Allah Bersama Orang-Orang Bertakwa dan Berbuat Ihsan


SURAH AN-NAḤL AYAT 128

"Allah Bersama Orang-Orang Bertakwa dan Berbuat Ihsan"

Mukadimah

الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.

أما بعد،

فيا عباد الله، اتقوا الله حق تقاته، واعلموا أن أعظم نعمة ينالها العبد في الدنيا والآخرة هي معية الله سبحانه وتعالى.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Setelah Allah memerintahkan Nabi Muhammad ﷺ untuk bersabar dalam menghadapi penolakan, gangguan, dan makar orang-orang kafir, Allah menutup Surah An-Naḥl dengan sebuah kabar gembira yang sangat agung, yaitu janji kebersamaan Allah bagi orang-orang bertakwa dan berbuat ihsan.


AYAT YANG DIBAHAS

Teks Arab

اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا وَّالَّذِيْنَ هُمْ مُّحْسِنُوْنَ

Artinya

"Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan." (QS. An-Naḥl: 128)


KANDUNGAN UMUM AYAT

Ayat ini mengandung tiga pelajaran besar:

  1. Keutamaan takwa.
  2. Keutamaan ihsan.
  3. Janji kebersamaan Allah bagi orang yang memiliki keduanya.

PERTAMA: MAKNA "ALLAH BERSAMA MEREKA"

Firman Allah

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا

Artinya

"Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa."


Apa Makna "Bersama" (Ma'iyyah) Allah?

Para ulama Ahlus Sunnah menjelaskan bahwa kebersamaan Allah dalam ayat ini bukan berarti Allah menyatu dengan makhluk-Nya.

Allah tetap berada di atas Arsy sesuai keagungan-Nya.

Adapun "bersama" dalam ayat ini berarti:

  • Dengan ilmu-Nya.
  • Dengan pertolongan-Nya.
  • Dengan penjagaan-Nya.
  • Dengan rahmat-Nya.
  • Dengan taufik-Nya.

Penjelasan Imam Ibnu Katsir

Dalam Tafsir al-Qur'an al-'Azhim:

Allah bersama mereka dengan pertolongan, dukungan, penjagaan, dan bimbingan-Nya.


Penjelasan Imam Al-Qurthubi

Dalam Al-Jami' li Ahkam al-Qur'an:

Ini adalah ma'iyyah khusus, yaitu kebersamaan yang mengandung pertolongan dan pemuliaan.


DALIL-DALIL TENTANG MA'IYYAH (KEBERSAMAANALLAH)

QS Al-Baqarah Ayat 153

Arab

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Artinya

"Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar."


QS Al-Anfal Ayat 46

Arab

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Artinya

"Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar."


QS At-Taubah Ayat 40

Ketika Rasulullah ﷺ dan Abu Bakar berada di Gua Tsur.

Arab

لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا

Artinya

"Jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita."


Tafsir Imam Ath-Ṭabari

Dalam Jami' al-Bayan:

Kebersamaan Allah dalam ayat ini adalah perlindungan dan pertolongan yang membuat musuh tidak mampu mencelakakan mereka.


KEDUA: SIAPAKAH ORANG YANG BERTAKWA?

Makna Takwa

Menurut para ulama:

Talq bin Habib رحمه الله

Takwa adalah engkau beramal dalam ketaatan kepada Allah berdasarkan cahaya dari Allah dengan mengharap pahala-Nya, dan meninggalkan maksiat kepada Allah berdasarkan cahaya dari Allah karena takut kepada siksa-Nya.

(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Musannaf)


Dalil Al-Qur'an

QS Ali Imran Ayat 102

Arab

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ

Artinya

"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa."


Ciri-Ciri Orang Bertakwa

QS Al-Baqarah Ayat 3

Arab

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

Artinya

"Yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka."


KETIGA: MAKNA IHSAN

Firman Allah

وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ

Artinya

"Dan orang-orang yang berbuat ihsan."


Hadis Jibril Tentang Ihsan

Teks Arab

أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ

Artinya

"Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu."

(HR. al-Bukhari No. 50 dan Muslim No. 9)


Penjelasan Imam An-Nawawi

Dalam Syarh Shahih Muslim:

Ihsan adalah tingkatan tertinggi dalam agama setelah Islam dan iman.


