Mengapa Menyembah yang Dibuat Tangan Sendiri ?
Materi Ceramah
“Mengapa Menyembah yang Dibuat Tangan Sendiri?”
Pembukaan
الحمد لله الذي خلق الخلق ولم يخلقه أحد، ورزق العباد ولم يرزقه أحد، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
أما بعد…
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Salah satu keanehan terbesar dalam sejarah manusia adalah: manusia membuat sesuatu… lalu menyembah buatannya sendiri.
Padahal logikanya sederhana: yang membuat tentu lebih tinggi daripada yang dibuat.
Tetapi ketika hawa nafsu dan kesyirikan menguasai hati, akal sehat bisa hilang.
Ayat Utama
Al-Qur’an Surah An-Naḥl ayat 20
وَالَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ لَا يَخْلُقُوْنَ شَيْـًٔا وَّهُمْ يُخْلَقُوْنَۗ
Artinya:
“Dan (berhala-berhala) yang mereka seru selain Allah tidak dapat membuat sesuatu apa pun, sedang berhala-berhala itu sendiri dibuat orang.”
1. Berhala Tidak Bisa Menciptakan Apa Pun
Allah membantah kesyirikan dengan logika yang sangat sederhana.
Sesembahan selain Allah:
- tidak bisa mencipta,
- tidak bisa memberi rezeki,
- tidak bisa menghidupkan,
- tidak bisa menolak musibah.
Bahkan dia sendiri dibuat manusia.
Dalil Al-Qur’an
Surah Al-A‘rāf ayat 191
اَيُشْرِكُوْنَ مَا لَا يَخْلُقُ شَيْـًٔا وَّهُمْ يُخْلَقُوْنَ
Artinya:
“Apakah mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang tidak dapat menciptakan apa pun, bahkan mereka sendiri diciptakan?”
Tafsir Ulama
Ibnu Katsir
Beliau menjelaskan:
“Ayat ini adalah celaan keras terhadap orang-orang musyrik karena menyembah benda mati yang tidak memiliki kuasa sedikit pun.”
Rujukan:
- Tafsir Ibnu Katsir
Humor
Bayangkan…
Patungnya jatuh. Yang panik penyembahnya.
Patungnya rusak. Yang buru-buru lem pakai super glue penyembahnya.
Kalau sesembahan perlu diperbaiki manusia… itu Tuhan atau proyek kerajinan tangan?
2. Nabi Ibrahim Menghancurkan Logika Kesyirikan
Dalil Al-Qur’an
Surah Aṣ-Ṣāffāt ayat 95–96
قَالَ اَتَعْبُدُوْنَ مَا تَنْحِتُوْنَۙ
وَاللّٰهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُوْنَ
Artinya:
“Ibrahim berkata: ‘Apakah kalian menyembah apa yang kalian pahat sendiri? Padahal Allah-lah yang menciptakan kalian dan apa yang kalian perbuat.’”
Pelajaran Besar
Nabi Ibrahim mengajarkan: tauhid bukan sekadar ikut tradisi.
Tauhid harus memakai akal sehat.
Karena agama Islam tidak anti logika. Islam justru menghidupkan akal.
Humor
Nabi Ibrahim kalau hidup sekarang mungkin bingung lihat manusia:
HP bikin manusia. Eh manusia malah menyembah HP.
Sedikit-sedikit: cek notifikasi. Bangun tidur: lihat HP. Mau tidur: lihat HP.
Kadang azan kalah cepat dengan bunyi notifikasi.
3. Syirik Modern Tidak Selalu Patung
Hari ini mungkin tidak banyak yang sujud kepada batu.
Tetapi banyak yang:
- menyembah uang,
- menyembah jabatan,
- menyembah popularitas,
- menyembah hawa nafsu.
Dalil Al-Qur’an
Surah Al-Jātsiyah ayat 23
اَفَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ اِلٰهَهٗ هَوٰىهُ
Artinya:
“Tidakkah engkau melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya?”
Penjelasan Ulama
Imam Fakhruddin Ar-Razi
Beliau menjelaskan:
“Segala sesuatu yang ditaati secara mutlak hingga melanggar perintah Allah bisa menjadi sesembahan.”
Rujukan:
- Mafātīḥ al-Ghaib
Humor
Sekarang banyak manusia:
Shalat ditunda → santai.
Baterai HP 5% → panik keliling cari charger.
4. Allah Saja yang Layak Disembah
Karena hanya Allah:
- yang menciptakan,
- yang mengatur,
- yang menghidupkan,
- yang mematikan,
- yang memberi rezeki.
Dalil Al-Qur’an
Surah Yūnus ayat 31
قُلْ مَنْ يَّرْزُقُكُمْ مِّنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ
Artinya:
“Katakanlah: Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi?”
Hadis Nabi ﷺ
Muhammad bersabda kepada Abdullah bin Abbas:
اِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللَّهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ
Artinya:
“Jika engkau meminta, mintalah kepada Allah. Jika engkau memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah.”
(HR. Tirmidzi)
Renungan Mendalam
Manusia sering: lebih takut kehilangan uang daripada kehilangan iman.
Lebih takut kehilangan jabatan daripada kehilangan ridha Allah.
Padahal semuanya hanya titipan.
Humor
Ada orang: kalau dompet hilang → istighfar 300 kali.
Tapi kalau shalat Subuh hilang… tidur lagi.
5. Kesyirikan Menghancurkan Hati
Syirik membuat manusia:
- lemah,
- takut kepada makhluk,
- bergantung kepada selain Allah.
Sedangkan tauhid membuat hati kuat.
Dalil Al-Qur’an
Surah Az-Zumar ayat 38
اَلَيْسَ اللّٰهُ بِكَافٍ عَبْدَهٗ
Artinya:
“Bukankah Allah cukup bagi hamba-Nya?”
Ulasan Ulama
Ibnul Qayyim
Beliau berkata:
“Hati tidak akan tenang kecuali dengan tauhid.”
Rujukan:
- Madarij as-Salikin
Pelajaran Penting dari Ayat Ini
Surah An-Naḥl ayat 20 mengajarkan:
1. Sesembahan selain Allah tidak mampu mencipta.
2. Berhala hanyalah benda buatan manusia.
3. Tauhid harus dibangun dengan akal sehat.
4. Syirik modern bisa berupa penyembahan hawa nafsu dan dunia.
5. Hanya Allah yang layak disembah dan dimintai pertolongan.
Penutup
Jamaah yang dirahmati Allah…
Jangan sampai: yang dibuat manusia… malah lebih dicintai daripada Allah.
Jangan sampai: yang fana… lebih diprioritaskan daripada akhirat.
Karena semua selain Allah: lemah, fana, dan tidak memiliki apa-apa.
Sedangkan Allah: Maha Pencipta, Maha Kuasa, Maha Kaya.
Doa
اللَّهُمَّ اجْعَلْ قُلُوبَنَا مُخْلِصَةً لَكَ، وَجَنِّبْنَا الشِّرْكَ كُلَّهُ، دِقَّهُ وَجِلَّهُ
Artinya:
“Ya Allah, jadikan hati kami ikhlas hanya untuk-Mu, dan jauhkan kami dari segala bentuk kesyirikan, baik kecil maupun besar.”
آمين يا رب العالمين.
Post a Comment