KEUTAMAAN SHALAT FARDHU
KEUTAMAAN SHALAT FARDHU
Tiang Agama, Cahaya Kehidupan, dan Penentu Keselamatan
PEMBUKAAN (±5 MENIT)
الحمد لله رب العالمين
نحمده ونستعينه ونستغفره
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له
وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
Jamaah rahimakumullah…
Tidak ada satu pun ibadah yang disebut langsung oleh Allah dengan waktu yang pasti, kecuali shalat.
Tidak ada satu pun amal yang dipertanyakan pertama kali di hari kiamat, kecuali shalat.
Dan tidak ada satu pun ibadah yang menjadi pembeda antara iman dan kufur, kecuali shalat.
Kalau hari ini kita masih menunda shalat,
kalau hari ini kita masih meremehkan shalat,
maka sesungguhnya kita sedang mempertaruhkan keselamatan hidup kita sendiri.
BAGIAN 1 – SHALAT ADALAH PERINTAH LANGIT (±7 MENIT)
Jamaah sekalian,
Shalat tidak turun melalui mimpi,
tidak melalui perantara manusia,
tetapi diambil langsung oleh Rasulullah ﷺ dari Allah di Sidratul Muntaha.
Allah berfirman:
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”
(QS. An-Nisā’: 103)
Ulama berkata:
Kalau shalat sudah ditentukan waktunya,
lalu kita sengaja menunda,
maka yang kita langgar bukan hanya perintah,
tetapi adab kita kepada Allah.
Imam Al-Qurthubi berkata:
“Orang yang menjaga waktu shalat berarti ia menjaga hubungannya dengan Allah.”
BAGIAN 2 – SHALAT ATAU KERUGIAN HIDUP (±7 MENIT)
Jamaah rahimakumullah…
Allah tahu manusia sibuk.
Allah tahu manusia punya harta, punya anak, punya pekerjaan.
Tapi Allah memberi peringatan keras:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah harta dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah.”
(QS. Al-Munāfiqūn: 9)
Jamaah…
Kalau kita sibuk sampai meninggalkan shalat,
itu bukan tanda sukses,
itu tanda kerugian yang disamarkan.
Imam Hasan Al-Bashri berkata:
“Tidaklah seseorang lalai dari shalat, kecuali dunia telah menguasai hatinya.”
BAGIAN 3 – SHALAT, AMAL PERTAMA DAN TERAKHIR (±6 MENIT)
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَوَّلُ مَا فُرِضَ عَلَى أُمَّتِي الصَّلَاةُ، وَأَوَّلُ مَا يُسْأَلُ عَنْهُ الصَّلَاةُ
“Amal pertama yang diwajibkan, dan amal pertama yang dihisab adalah shalat.”
Jamaah…
Di hari kiamat nanti,
Allah tidak bertanya:
berapa hartamu?
berapa jabatanmu?
berapa pengikutmu?
Allah bertanya:
“Bagaimana shalatmu?”
Imam Al-Ghazali berkata:
“Jika shalat seseorang rusak, maka rusak seluruh amalnya.”
BAGIAN 4 – SHALAT MENGHAPUS DOSA (±6 MENIT)
Rasulullah ﷺ memberikan perumpamaan yang menyentuh:
أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ…
“Bagaimana jika ada sungai di depan rumahmu,
dan kamu mandi di dalamnya lima kali sehari,
apakah masih ada kotoran di tubuhmu?”
Para sahabat menjawab:
“Tidak ada, wahai Rasulullah.”
Rasulullah bersabda:
“Demikianlah shalat lima waktu, Allah menghapus dosa-dosa dengannya.”
(HR. Muslim)
Jamaah…
Shalat bukan beban.
Shalat adalah pembersih jiwa.
BAGIAN 5 – KEMULIAAN ORANG YANG MENJAGA SHALAT (±5 MENIT)
Dalam kitab Az-Zawājir, disebutkan:
Barang siapa menjaga shalat lima waktu, Allah beri lima kemuliaan:
- Dijauhkan dari kesempitan hidup
- Diselamatkan dari siksa kubur
- Diberi kitab dengan tangan kanan
- Melewati shirath secepat kilat
- Masuk surga tanpa hisab
Jamaah…
Kalau hidup terasa sempit,
coba periksa shalat kita.
BAGIAN 6 – ANCAMAN BAGI YANG MEREMEHKAN SHALAT (±6 MENIT)
Allah berfirman:
فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ…
“Datang generasi yang menyia-nyiakan shalat…”
(QS. Maryam: 59)
Ulama menjelaskan:
Mereka tidak meninggalkan total,
tetapi menunda, meremehkan, dan menganggap ringan.
Jamaah…
Kubur itu gelap.
Kubur itu sempit.
Yang menerangi kubur kita adalah shalat.
PENUTUP & MUHASABAH (±5 MENIT)
Jamaah rahimakumullah…
Kalau hari ini Allah masih membangunkan kita untuk shalat,
itu tanda Allah belum menyerah kepada kita.
Mari kita jujur pada diri sendiri:
Apakah shalat kita sudah tepat waktu?
Apakah shalat kita sudah khusyuk?
Ataukah shalat kita hanya rutinitas?
Allah berfirman:
وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي
“Dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku.”
(QS. Thaha: 14)
اللهم اجعلنا من المقيمين الصلاة
Ya Allah, jadikan kami orang-orang yang menegakkan shalat.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Post a Comment