Minggu, 18 Mei 2014

Tetangga Tidak Boleh Menghina Tetangganya, Sekalipun Serupa Kuku Kambing

Tetangga Tidak Boleh Menghina Tetangganya, Sekalipun Serupa Kuku Kambing 

9(yi22. Dari Ami bin Muadz Al Asyhali, dari neneknya, bahwasanya dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada saya,
۹٠/١٢٢ يَا نِسَاءَ الْمُؤْمِنَاتِ لاَ تَحْقِرَنَّ امْرَأَةٌ مِنْكُنَّ لِجَارِتَهَا وَلَوْ كُرَاعُ شَاةٍ مُحَرَّقٍ  

'Wahai wanita-wanita mukmin! janganlah seseorang di antara kalian menghina tetangganya sekalipun berupa betis kambing yang dibakar."'

Shahih, dengan hadits setelahnya.

93/123. Dari Abu Hurairah, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.
۹١/١٢٣- يَا نِسَاءَ المُسْلِمَاتِ يَا نِسَاءَ الْمُسْلِمَاتِ لاَ تَحْقِرَنَّ جَارَةٌ لِجَارَتِهَا وَلَوْ فِرْسِنُ شَاةٍ   

'Wahai wanita-wanita muslimah! wahai wanita-wanita muslimah! janganlah seorang tetangga menghina tetangganya yang lain sekalipun berupa betis kambing.'"

Shahih, (Bukhari, 78- Kitab Al Adab, 30- Bab ha Takhunu Jaratun Li Jaratiha. Muslim, 12- Kitab Az-Zakat, hadits 90).

Poskan Komentar