Panggilan Allah SWT untuk Hamba-Nya: Adzan, Haji, dan Kematian
Panggilan Allah SWT untuk Hamba-Nya: Adzan, Haji, dan Kematian
Mukadimah
الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له. أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
Amma ba'du.
Jamaah yang dirahmati Allah SWT,
Kehidupan manusia di dunia dipenuhi dengan berbagai panggilan. Ada panggilan pekerjaan, keluarga, dan urusan dunia. Namun, ada tiga panggilan yang datang langsung dari Allah SWT yang harus menjadi perhatian setiap hamba, yaitu:
- Panggilan shalat melalui adzan.
- Panggilan haji bagi orang yang mampu dan dipilih-Nya.
- Panggilan kematian yang pasti datang kepada seluruh manusia.
1. Panggilan Allah Melalui Adzan
Setiap hari Allah memanggil hamba-Nya lima kali melalui suara adzan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ أَدْبَرَ الشَّيْطَانُ وَلَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ التَّأْذِينَ
"Apabila adzan dikumandangkan, setan lari terbirit-birit hingga tidak mendengar suara adzan."
(HR. Bukhari no. 608 dan Muslim no. 389)
Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar."
(QS. Al-Baqarah: 153)
Adzan bukan sekadar penanda waktu, tetapi undangan Allah agar kita meninggalkan kesibukan dunia dan menghadap kepada-Nya.
Ketika muadzin mengucapkan:
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ "Mari menuju shalat."
حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ "Mari menuju kemenangan."
Sesungguhnya Allah sedang mengundang kita menuju keberuntungan dunia dan akhirat.
Pelajaran
- Orang yang menyambut adzan berarti memenuhi panggilan Allah.
- Orang yang mengabaikan adzan berarti sedang menolak undangan Rabb-nya.
2. Panggilan Haji untuk Orang-orang Pilihan
Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyeru manusia agar berhaji.
Allah berfirman:
وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ
"Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus; mereka datang dari segenap penjuru yang jauh."
(QS. Al-Hajj: 27)
Ayat ini menunjukkan bahwa panggilan haji berasal dari Allah. Banyak orang memiliki harta, tetapi belum dipanggil ke Baitullah. Sebaliknya, ada yang secara lahir tampak sederhana, namun Allah mudahkan menjadi tamu-Nya.
Rasulullah ﷺ bersabda:
الْحُجَّاجُ وَالْعُمَّارُ وَفْدُ اللَّهِ
"Orang-orang yang berhaji dan berumrah adalah tamu-tamu Allah."
(HR. Ibnu Majah no. 2892, dinilai hasan oleh sebagian ulama)
Pelajaran
- Haji bukan hanya soal kemampuan finansial, tetapi juga panggilan Allah.
- Jika belum mendapat kesempatan, perbanyak doa dan persiapkan diri.
3. Panggilan Kematian untuk Semua Hamba
Jika panggilan shalat bisa ditunda oleh sebagian manusia, dan panggilan haji hanya bagi yang diwajibkan dan dimudahkan Allah, maka panggilan kematian tidak akan pernah bisa ditolak.
Allah berfirman:
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
"Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati."
(QS. Ali 'Imran: 185)
Allah juga berfirman:
أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكْكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ
"Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkanmu, sekalipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh."
(QS. An-Nisa': 78)
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ
"Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan, yaitu kematian."
(HR. Tirmidzi no. 2307, hasan)
Kematian tidak mengenal usia, jabatan, kekayaan, maupun kesehatan. Ketika malaikat maut datang, tidak ada seorang pun yang mampu menunda walau sesaat.
Allah berfirman:
فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ
"Apabila ajal mereka telah datang, mereka tidak dapat mengundurkannya sesaat pun dan tidak pula memajukannya."
(QS. Al-A'raf: 34)
Hikmah Besar
Renungkanlah tiga panggilan Allah ini:
- Adzan adalah panggilan harian untuk memperbaiki amal.
- Haji adalah panggilan istimewa bagi hamba yang Allah muliakan menjadi tamu-Nya.
- Kematian adalah panggilan terakhir yang pasti akan diterima oleh setiap manusia tanpa kecuali.
Orang yang terbiasa memenuhi panggilan adzan, insya Allah akan lebih siap ketika menerima panggilan kematian.
Sebaliknya, orang yang selalu lalai dari panggilan Allah di dunia, hendaknya segera bertaubat sebelum datang panggilan yang tidak bisa ditunda.
Penutup
Marilah kita berdoa semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba yang selalu menyambut panggilan-Nya dengan penuh keimanan.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْمُحَافِظِينَ عَلَى الصَّلَاةِ، وَارْزُقْنَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامَ، وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ.
"Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang menjaga shalat, karuniakanlah kepada kami kesempatan berhaji ke Baitullah, dan wafatkanlah kami dengan husnul khatimah."
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Aamiin ya Rabbal 'alamin.
Post a Comment