BENTUK-BENTUK IHSAN

1. Ihsan kepada Allah

Beribadah dengan ikhlas dan khusyuk.

QS Al-Mulk Ayat 2

لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

"Untuk menguji siapa di antara kalian yang paling baik amalnya."


2. Ihsan kepada Orang Tua

QS Al-Isra' Ayat 23

وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

"Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua."


3. Ihsan kepada Sesama

Hadis

إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ

Artinya

"Sesungguhnya Allah mewajibkan ihsan dalam segala sesuatu."

(HR. Muslim No. 1955)


Penjelasan Imam An-Nawawi

Hadis ini termasuk hadis yang menjadi pokok dalam pembahasan akhlak Islam.

(Syarh Shahih Muslim)


JANJI ALLAH BAGI ORANG YANG BERTAKWA DAN BERIHSAN

QS Yunus Ayat 62-63

Arab

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ . الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ

Artinya

"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah tidak ada rasa takut pada mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Mereka adalah orang-orang yang beriman dan bertakwa."


QS Al-A'raf Ayat 196

Arab

إِنَّ وَلِيِّيَ اللَّهُ الَّذِي نَزَّلَ الْكِتَابَ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّالِحِينَ

Artinya

"Sesungguhnya pelindungku ialah Allah yang telah menurunkan Kitab, dan Dia melindungi orang-orang saleh."


PENJELASAN PARA ULAMA

Imam As-Sa'di

Dalam Taisir al-Karim ar-Rahman:

Orang yang paling dekat dengan pertolongan Allah adalah yang paling sempurna ketakwaan dan ihsannya.


Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali

Dalam Jami' al-'Ulum wal Hikam:

Takwa menjaga hubungan seorang hamba dengan Allah, sedangkan ihsan menyempurnakan amalnya.


Imam Ibnul Qayyim

Dalam Madarijus Salikin:

Seluruh kebahagiaan dunia dan akhirat kembali kepada dua perkara: takwa dan ihsan.


PELAJARAN PRAKTIS

Dalam Dakwah

Jangan takut menghadapi penentang jika berada di atas ketakwaan.

Dalam Pendidikan

Guru yang bertakwa akan mendapatkan pertolongan Allah dalam mendidik.

Dalam Keluarga

Rumah tangga yang dibangun di atas takwa akan mendapatkan keberkahan.

Dalam Kehidupan

Ketika manusia meninggalkan kita, Allah tidak akan meninggalkan orang yang bertakwa.


KESIMPULAN

Surah An-Naḥl ayat 128 mengajarkan bahwa:

  1. Allah selalu bersama orang-orang bertakwa.
  2. Allah selalu menolong orang-orang yang berbuat ihsan.
  3. Takwa adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
  4. Ihsan adalah menyempurnakan ibadah dan amal kebaikan.
  5. Pertolongan, penjagaan, dan kemenangan Allah diberikan kepada orang-orang yang bertakwa dan berbuat ihsan.

Doa Penutup

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْمُتَّقِينَ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الْمُحْسِنِينَ، وَارْزُقْنَا مَعِيَّتَكَ وَنَصْرَكَ وَتَأْيِيدَكَ، وَاجْعَلْنَا مِنْ أَوْلِيَائِكَ الصَّالِحِينَ، وَاغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِينَا وَلِلْمُسْلِمِينَ أَجْمَعِينَ.

"Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang bertakwa, orang-orang yang berbuat ihsan, karuniakan kepada kami pertolongan, penjagaan, dan kebersamaan-Mu, jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh, dan ampunilah kami, kedua orang tua kami, serta seluruh kaum muslimin."

Referensi Kitab:

  1. Tafsir al-Qur'an al-'Azhim — Imam Ibnu Katsir.
  2. Jami' al-Bayan — Imam Ath-Ṭabari.
  3. Al-Jami' li Ahkam al-Qur'an — Imam Al-Qurthubi.
  4. Taisir al-Karim ar-Rahman — Imam As-Sa'di.
  5. Madarijus Salikin — Imam Ibnul Qayyim.
  6. Jami' al-'Ulum wal Hikam — Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali.
  7. Syarh Shahih Muslim — Imam An-Nawawi.
  8. Fathul Bari — Imam Ibnu Hajar Al-'Asqalani.

Tidak ada komentar