Isra' Mi'raj: Perjalanan Agung Nabi Muhammad ﷺ dan Bukti Kekuasaan Allah
SURAH AL-ISRĀ' AYAT 1
"Isra' Mi'raj: Perjalanan Agung Nabi Muhammad ﷺ dan Bukti Kekuasaan Allah"
Mukadimah
الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
أما بعد،
فيا عباد الله، اتقوا الله حق تقاته، واعلموا أن من أعظم المعجزات التي أكرم الله بها نبينا محمداً ﷺ معجزة الإسراء والمعراج.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah,
Di antara mukjizat terbesar yang Allah anugerahkan kepada Rasulullah ﷺ adalah peristiwa Isra' dan Mi'raj. Peristiwa ini merupakan bukti kekuasaan Allah yang tidak terbatas sekaligus penghibur bagi Rasulullah ﷺ setelah mengalami berbagai ujian berat dalam dakwah.
AYAT YANG DIBAHAS
Teks Arab
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya
"Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al-Isrā': 1)
TEMA BESAR AYAT
Ayat ini mengandung beberapa pelajaran penting:
- Kesucian dan kekuasaan Allah.
- Mukjizat Isra' Nabi Muhammad ﷺ.
- Kemuliaan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa.
- Bukti kebenaran kenabian Muhammad ﷺ.
- Pentingnya iman kepada perkara gaib.
PERTAMA: MAKNA "سُبْحَانَ"
Teks Arab
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ
Artinya
"Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya..."
Penjelasan Ulama
Imam Ath-Ṭabari
Dalam Jāmi' al-Bayān:
Kata "Subḥān" merupakan bentuk penyucian Allah dari segala kekurangan dan menunjukkan keagungan-Nya dalam melakukan perkara yang berada di luar kemampuan manusia.
Imam Al-Qurṭubi
Dalam Al-Jāmi' li Aḥkām al-Qur'ān:
Allah memulai ayat ini dengan tasbih karena peristiwa Isra' adalah mukjizat besar yang melampaui kebiasaan manusia.
KEDUA: ISRA' ADALAH MUKJIZAT BESAR
Makna Isra'
Isra' berarti perjalanan malam Nabi Muhammad ﷺ dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa.
Dalil Hadis Shahih
Rasulullah ﷺ bersabda
أُتِيتُ بِالْبُرَاقِ، وَهُوَ دَابَّةٌ أَبْيَضُ، فَوْقَ الْحِمَارِ وَدُونَ الْبَغْلِ، يَضَعُ حَافِرَهُ عِنْدَ مُنْتَهَى طَرْفِهِ
Artinya
"Didatangkan kepadaku Buraq, seekor hewan putih, lebih besar dari keledai dan lebih kecil dari bagal. Langkah kakinya sejauh pandangan mata."
(HR. Muslim No. 162)
Hikmah Isra'
Allah memperjalankan Nabi ﷺ untuk:
Arab
لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا
Artinya
"Agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami."
Tafsir Ibnu Katsir
Dalam Tafsir al-Qur'an al-'Azhim:
Allah memperlihatkan kepada Nabi berbagai tanda kebesaran-Nya agar bertambah keyakinan, kemuliaan, dan keteguhan beliau dalam dakwah.
KETIGA: KEMULIAAN MASJIDIL AQSA
Firman Allah
الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ
Artinya
"Yang Kami berkahi sekelilingnya."
Mengapa Diberkahi?
Karena:
- Tempat para nabi.
- Tempat turunnya wahyu.
- Tanah yang subur.
- Kiblat pertama umat Islam.
Dalil Hadis
Rasulullah ﷺ bersabda
لَا تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ: الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَمَسْجِدِي هَذَا وَالْمَسْجِدِ الْأَقْصَى
Artinya
"Tidak boleh melakukan perjalanan khusus untuk beribadah kecuali ke tiga masjid: Masjidil Haram, masjidku ini (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsa."
(HR. al-Bukhari No. 1189, Muslim No. 1397)
KEEMPAT: ISRA' TERJADI DENGAN JASAD DAN ROH
Mayoritas ulama Ahlus Sunnah berpendapat bahwa Isra' dan Mi'raj terjadi dengan jasad dan roh Nabi ﷺ dalam keadaan sadar.
Dalil Pertama
Allah berfirman:
بِعَبْدِهِ
"Dengan hamba-Nya."
Kata "hamba" mencakup jasad dan roh sekaligus.
Penjelasan Imam An-Nawawi
Dalam Syarh Shahih Muslim:
Pendapat yang benar menurut mayoritas ulama adalah Isra' dan Mi'raj terjadi dengan jasad dan roh dalam keadaan terjaga.
Penjelasan Ibnu Katsir
Dalam Al-Bidayah wan Nihayah:
Inilah pendapat para sahabat, tabi'in, ahli hadis, dan mayoritas ulama Islam.
KELIMA: PEMBELAHAN DADA NABI ﷺ
Sebelum Isra', Allah membersihkan hati Rasulullah ﷺ.
