Kutukan Iblis Sampai Hari Kiamat

Materi Ceramah: “Kutukan Iblis Sampai Hari Kiamat”

Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Ḥijr Ayat 35

Al-Qur'an

Ayat yang Dibahas

وَّاِنَّ عَلَيْكَ اللَّعْنَةَ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ

Artinya:
“Dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari Kiamat.”
(QS. Al-Ḥijr: 35)


PEMBUKAAN CERAMAH

Alḥamdulillāh… segala puji hanya milik Allah.
Dialah yang menciptakan Adam dari tanah…
dan menjadikan Iblis jatuh bukan karena kurang ibadah…
tetapi karena SOMBONG!

Hadirin rahimakumullah…

Iblis itu dulunya ahli ibadah. Bahkan para ulama menyebut ia pernah berada di tengah malaikat karena rajin beribadah. Tapi satu penyakit menghancurkannya:

🔥 Kesombongan!

Bukan zina pertama yang membuat makhluk dilaknat…
Bukan mabuk pertama…
Bukan korupsi pertama…

Tetapi DOSA PERTAMA yang membuat makhluk terusir dari rahmat Allah adalah:

“Aku lebih baik darinya!”

Kalimat pendek… tapi menghancurkan akhirat.


1. IBLIS DILAKNAT KARENA SOMBONG

Allah berfirman:

قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُوْنُ لَكَ اَنْ تَتَكَبَّرَ فِيْهَا فَاخْرُجْ اِنَّكَ مِنَ الصّٰغِرِيْنَ

Artinya:
“Turunlah kamu dari surga itu! Tidak pantas kamu menyombongkan diri di dalamnya. Maka keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina.”
(QS. Al-A‘rāf: 13)

Penjelasan Ulama

Ibnu Katsir

Dalam Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm, beliau menjelaskan:

Iblis dilaknat bukan karena tidak tahu Allah…
tetapi karena menolak perintah Allah akibat kesombongan.

Imam Al-Qurthubi

Beliau berkata:

“Kesombongan adalah penyakit paling berbahaya karena membuat seseorang menolak kebenaran.”


2. DEFINISI SOMBONG MENURUT NABI ﷺ

Rasulullah ﷺ bersabda:

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِيْ قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ

Artinya:
“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji zarrah.”
(HR. Muslim)

Para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, seseorang suka pakaian bagus dan sandal bagus?”

Nabi ﷺ menjawab:

اَلْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

Artinya:
“Kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.”
(HR. Muslim)


3. BAHAYA MERASA PALING BENAR

Hadirin…

Iblis bukan atheis.
Iblis percaya Allah ada.
Iblis bicara langsung dengan Allah.

Tetapi dia binasa karena merasa:

“Aku lebih baik!”

Hari ini penyakit itu hidup lagi:

  • “Saya paling sunnah.”
  • “Saya paling pintar.”
  • “Saya paling senior.”
  • “Saya paling suci.”

Padahal belum tentu lebih mulia di sisi Allah.

Allah berfirman:

فَلَا تُزَكُّوْٓا اَنْفُسَكُمْۗ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقٰى

Artinya:
“Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Allah lebih mengetahui siapa yang bertakwa.”
(QS. An-Najm: 32)


HUMOR 😄

Ada orang sombong berkata:

“Kalau bukan saya, pengajian ini gak jalan!”

Padahal sound system aja sering mati sendiri waktu dia ceramah 🤣

Ada lagi yang bilang:

“Saya ini pilar masjid!”

Benar…
tapi pilar masjid diam.
Dia malah paling banyak ngomong 😆

Hadirin tertawa boleh…
asal jangan sambil nunjuk tetangga 😄


4. KUTUKAN IBLIS SAMPAI HARI KIAMAT

Allah berfirman:

وَّاِنَّ عَلَيْكَ اللَّعْنَةَ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ

Artinya:
“Sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari pembalasan.”

Apa arti “laknat”?

Imam Ar-Raghib Al-Ashfahani

Dalam Mufradāt Alfāẓ al-Qur’ān:

Laknat artinya dijauhkan dari rahmat Allah.

