Sunatullah: Kebenaran Akan Menang, Kebatilan Akan Hancur
Materi Ceramah
“Sunatullah: Kebenaran Akan Menang, Kebatilan Akan Hancur”
Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Hijr Ayat 13
PEMBUKAAN
الحمد لله رب العالمين، الحمد لله الذي جعل في قصص الأولين عبرةً للمؤمنين.
أما بعد…
Jamaah yang dirahmati Allah…
Ada satu hukum Allah yang tidak pernah berubah dari dulu sampai sekarang.
Namanya: Sunatullah.
Kalau manusia melawan Allah terus-menerus… akhirnya hancur.
Kalau manusia membela agama Allah… akhirnya ditolong.
Itu hukum Allah sejak zaman Nabi Adam sampai hari kiamat.
AYAT POKOK
Firman Allah ﷻ
لَا يُؤْمِنُوْنَ بِهٖ وَقَدْ خَلَتْ سُنَّةُ الْاَوَّلِيْنَ
Artinya:
“Mereka tidak beriman kepadanya (Al-Qur’an), padahal telah berlalu sunatullah terhadap orang-orang terdahulu.”
(QS. Al-Hijr: 13)
MAKNA AYAT
Allah menjelaskan:
Kaum kafir Mekah tidak mau beriman kepada Al-Qur’an, padahal mereka sudah melihat sejarah umat-umat terdahulu.
- Kaum Nabi Nuh dihancurkan banjir.
- Kaum ‘Ad dihancurkan angin dahsyat.
- Kaum Tsamud dihancurkan suara petir menggelegar.
- Fir’aun ditenggelamkan laut.
Semua karena: mereka menolak kebenaran dan mendustakan para nabi.
APA ITU SUNATULLAH?
Sunatullah artinya: ketetapan dan hukum Allah yang berlaku tetap.
Contohnya:
- orang zalim akhirnya binasa,
- orang sabar akhirnya menang,
- dosa membawa kehancuran,
- iman membawa keselamatan.
DALIL AL-QUR’AN TENTANG SUNATULLAH
1. Sunatullah Tidak Akan Berubah
فَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّتِ اللّٰهِ تَبْدِيْلًا
Artinya:
“Maka engkau tidak akan mendapatkan perubahan pada sunatullah.”
(QS. Fatir: 43)
2. Kebatilan pasti hancur
وَقُلْ جَآءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ ۗ اِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوْقًا
Artinya:
“Katakanlah: telah datang kebenaran dan lenyaplah kebatilan. Sesungguhnya kebatilan itu pasti lenyap.”
(QS. Al-Isra’: 81)
3. Allah menolong orang beriman
اِنَّا لَنَنْصُرُ رُسُلَنَا وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا
Artinya:
“Sesungguhnya Kami pasti menolong para rasul Kami dan orang-orang yang beriman.”
(QS. Ghafir: 51)
PENJELASAN ULAMA
Tafsir Ibnu Katsir
Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan:
Yang dimaksud “sunatullah orang terdahulu” ialah: hukuman Allah terhadap umat yang mendustakan rasul.
Allah memberi waktu… Allah memberi peringatan… tetapi ketika mereka tetap membangkang, azab Allah datang.
Penjelasan Imam As-Sa'di
Dalam Taisir Al-Karim Ar-Rahman:
Allah mengingatkan kaum Quraisy agar mengambil pelajaran dari sejarah.
Karena orang yang tidak belajar dari kehancuran masa lalu… biasanya mengulangi kehancuran yang sama.
HADIS TENTANG PELAJARAN UMAT TERDAHULU
Rasulullah ﷺ bersabda
الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ
Artinya:
“Orang cerdas adalah orang yang menghisab dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati.”
(HR. Sunan At-Tirmidzi)
Orang cerdas belajar dari sejarah.
Jangan sampai: umat terdahulu dihancurkan karena maksiat… kita malah meniru mereka.
