Adab Memakai Sandal dalam Islam

Adab Memakai Sandal dalam Islam


Pendahuluan

Islam adalah agama yang sempurna. Ia tidak hanya mengatur perkara besar seperti akidah, ibadah, dan muamalah, tetapi juga mengatur adab-adab kecil dalam kehidupan sehari-hari, termasuk adab memakai dan melepas sandal.

Hal ini menunjukkan:

  • Kesempurnaan syariat Islam
  • Bahwa setiap gerak seorang mukmin bernilai ibadah
  • Pendidikan adab sebelum ilmu dan amal

Dalil Utama dari Sunnah Nabi ﷺ

Hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu

Teks Arab:

وَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ
« إِذَا انْتَعَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِالْيَمِينِ، وَإِذَا نَزَعَ فَلْيَبْدَأْ بِالشِّمَالِ، وَلْتَكُنِ الْيُمْنَى أَوَّلَهُمَا تُنْعَلُ، وَآخِرَهُمَا تُنْزَعُ »

Terjemah:

“Apabila salah seorang di antara kalian memakai sandal, maka hendaklah ia memulai dengan yang kanan. Dan apabila ia melepasnya, maka hendaklah memulai dengan yang kiri. Jadikanlah kaki kanan sebagai yang pertama dipakai sandalnya dan yang terakhir dilepas.”
(Muttafaqun ‘alaih)

Riwayat:

  • HR. al-Bukhari no. 5856
  • HR. Muslim no. 2097
  • Lafaz ini milik al-Bukhari

Makna Umum Hadis

Hadis ini mengandung kaidah adab Islam:

  • Segala sesuatu yang bersifat kemuliaan, kebersihan, dan keindahan didahulukan dengan kanan
  • Segala sesuatu yang bersifat pelepasan, pengurangan, dan kotoran dimulai dari kiri

Dalil Pendukung dari Al-Qur’an

1. Perintah Mengikuti Rasul ﷺ

Teks Arab:

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا

Terjemah:

“Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah, dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.”
(QS. Al-Hasyr: 7)

Kaitan dengan adab sandal:

  • Perintah Nabi ﷺ dalam perkara kecil wajib diterima
  • Tidak ada sunnah yang remeh dalam Islam

2. Rasul ﷺ sebagai Teladan

Teks Arab:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

Terjemah:

“Sungguh pada diri Rasulullah itu terdapat teladan yang baik bagi kalian.”
(QS. Al-Ahzab: 21)

Makna:

  • Cara Nabi berjalan, berpakaian, bahkan memakai sandal adalah teladan
  • Meneladani beliau = bukti cinta kepada Rasul ﷺ

Dalil Sunnah Pendukung (Kaedah Umum Mendahulukan Kanan)

Hadis ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha

Teks Arab:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُحِبُّ التَّيَمُّنَ فِي تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ وَفِي شَأْنِهِ كُلِّهِ

Terjemah:

“Rasulullah ﷺ menyukai mendahulukan yang kanan dalam memakai sandal, bersisir, bersuci, dan dalam seluruh urusan beliau.”
(HR. al-Bukhari dan Muslim)


Penjelasan dan Komentar Ulama

1. Imam An-Nawawi رحمه الله

Dalam Syarh Shahih Muslim, beliau berkata:

“Hadis ini menjadi dasar bahwa disunnahkan mendahulukan anggota tubuh kanan dalam segala hal yang bersifat kemuliaan, seperti berpakaian, memakai sandal, masuk masjid, dan bersuci.”

Makna penting:

  • Memakai sandal termasuk perkara mulia
  • Sunnah ini berlaku setiap saat, bukan hanya di masjid

2. Ibnu Hajar Al-‘Asqalani رحمه الله

Dalam Fathul Bari:

“Hikmahnya adalah memuliakan anggota tubuh kanan, karena kanan lebih utama daripada kiri dalam syariat.”


3. Syaikh Ibn Utsaimin رحمه الله

Beliau menjelaskan:

“Apabila seseorang lupa atau tidak sengaja mendahulukan kiri, maka tidak berdosa, namun ia kehilangan keutamaan sunnah.”


Hikmah dan Pelajaran dari Adab Memakai Sandal

1. Melatih Ketaatan dalam Hal Kecil

Jika perkara kecil saja ditaati, maka:

  • Perkara besar lebih mudah ditaati
  • Iman menjadi hidup dalam keseharian

2. Pendidikan Disiplin dan Kesadaran

  • Islam mendidik umatnya agar tertib
  • Tidak serampangan bahkan dalam urusan kaki

3. Bukti Cinta kepada Rasul ﷺ

Rasulullah ﷺ bersabda:

Teks Arab:

مَنْ أَحَبَّ سُنَّتِي فَقَدْ أَحَبَّنِي

Terjemah:

“Barang siapa mencintai sunnahku, maka sungguh ia telah mencintaiku.”
(HR. At-Tirmidzi – hasan)


Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Menganggap sunnah ini sepele
  • Mengatakan: “Ah, cuma sandal”
  • Padahal iman tampak pada perkara kecil

Aplikasi Praktis dalam Kehidupan

  • Memakai sandal: kanan dulu
  • Melepas sandal: kiri dulu
  • Ajarkan kepada:
    • Anak-anak
    • Santri
    • Murid
    • Jamaah

Karena adab kecil hari ini adalah akhlak besar di masa depan.


Penutup

Islam tidak meninggalkan satu pun celah kebaikan, bahkan sampai urusan kaki dan sandal. Siapa yang menjaga sunnah-sunnah kecil, Allah akan menjaga hidupnya dengan keberkahan yang besar.

Sunnah bukan sekadar amalan, tetapi bukti cinta dan ketaatan.



Tidak ada komentar