Hak Tetangga

Hak Tetangga


76/103. Dari Al Miqdad ibnu Al Aswad berkata,


٧٦٠٣سَألَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصْحَابَهُ عَنِ الزِّنَى؟ قَالُوْا: حَرَامٌ حَرَمَهُ اللهُ وَرَسُوْلُهُ، فَقَالَ: لأَِنْ يَزْنِىَ الرَّجُلَ بِعَشْرِ نِسْوَةٍ أَيْسَرُ عَلَيْهِ مِنْ أَنْ يَزْنِىَ بِامْرَأَةِ جَارِهِ. وَسَأَلَهُمْ عَنِ السَّرِقَةِ؟ قَالُوا حَرَامً حَرَّمَهَا اللهُ عَزَّ وَجّلَّ وَرَسُوْلُهُ فَقَالَ: لأَِنْ يَسْرِقَ مِنْ عَشَرَةِ أَهْلِ أَبْيَاتٍ أَيْسَرُ عَلَيْهِ مِنْ أَنْ يَسْرِقَ مِنْ بَيْتِ جَارِهِ  


"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya kepada para sahabatnya mengenai zina?, mereka menjawab, 'Zina itu haram, diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya.' Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Sungguh seorang laki-laki menzinai sepuluh wanita itu lebih ringan (dosanya) daripada menzinai istri tetangganya.' Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertanya kepada mereka mengenai mencuri? Mereka menjawab, 'Mencuri itu haram, diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya.' Lalu Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sungguh seseorang mencuri dari sepuluh rumah itu lebih ringan (dosanya) daripada mencuri dari rumah tetangganya!'."

Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah (65).

Tidak ada komentar