Hadis Shahih
Arab
فَشَقَّ صَدْرِي ثُمَّ غَسَلَهُ بِمَاءِ زَمْزَمَ
Artinya
"Lalu dadaku dibelah dan dicuci dengan air Zamzam."
(HR. al-Bukhari No. 349)
Hikmah Pembelahan Dada
Imam Ibn Hajar
Dalam Fathul Bari:
Tujuannya mempersiapkan Rasulullah ﷺ menerima berbagai kejadian luar biasa dalam Isra' dan Mi'raj.
KEENAM: UJIAN KEIMANAN BAGI UMAT
Setelah menceritakan Isra', banyak orang Quraisy mendustakan beliau.
Sebagian yang lemah imannya bahkan murtad.
Namun Abu Bakar langsung membenarkan.
Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq
Ketika kaum Quraisy bertanya:
"Muhammad mengaku pergi ke Baitul Maqdis lalu kembali dalam satu malam."
Abu Bakar menjawab:
"Jika beliau yang mengatakannya, maka beliau benar."
Karena itulah beliau mendapat gelar:
الصِّدِّيق
"Orang yang sangat membenarkan."
KETUJUH: SHALAT ADALAH OLEH-OLEH MI'RAJ
Walaupun ayat ini berbicara tentang Isra', peristiwa ini berlanjut kepada Mi'raj.
Dalam Mi'raj itulah Allah mewajibkan salat lima waktu.
Hadis Shahih
Rasulullah ﷺ bersabda
هِيَ خَمْسٌ وَهِيَ خَمْسُونَ لَا يُبَدَّلُ الْقَوْلُ لَدَيَّ
Artinya
"Salat itu lima waktu, tetapi pahalanya seperti lima puluh kali. Ketetapan-Ku tidak berubah."
(HR. al-Bukhari No. 349)
PELAJARAN DARI ISRA' MI'RAJ
1. Allah Maha Kuasa atas Segala Sesuatu
QS Al-Baqarah Ayat 20
إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
"Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu."
2. Pertolongan Allah Datang Setelah Kesulitan
Isra' Mi'raj terjadi setelah:
- Wafatnya Abu Thalib.
- Wafatnya Khadijah.
- Penolakan penduduk Thaif.
3. Kedudukan Salat Sangat Agung
Satu-satunya ibadah yang diwajibkan langsung di langit.
4. Pentingnya Keimanan kepada Perkara Gaib
QS Al-Baqarah Ayat 3
الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ
"Yaitu mereka yang beriman kepada perkara gaib."
PESAN UNTUK UMAT ISLAM
- Jangan meragukan kekuasaan Allah.
- Jadikan salat sebagai kebutuhan hidup.
- Cintai Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa.
- Teladani keyakinan Abu Bakar Ash-Shiddiq.
- Yakinlah bahwa setelah kesulitan akan datang pertolongan Allah.
KESIMPULAN
Surah Al-Isrā' ayat 1 mengajarkan bahwa:
- Isra' adalah mukjizat besar Rasulullah ﷺ.
- Allah Mahakuasa melakukan segala sesuatu.
- Masjidil Aqsa adalah tempat yang diberkahi.
- Isra' dan Mi'raj merupakan ujian keimanan.
- Salat adalah hadiah terbesar dari peristiwa Mi'raj.
- Orang yang kuat imannya akan membenarkan wahyu meskipun akal belum mampu menjangkaunya.
Doa Penutup
اللَّهُمَّ زِدْنَا إِيمَانًا وَيَقِينًا، وَاجْعَلْنَا مِنَ الْمُحَافِظِينَ عَلَى الصَّلَوَاتِ، وَارْزُقْنَا حُبَّ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ ﷺ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الْمُتَّبِعِينَ لِسُنَّتِهِ، وَاحْشُرْنَا فِي زُمْرَتِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ.
"Ya Allah, tambahkanlah kepada kami iman dan keyakinan, jadikan kami termasuk orang-orang yang menjaga salat, karuniakan kepada kami kecintaan kepada Nabi Muhammad ﷺ, jadikan kami pengikut sunnahnya, dan kumpulkan kami bersama beliau pada hari kiamat."
Referensi Kitab
- Tafsir al-Qur'an al-'Azhim – Imam Ibnu Katsir.
- Jāmi' al-Bayān – Imam Ath-Ṭabari.
- Al-Jāmi' li Aḥkām al-Qur'ān – Imam Al-Qurṭubi.
- Tafsīr al-Baghawi (Ma'ālim at-Tanzīl) – Imam Al-Baghawi.
- Tafsīr as-Sa'di – Syaikh Abdurrahman as-Sa'di.
- Syarh Shahih Muslim – Imam An-Nawawi.
- Fathul Bari – Imam Ibnu Hajar Al-'Asqalani.
- Al-Bidāyah wan Nihāyah – Imam Ibnu Katsir.
- Dalā'il an-Nubuwwah – Imam Al-Baihaqi.
Post a Comment