CONTOH SUNATULLAH DALAM KEHIDUPAN
1. Maksiat membawa kehancuran
Lihat banyak keluarga: awalnya harmonis… masuk zina, judi, narkoba… akhirnya hancur.
Itu sunatullah.
2. Kejujuran membawa keberkahan
Pedagang jujur dipercaya. Pedagang curang ditinggalkan.
Walau mungkin awalnya yang curang cepat kaya… ujungnya jatuh juga.
3. Orang sombong akhirnya dipermalukan
Fir’aun berkata:
اَنَا رَبُّكُمُ الْاَعْلٰى
Artinya:
“Akulah tuhan kalian yang paling tinggi.”
(QS. An-Nazi’at: 24)
Ujungnya? Ditenggelamkan di laut.
HUMOR 😄
Jamaah…
Kadang manusia ini aneh.
Sudah lihat orang bangkrut karena judi… masih bilang:
“Kayaknya saya beda nasib.”
😂😂😂
Sudah lihat tetangga hancur karena selingkuh… eh dia malah bilang:
“Ini cuma teman curhat.”
Padahal setan kalau mulai goda: awalnya “chat biasa”… ujungnya “astaghfirullah.”
😂😂😂
Ada lagi…
Orang kalau lihat kisah Fir’aun: “Wah sombong banget ya.”
Tapi pas parkir motor: serong dikit, marahnya kayak pemilik planet.
😂😂😂
MENGAPA MANUSIA TIDAK MAU BELAJAR?
1. Karena hawa nafsu
اَفَرَاَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ اِلٰهَهٗ هَوٰىهُ
Artinya:
“Apakah engkau melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya?”
(QS. Al-Jatsiyah: 23)
2. Karena terlalu cinta dunia
Kalau hati terlalu cinta dunia, peringatan akhirat terasa mengganggu.
3. Karena merasa aman dari azab Allah
Padahal Allah berfirman:
اَفَاَمِنُوْا مَكْرَ اللّٰهِ
Artinya:
“Apakah mereka merasa aman dari azab Allah?”
(QS. Al-A’raf: 99)
KISAH MENYENTUH
Umar bin Abdul Aziz pernah berkata:
“Dunia itu bukan tempat tinggal tetap.”
Beliau menangis ketika membaca kisah umat terdahulu.
Karena beliau sadar: kerajaan sebesar apa pun bisa runtuh kalau jauh dari Allah.
PESAN UNTUK JAMAAH
Jangan hanya membaca kisah umat terdahulu sebagai dongeng.
Karena Al-Qur’an bukan buku cerita.
Al-Qur’an adalah peringatan: kalau manusia mengulang dosa yang sama… bisa datang kehancuran yang sama.
PENUTUP MENYENTUH
Jamaah…
Hari ini mungkin orang merasa:
- bebas bermaksiat,
- bebas menghina agama,
- bebas melawan Allah.
Tapi ingat…
Sejarah selalu berulang.
Dan sunatullah tidak pernah gagal.
Yang menjaga agama Allah akan dimuliakan. Yang menantang Allah akan binasa.
Cepat atau lambat.
DOA PENUTUP
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِمَّنْ يَعْتَبِرُ بِآيَاتِكَ وَقِصَصِ الْأَوَّلِينَ، وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْغَافِلِينَ
Artinya:
“Ya Allah, jadikan kami termasuk orang-orang yang mengambil pelajaran dari ayat-ayat-Mu dan kisah umat terdahulu, dan jangan jadikan kami termasuk orang-orang yang lalai.”
اللَّهُمَّ ثَبِّتْنَا عَلَى الْإِيمَانِ وَالْقُرْآنِ حَتَّى نَلْقَاكَ
Artinya:
“Ya Allah, teguhkan kami di atas iman dan Al-Qur’an hingga kami berjumpa dengan-Mu.”
آمين يا رب العالمين.
Post a Comment