AKHIR KEHIDUPAN ORANG SALEH, JALAN DAKWAH, DAN HIKMAH SEJARAH
“AKHIR KEHIDUPAN ORANG SALEH, JALAN DAKWAH, DAN HIKMAH SEJARAH”
PENDAHULUAN TEMA
Surah Yusuf ditutup bukan dengan kisah kekuasaan,
bukan dengan kemewahan istana,
tetapi dengan doa seorang hamba yang ingin wafat dalam Islam.
➡️ Inilah tanda puncak kesempurnaan iman.
I. DOA ORANG SALEH DI PUNCAK KEMULIAAN (Ayat 101)
Ayat Al-Qur’an
رَبِّ قَدْ آتَيْتَنِي مِنَ الْمُلْكِ وَعَلَّمْتَنِي مِنْ تَأْوِيلِ الْأَحَادِيثِ ۚ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ أَنْتَ وَلِيِّي فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۖ تَوَفَّنِي مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ
(QS. Yusuf: 101)
Terjemah:
“Wahai Rabbku, sungguh Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebagian kekuasaan dan telah mengajarkanku sebagian takwil mimpi. Wahai Pencipta langit dan bumi, Engkaulah Pelindungku di dunia dan akhirat. Wafatkanlah aku dalam keadaan Muslim dan gabungkanlah aku bersama orang-orang saleh.”
Komentar Ulama
- Ibnu Katsir:
“Ini adalah doa orang yang telah sempurna nikmat dunia dan agamanya.”
- Al-Qurthubi:
“Yusuf tidak meminta panjang umur, tetapi meminta akhir yang baik.”
- Hasan Al-Bashri:
“Orang beriman takut akan akhir hidupnya, bukan awalnya.”
Hadis Pendukung
قال النبي ﷺ:
«إنما الأعمال بالخواتيم»
(HR. Bukhari)
Terjemah:
“Sesungguhnya amal itu tergantung pada akhirnya.”
📌 Pelajaran:
➡️ Puncak kesuksesan bukan jabatan
➡️ Tapi husnul khatimah
II. AL-QUR’AN ADALAH WAHYU, BUKAN REKAYASA (Ayat 102)
Ayat Al-Qur’an
ذَٰلِكَ مِنْ أَنْبَاءِ الْغَيْبِ نُوحِيهِ إِلَيْكَ
(QS. Yusuf: 102)
Terjemah:
“Itu adalah berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu…”
Komentar Ulama
- Jalalain:
“Nabi Muhammad tidak hadir saat peristiwa itu terjadi, maka mustahil ia mengada-adakan.”
- Ibnu Taimiyah:
“Kisah Al-Qur’an adalah hujjah kerasulan.”
📌 Pelajaran Dakwah:
Al-Qur’an bukan dongeng, tapi sejarah wahyu yang mendidik jiwa.
III. KENYATAAN PAHIT: KEBANYAKAN MANUSIA MENOLAK IMAN (Ayat 103)
Ayat Al-Qur’an
وَمَا أَكْثَرُ النَّاسِ وَلَوْ حَرَصْتَ بِمُؤْمِنِينَ
(QS. Yusuf: 103)
Terjemah:
“Dan kebanyakan manusia, walaupun engkau sangat menginginkannya, tidak akan beriman.”
Hadis Sejalan
قال النبي ﷺ:
«بدأ الإسلام غريبًا وسيعود غريبًا»
(HR. Muslim)
📌 Pelajaran:
➡️ Dakwah bukan soal hasil
➡️ Tapi kesetiaan pada kebenaran
IV. DAKWAH TANPA UPAH (Ayat 104)
Ayat Al-Qur’an
وَمَا تَسْأَلُهُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِلْعَالَمِينَ
(QS. Yusuf: 104)
Terjemah:
“Engkau tidak meminta upah atasnya. Al-Qur’an hanyalah peringatan bagi seluruh alam.”
Komentar Ulama
- Al-Qurthubi:
“Keikhlasan adalah ruh dakwah.”
📌 Pelajaran:
Dakwah yang ikhlas tidak tunduk pada popularitas.
V. TANDA ALLAH BERTEBARAN, MANUSIA LALAI (Ayat 105–106)
Ayat Al-Qur’an
وَكَأَيِّنْ مِنْ آيَةٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَمُرُّونَ عَلَيْهَا
(QS. Yusuf: 105)
وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلَّا وَهُمْ مُشْرِكُونَ
(QS. Yusuf: 106)
Ibnu Abbas berkata:
“Syirik yang dimaksud adalah syirik tersembunyi dalam niat dan ketergantungan.”
📌 Pelajaran:
Bahaya terbesar umat bukan kufur terang-terangan,
tetapi iman bercampur syirik halus.
VI. RASA AMAN PALSU DARI AZAB (Ayat 107)
Ayat Al-Qur’an
أَفَأَمِنُوا أَنْ تَأْتِيَهُمْ غَاشِيَةٌ مِنْ عَذَابِ اللَّهِ
(QS. Yusuf: 107)
📌 Pelajaran:
Merasa aman dari azab adalah tanda kerasnya hati.
VII. MANHAJ DAKWAH NABI (Ayat 108)
Ayat Al-Qur’an
قُلْ هَٰذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ
(QS. Yusuf: 108)
Komentar Ulama
- Ibnu Katsir:
“Dakwah tanpa ilmu adalah kesesatan.”
📌 Pelajaran:
➡️ Dakwah = ilmu + akhlak
➡️ Bukan emosi + fanatisme
VIII. SUNNAH ALLAH: UJIAN SEBELUM PERTOLONGAN (Ayat 109–110)
Ayat Al-Qur’an
حَتَّىٰ إِذَا اسْتَيْأَسَ الرُّسُلُ … جَاءَهُمْ نَصْرُنَا
(QS. Yusuf: 110)
Komentar Ulama
- Ibnu Katsir:
“Pertolongan datang saat manusia benar-benar habis harapan pada dirinya.”
📌 Pelajaran:
Jika pertolongan terasa lambat,
bisa jadi kita sedang di ambang kemenangan.
IX. PENUTUP AGUNG: AL-QUR’AN BUKAN DONGENG (Ayat 111)
Ayat Al-Qur’an
لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ
(QS. Yusuf: 111)
Terjemah:
“Sesungguhnya dalam kisah mereka terdapat pelajaran bagi orang-orang berakal.”
Al-Qurthubi:
“Orang berakal membaca kisah, lalu bercermin.”
KESIMPULAN BESAR SURAH YUSUF
- Sabar tidak pernah gagal
- Allah tidak pernah terlambat
- Akhir hidup lebih penting dari awal
- Kisah Qur’an adalah cermin jiwa
Post a Comment