HIDUP
1. Mudah menerima nasihat
Kalau diingatkan langsung introspeksi.
2. Takut kepada dosa
Hatinya gelisah ketika bermaksiat.
3. Senang mendengar Al-Qur’an
اَللّٰهُ نَزَّلَ اَحْسَنَ الْحَدِيْثِ
Artinya:
“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik.”
(QS. Az-Zumar: 23)
PESAN PENTING
Jangan terus meminta “tanda” dari Allah, sementara tanda-tanda Allah sudah ada di mana-mana.
- langit,
- bumi,
- kehidupan,
- kematian,
- Al-Qur’an,
- sejarah umat terdahulu.
Masalahnya sering bukan kurang bukti… tetapi hati yang tidak mau tunduk.
PENUTUP MENYENTUH
Jamaah…
Ada orang yang melihat langit… lalu ingat Allah.
Ada orang melihat langit… lalu cuma ingat sinyal internet.
😂
Perbedaan manusia bukan pada mata yang melihat… tetapi hati yang memahami.
Semoga Allah menjaga hati kita agar tidak menjadi hati yang keras dan tertutup dari kebenaran.
DOA PENUTUP
اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ
Artinya:
“Ya Allah, tunjukkan kepada kami kebenaran sebagai kebenaran dan berikan kami kemampuan mengikutinya. Dan tunjukkan kepada kami kebatilan sebagai kebatilan dan berikan kami kemampuan menjauhinya.”
اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا قَسْوَةً وَلَا كِبْرًا وَلَا نِفَاقًا
Artinya:
“Ya Allah, jangan jadikan dalam hati kami kekerasan, kesombongan, dan kemunafikan.”
آمين يا رب العالمين.
Post a Comment