Bayangkan…

Tidak ada azab yang lebih mengerikan daripada dijauhkan dari rahmat Allah.

Karena tanpa rahmat Allah:

  • hidup jadi gelap,
  • hati keras,
  • ibadah berat,
  • dosa terasa nikmat.

5. SENJATA IBLIS UNTUK MENYESATKAN MANUSIA

Allah berfirman:

اِنَّ الشَّيْطٰنَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوْهُ عَدُوًّا

Artinya:
“Sesungguhnya setan adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia musuhmu.”
(QS. Fāṭir: 6)

Cara Iblis Menjerumuskan Manusia

A. Menunda Taubat

“Nanti aja hijrahnya…”

B. Membuat Lalai

Scroll HP 5 jam… dzikir 5 menit ngantuk 😭

C. Menanamkan Kesombongan

Merasa diri paling benar.

D. Membisikkan Putus Asa

“Dosamu terlalu banyak…”

Padahal Allah berfirman:

لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ

Artinya:
“Jangan berputus asa dari rahmat Allah.”
(QS. Az-Zumar: 53)


PENJELASAN ULAMA TENTANG SOMBONG

Imam Al-Ghazali

Beliau menjelaskan:

Kesombongan adalah ketika seseorang melihat dirinya lebih tinggi daripada orang lain.

Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah

Beliau berkata:

“Dosa Iblis lebih berbahaya daripada dosa syahwat, karena dosa syahwat masih mungkin membuat orang menyesal. Sedangkan sombong membuat orang merasa benar.”


HUMOR 😄

Ada orang kalau salah dikoreksi malah bilang:

“Kamu tahu siapa saya?!”

Kalau malaikat maut datang… dia gak akan bilang:

“Maaf pak, saya cek followers dulu…” 🤣

Di kuburan:

  • jabatan gak ditanya,
  • mobil gak ditanya,
  • skincare gak ditanya.

Yang ditanya:

“Man Rabbuka?”

Bukan:

“Berapa subscriber Anda?” 😄


6. CARA AGAR TIDAK MENJADI PENGIKUT IBLIS

A. Banyak Sujud

Karena Iblis binasa akibat menolak sujud.

Rasulullah ﷺ bersabda:

اَقْرَبُ مَا يَكُوْنُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ

Artinya:
“Keadaan seorang hamba paling dekat dengan Rabbnya adalah ketika sujud.”
(HR. Muslim)


B. Rendah Hati

Allah berfirman:

وَعِبَادُ الرَّحْمٰنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْاَرْضِ هَوْنًا

Artinya:
“Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati.”
(QS. Al-Furqān: 63)


C. Banyak Istighfar

Karena orang sombong sulit meminta maaf.


PENUTUP 

Hadirin…

Iblis dulunya ahli ibadah… tetapi satu kesombongan menghancurkan segalanya.

Jangan sampai:

  • rajin pengajian tapi meremehkan orang,
  • rajin dakwah tapi suka menghina,
  • rajin ibadah tapi merasa paling suci.

Karena mungkin… pelacur yang bertaubat lebih mulia daripada ahli ibadah yang sombong.

Na‘ūdzu billāh.


DOA 

اللّٰهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكِبْرِ وَالْعُجْبِ وَالرِّيَاءِ

Artinya:
“Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari kesombongan, ujub, dan riya.”

اللّٰهُمَّ طَهِّرْ قُلُوْبَنَا مِنَ النِّفَاقِ وَأَعْمَالَنَا مِنَ الرِّيَاءِ

Artinya:
“Ya Allah, bersihkan hati kami dari kemunafikan dan amal kami dari riya.”

آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ


Rujukan Kitab Tafsir & Hadis

  1. Tafsir Ibnu Katsir
  2. Tafsir Ath-Thabari
  3. Tafsir Al-Qurthubi
  4. Ihya Ulumuddin
  5. Madarijus Salikin
  6. Shahih Muslim
  7. Mufradat Alfazh Al-Qur'an

Tidak ada komentar