Bila Ada Empat Orang

 Bila Ada Empat Orang 


892/1169. Dari Abdullah (Ibnu Mas'ud) berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
إذا كنتم ثلاثة فلا يتناجى اثنان دون الثالث [حتى يختلطوا بالناس/۱۱٧۱] فإنه يحزنه ذلك

Bila engkau bertiga, maka janganlah dua orang berbisik-bisik tanpa yang ketiga [sampai mereka berbaur dengan orang-orang/1171], karena itu membuatnya murung."

Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah.[Bvkhari, 79- Kitab Al Isti'dzaan, 47- Bab Idzaa Kaanuu Aktsara min Tsalatsatin. Muslim, 39-Kitab As-Salaam, hadits 38].
893/1170. Dari Ibnu Umar, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti ini. Kami berkata, 1°
عن بن عمر عن النبي صلى الله عليه وسلم  :  مثله قلنا فإن كانوا أربعة قال لا يضره (وفي روية: فلا بأس/۱۱٧٢)
"Bila mereka empat orang?" Beliau menjawab, "Tidak ada madharat baginya (dalam suatu riwayat, Tidak apa-apa/1172)."

____________
1       Yaitu (berkata) kepada Ibnu Umar seperti dalam Abu Daud (Adab -24), Ibnu Hibban (1/395/583), juga muallif dalam riwayat yang kedua. Ketahuilah, bahwa hadits Ibnu Umar ini dalam asalnya ada setelah hadits Abdullah bin Mas'ud yang sebelumnya. Muallif sudah menyebutnya dari jalan Hafsh: A'masy menceritakan kepada kami (berkata): Syaqiq menceritakan kepada Saya dari Abdullah, ia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:... (lalu ia sebut), lalu menyambungnya dan berkata "Dan Abu Shalih menceritakan kepada
Saya dari Ibnu Umar seperti itu, kami berkata      " dan seterusnya. Perkataan:
"Dan menceritakan kepada Saya" adalah perkataan A'masy, yaitu bahwa ia mendengar dari Syaqiq, dari Ibnu Mas'ud, dan ia mendengamya dari Abu Shalih, dari Ibnu Umar. Ini sangat jelas sekali bagi orang yang mengerti bidang ini. Seandainya bukan dikarenakan pensyarah yang meragukan hal tersebut, dan ia menyebutkan kemungkinan adanya sesuatu yang Iuput dari juru tulisnya, serta hadits tersebut mursal munqathi', pasti Saya membahas keterangan ini. Anehnya, ia lupa sanad riwayat kedua, dalam asalnya datang dari jalan Sufyan, dari A'masy, dari Abu Shalih, dari Ibnu Umar! Pensyarah di sini terpeleset seperti apa yang terjadi pada Muhaqqaq dalam atsar Anas yang telah lewat (888/1165)!



Tidak ada komentar